Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Fasilitasi Objek Wisata, Mandiri Siap Terapkan Transaksi Nontunai

Nontunai
Para narasumber dalam diskusi Transaksi Nontunai Meningkatkan Efisiensi Pariwisata di Kantor Perwakilan Bisnis Indonesia Bali, Jumat (28/7).

BALI TRIBUNE - Bank Mandiri Regional XI Bali Nusra menyatakan kesiapannya untuk mendukung program pemerintah menerapkan transaksi nontunai di sejumlah objek wisata di Pulau Bali guna meningkatkan efisiensi. Regional Transaction & Consumer Banking Head Bank Mandiri Regional XI Bali dan Nusra, Endra Wahyudi, mengatakan, selama ini pihaknya sudah mendukung transaksi nontunai di bisnis hotel restoran dan kafe (horeka), tetapi ke depan akan merambah sejumlah objek wisata.

 “Ke depan tentu saja siap dan pastinya harus siap. Hanya saja untuk objek pariwisata kami harus sesuaikan dengan pemda setempat,” tuturnya dalam diskusi Transaksi Nontunai Meningkatkan Efisiensi Pariwisata di Kantor Perwakilan Bisnis Indonesia Bali, Jumat (28/7). Hadir dalam diskusi tersebut, Deputi Direktur Kepala Perwakilan Bank Indonesia Bali Azka Subhan, dan Ketua Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Bali Gusti Ketut Sumardayasa.

Hendra menuturkan kebiasaan masyarakat pada saat ini sudah banyak berubah. Dia mencontohan jika dulunya ketika seseorang mengantre di bank sambil menonton televisi yang disediakan, saat ini kebanyakan sambil melihat gawai mereka. Kondisi tersebut menyebabkan infrastruktur yang harus disediakan oleh pihak bank adalah layanan internet nirkabel. Hal itu berjalan lurus dengan peningkatan jumlah gawai yang dimiliki masyarakat, sehingga perbankan pun wajib bertransformasi menyediakan produk digitalisasi yang mendukung kebutuhan konsumen.

Dia mengakui sudah ada sejumlah objek wisata bekerja sama dengan bank BUMN ini mengadopsi transaksi nontunai . Namun, diakuinya jumlahnya masih terbatas sehingga masih banyak belum menerapkan sistem pembayaran baik menggunakan kartu kredit, kartu debit maupun uang elektronik. Hendra menyatakan pihaknya menyambut positif apabila ada objek wisata meminta Bank Mandiri membantu infrastruktur transaksi nontunai, karena juga akan membantu bank dibandingkan harus membangun mesin ATM.

Berdasarkan data Bank Mandiri, frekuensi transaksi nontunai menggunakan kartu e-money pada periode Januari-Juni mencapai 221,1 juta transaksi tumbuh 33,1 persen dibandingkan dengan periode sama tahun lalu. Adapun nilai transaksinya sepanjang periode itu mencapai Rp 2,54 triliun, tumbuh 53,4 persen dibandingkan periode sama tahun lalu Rp1,66 triliun. Total jumlah kartu berlogo e-money yang telah diterbitkan Bank Mandiri sebanyak 9,6 juta kartu di seluruh Indonesia.

Deputi Direktur Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Bali, Azka Subhan, mengharapkan sejumlah objek wisata di Pulau Bali dapat mengadopsi sistem pembayaran nontunai. Diharapkan objek wisata tersebut memasang peralatan seperti gerbang tol otomatis (GTO) yang terpasang di jalan tol. “Sebenarnya sektor apapun itu semakin banyak nontunai akan terjadi efisiensi. Kami sebagai mediator, karena itu harus gandeng pemprov, dinas pariwisata, dan dinas pariwisata untuk menerapkan sistem ini,” paparnya.

Diungkap, upaya mendorong pemda menerapkan transaksi nontunai sudah dilakukan Bank Indonesia BI sejak dua tahun lalu dengan menggandeng Pemkot Denpasar agar menerapkan sistem pembayaran ini di ibukota Bali. Hanya saja, jika dibandingkan dengan DKI Jakarta, penerapannya belum sesuai harapan. Azka menilai transaksi nontunai ini akan lebih efektif apabila ada paksaan dari pemerintah setempat. “Survei kami 70 persen, sistem ini bermanfaat tetapi implementasi tidak semulus dan semudah yang diharapkan. Sering kita setuju tapi tidak dilaksanakan karena memang perlu sosialisasi dan pemahalam lebih baik lagi,” tekannya.

