Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Evaluasi Simulasi Kedatangan Wisman, Pawiba Minta Pelabelan Warna Sesuai Kawasan Hotel Karantina

Bali Tribune / WISATAWASN ASING - Simulasi penanganan wisatawan asing menuju hotel karantina dari Terminal Kedatangan Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai

balitribune.co.id | Kuta – Pelaku jasa transportasi mengevaluasi simulasi ulang kedatangan wisatawan asing di Terminal Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai agar dapat diatur hingga di area penjemputan bus. Hal ini untuk mencegah potensi kerumunan saat wisatawan mancanegara (wisman) hendak mencari bus sesuai rute tujuan hotel karantina.

Simulasi penanganan kedatangan turis asing hingga ke tempat hotel karantina telah berulang kali dilakukan oleh komunitas Bandara I Gusti Ngurah Rai beserta stakeholder pariwisata Bali. Simulasi tersebut guna memantapkan penanganan wisman yang melakukan penerbangan langsung dari luar negeri ke Bali pada masa adaptasi kebiasaan baru ditengah pandemi Covid-19.

Sejumlah instansi yang tergabung dalam komunitas di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai terus mematangkan persiapan dengan melakukan simulasi ulang kedatangan wisatawan mancanegara melibatkan Anggota Persatuan Angkutan Wisata Bali (Pawiba). Dalam simulasi tersebut pihak Pawiba mencoba berkoordinasi untuk memberikan evaluasi dalam pengaturan keluarnya wisatawan asing di terminal kedatangan internasional menuju tempat penjemputan.

Dimana, setelah wisman mendapatkan hasil Swab PCR di holding area dan keluar melalui jalur exit control agar mendapatkan pengaturan kembali berdasarkan warna. Wisman yang disimulasikan berjumlah sekitar 300an orang hendaknya tidak diperbolehkan keluar secara bersamaan. Namun diatur berdasarkan warna dari zonasi hotel karantina yang akan dituju.

Dikatakan Ketua Pawiba, Nyoman Sudiarta, karena dari 4 kali simulasi yang diikuti Pawiba terjadi potensi kerumunan atau penumpukan wisman terlihat di jalur menaiki armada bus di area penjemputan di bandara. "Dari beberapa kali simulasi ini, kami membuat evaluasi agar setiap wisman yang akan menuju ke lokasi penjemputan diberikan label warna berdasarkan kawasan hotel karantina," ucapnya. 

Misalnya kata dia warna merah, untuk wisman yang akan diantar menuju hotel karantina di kawasan Sanur. Begitupun warna lainnya untuk wisman yang akan menuju kawasan Sanur maupun Ubud dan Kuta. "Dengan demikian tidak akan ada penumpukan di area penjemputan," katanya. 

Dari pelaksanaan simulasi ulang yang berlangsung, Selasa (19/10) di Terminal Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai diketahui penyediaan layanan transportasi di terminal kedatangan internasional bagi wisatawan asing akan disesuaikan dengan warna gelang tangan yang dipakai untuk diantar menuju ke 4 rute warna lokasi hotel karantina. Warna merah untuk rute ke Sanur, kuning rute ke Ubud, biru rute ke Nusa Dua dan Ungu rute ke Kuta. Bus pengantar akan dikawal pihak kepolisian selaku Satgas Covid-19 dengan mobil PJR menuju lokasi.

wartawan
YUE
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Konjen Jepang di Denpasar Serahkan Penganugerahan Bintang Jasa Jepang kepada Prof. Wirawan

balitribune.co.id | Denpasar - Upacara Penganugerahan Bintang Jasa Jepang untuk Musim Gugur Tahun 2025 kepada Prof. Ir. I Gede Putu Wirawan, M.Sc., Ph.D., Guru Besar Universitas Udayana berlangsung Senin 16 Maret 2026, bertempat di Kediaman Dinas Konsul-Jenderal (Konjen) Jepang di Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click

Nyepi Caka 1948, Bupati Badung Ajak Masyarakat Jaga Keteduhan Hati dan Kebersamaan

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1948 kepada seluruh umat Hindu di Kabupaten Badung.

Bupati dan Wakil Bupati Badung berharap perayaan Nyepi Caka 1948 membawa ketenangan, kedamaian, serta semangat kebersamaan bagi seluruh masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Soal Utang Obat RSU Tabanan, Komisi IV Minta Ada Audit dan Subsidi Pemkab

balitribune.co.id I Tabanan - Komisi IV DPRD Tabanan mengusulkan perlunya audit terhadap piutang pasien yang memicu penumpukan utang obat dan bahan medis habis pakai (BMHP) senilai Rp36 miliar lebih di RSU Tabanan.

Tidak hanya itu, Komisi IV berencana akan bertemu dan meminta Bupati Tabanan memberikan dukungan anggaran untuk menyelamatkan operasional rumah sakit rujukan tipe B tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.