balitribune.co.id | MASYARAKAT muslim Dusun Sagu, Desa Sago, Adonara, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, akan segera memiliki rumah ibadah sendiri. Satu petak lahan seluas 150 meter persegi diwakafkan Barani, seorang warga Dusun Sagu, untuk didirikan rumah ibadah yaitu Masjid Nurul Bahar.
Ikhtiar warga Dusun Sagu ini terwujud setelah Amitra, yang merupakan brand pembiayaan syariah di bawah PT Federal International Finance (FIFGROUP), dan Asuransi Astra, menyetujui program pembangunan Masjid untuk mereka. Ini merupakan penyaluran dana sosial pelanggan FIFGROUP Syariah dan peserta Asuransi Astra Syariah. Lokasi masjid berada di pesisir pantai di antara permukiman kaum nelayan.
Presiden Direktur PT Sharia Multifinance Astra (SMA), Inung Widi Setiadji, Direktur SMA, Yulian Warman, Vice President (VP) Governance, Risk Management And Compliance Asuransi Astra, Djoko Nugroho Anindito, serta Unit Manager Environment and Social Responsibility Asuransi Astra, Wioko Yudhantara secara simbolis menyerahkan Dana Sosial Syariah FIFGROUP dalam bentuk Pembangunan Masjid Nurul Bahar, Flores Timur, NTT kepada Direktur Program LAZ, Nurul Hayat, Kholaf Hibatullah dan tim LAZ Nurul Hayat, Sunaryo Adhiatmoko, berlokasi di Menara FIF, Jakarta Selatan.
"Alhamdulilah, kami semua merasa sehati dan sangat bersyukur atas terlaksananya program kolaborasi kebaikan ini dan kami berharap, apa dilakukan hari ini dapat memberikan manfaat dan suntikansemangat untuk masyarakat dalam beribadah," ungkap Inung.
Dana pembangunan Masjid Nurul Bahar ini berasal dari dana sosial Syariah, di mana masing-masing perusahaan, baik FIFGROUP dan Asuransi Astra menyalurkan dana sebesar Rp175,5 juta, sehingga total Dana Sosial Syariah yang diberikan adalah sebesar Rp351 juta.