Sementara itu Ketua Aprindo Bali Gusti Ketut Sumardayasa menilai transaksi nontunai terbukti produktivitas pelaku usaha. Dia mencontohkan untuk di usaha ritel, pemanfaatan transaksi nontunai akan menghemat biaya pengiriman uang, dan yang utama mengefektifkan bagi perusahaan untuk bertransaksi hingga mengurangi ancaman kriminalitas. Hanya saja di sejumlah anggota Aprindo Bali, total transaksi nontunainya masih sekitar 30 persen dari keseluruhan transaksi.

“Transaksi lebih singkat, buat sederhaa dan bagusnya lagi tidak perlu cari uang kecil. Misalnya transfer e-banking dari Lombok kesini akan mudah dibandingkan dengan misalnya duit dari sana harus dianter ke sini,” paparnya, seraya menambahkan transaksi nontunai ini harus terus didorong oleh semua pihak baik perbankan hingga pemerintah daerah dan masyarakat di Bali. Pasalnya, transaksi model ini akan dapat membantu sejumlah pengelola objek wisata meningkatkan pendapatan mereka yang jika mengandalkan pembayaran tunai rentan dari tindakan kriminalitas.

Selain itu, pemanfaatan pembayaran ini akan dapat membantu mendata pelanggan, karena setiap transaksi dapat terekam secara otomatis sehingga sangat valid. Dengan demikian, potensi kecurangan jika membayar secara tunai sangat bisa dihindarkan. Sumardaya mendorong objek wisata seperti Tanah Lot menerapkan sistem ini. Kendati mendorong, dia juga meminta agar penyedia layanan nontunai serta jaringan telekomunikasi mengatasi masih seringnya terjadi kegagalan bertransaksi diakibatkan jaringan dan sistem. Menurutnya, kondisi tersebut harus diperbaiki dan disempurnakan sehingga masyarakat penggunan transaksi nontunai tidak kecewa dan merasakan manfaat positif.

wartawan
Arief Wibisono
Category

BPJS Gelontorkan Rp100 Triliun Lebih untuk Biayai Penyakit Jantung

balitribune.co.id | Semarapura - Penyakit jantung menempati penyakit kronis dengan biaya termahal yang dijamin BPJS Kesehatan. Tercatat sepanjang 2015-2025, BPJS Kesehatan telah mengeluarkan lebih dari Rp100 triliun untuk membiayai 172,3 juta kasus penyakit jantung. Kepala Humas BPJS Kesehatan, Rizzky Anugerah menuturkan, penyakit jantung mengalami peningkatan jumlah kasus dan biaya yang signifikan dalam waktu satu dekade.

Baca Selengkapnya icon click

Gagal Lakukan Perbaikan, OJK Resmi Cabut Izin Usaha PT Credit Saison Indonesia Finance

balitribune.co.id | Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi mencabut izin usaha PT Credit Saison Indonesia Finance (PT CSIF) di Cyber 2 Tower Lantai 29, Jakarta Selatan. Keputusan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Anggota Dewan Komisioner OJK Nomor KEP-57/D.06/2026 tertanggal 24 September 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Polres Jembrana Telusuri Temuan Limbah B3 di Pinggir Jalan Dekat RSU Negara

balitribune.co.id | Negara - Temuan limbah medis yang diduga limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) di pinggir Jalan Nasional Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di sebelah selatan Rumah Sakit Umum (RSU) Negara, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, masih dalam penelusuran.

Baca Selengkapnya icon click

Pemasangan Pompa di Estuary Rampung, PDAM Badung Mulai Distribusi Air ke Kuta Selatan

balitribune.co.id | Mangupura - Kabar baik bagi pelanggan Perumda Air Minum Tirta Mangutama Badung. Pompa berkapasitas 800 kilowatt (kW) di Sistem 4 Estuary yang sebelumnya mengalami kerusakan kini sudah selesai dipasang. Pemasangan pompa jumbo tersebut rampung pada Rabu (30/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Satria Pastikan Produk Klungkung Siap Tembus Pasar Luas

balitribune.co.id | Semarapura - Bupati Klungkung I Made Satria bersama Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Klungkung Ny. Eva Satria menghadiri pameran kerajinan nasional Kriyanusa 2026 yang berlangsung di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, Selasa (29/9/2026). 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.