Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Forkomdewi Tegaskan Desa Wisata Harus Tawarkan Produk Berciri Khas

Bali Tribune/ PELANTIKAN - Diskusi Forkomdewi usai serah terima dan pelantikan pengurus periode 2019-2024
balitribune.co.id | Denpasar -  Forum Komunikasi Desa Wisata (Forkomdewi) Provinsi Bali melihat saat ini dari sebanyak 160 desa wisata yang ada di Pulau Dewata belum ada yang memenuhi harapan, tetapi sudah mengalami perkembangan. Berdasarkan kondisi tersebut, pengurus Forkomdewi yang baru akan melakukan jenjang pembinaan-pembinaan seiring pesatnya kemajuan pariwisata Bali. Demikian disampaikan Ketua Forkomdewi Bali, Mendra Astawa usai serah terima dan pelantikan pengurus di Kantor Dinas Pariwisata Daerah Bali, Denpasar, Jumat (21/6). "Saat ini dari 160 desa wisata, hanya terbatas sekitar 20 desa wisata yang berjalan optimal," sebutnya. 
 
Kata dia, pariwisata Bali berkembang pesat dan harus dipikirkan produk apa yang mestinya diberikan kepada wisatawan agar masing-masing desa wisata memiliki ciri khas tersendiri terkait dengan potensinya.  "Sehingga tidak terjadi banting harga layaknya hotel-hotel di selatan," tegas Mendra.
 
Pihaknya berharap pelaku desa wisata menerapkan program sapta pesona untuk kenyamanan, keindahan dan wisatawan akan merasa aman. Sehingga memperpanjang length of stay atau lama tinggal turis di desa wisata. "Kami mencoba mengangkat dan menggali setiap keunikan yang ada, sehingga wisatawan yang datang selalu bertanya apa yang terbaru ada di setiap desa," katanya. 
 
Forkomdewi pun akan menyampaikan pada pemerintah supaya tidak hanya asal saja mengeluarkan rekomendasi atau SK penurunann desa wisata. Apabila desa wisata itu salah dibina kata Mendra sama dengan membawa kejurang yang lebih cepat karena pariwisata ini ibaratkan busur bermata dua. Satu akan membawa dampak negatif sekali, apabila masyarakatnya hanya memikirkan keuangan saja. Tetapi akan membawa pengaruh positif jika mampu menggali budaya-budaya yang ada serta meningkatkan kreativitas. 
 
"Yang jelas desa wisata yang dibangun tidak sertamerta karena modernisasi. Kami akan mengklasifikasikan sesuai dengan masing-masing desa," cetusnya. 
 
Saat ini dikatakan Mendra, desa wisata dikelola oleh Pokdarwis. Tetapi mestinya ada badan pengelola yang didukung pendanaan dari BUMdes untuk menggeliatkan ekonomi yang ada di desa. "Dengan demikian perlu ada pengelola yang mampu meningkatkan perekonomian masyarakat," imbuh Mendra. 
 
Menurut dia yang menjadi pengelola desa wisata harus tenaga profesional yang mengerti manajemen, budaya dan tahu apa yang namanya situs dan ritus. 
 
Sementara itu Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA), Ramia Adnyana menyampaikan pariwisata Bali harus ada penyegaran agar wisatawan khususnya dari tradisional market seperti Australia tidak jenuh berada di pulau ini. Sebab hal ini akan berdampak pada penurunan kedatangan tradisional market ke Bali. "Kita harus sama-sama melihat, 1.400 lebih desa adat di Bali tidak semua ditarget menjadi desa wisata supaya tidak menghancurkan Bali dari dalam," jelasnya.
 
Menurut dia keberadaan Forkomdewi harus mampu menjadi skrining diawal jika ada yang mengajukan menjadi desa wisata, maka harus benar-benar dipilah. "Mari kita sama-sama revitalisasi keberadaan desa wisata jika ada yang tidak cocok," saran Ramia. 
 
Lebih lanjut pihaknya mengatakan, setiap desa harus dibangun komunitas seperti Yayasan Pembangunan Sanur. Yayasan ini akan berkomunikasi dengan stakeholders dan mengawal serta memantau pembangunan di desa yang dilakukan oleh investor. "Jadi, investor tidak bisa membangun disembarangan tempat, sehingga tidak merusak keberadaan potensi desa" katanya. 
wartawan
Ayu Eka Agustini

Jenazah PMI Tedy Tiba di Perancak, Kabar Duka Kembali Datang dari Taiwan

Lagi, PMI Asal Jembrana Meninggal di Luar Negeri

balitribune.co.id | Negara - Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Jembrana yang meninggal di luar negeri kini bertambah lagi. Teranyar seorang PMI dilaporkan meninggal di Negara Taiwan. Sedangkan Jenazah PMI, I Komang Tedy Arsa Biantara Putra (24) yang meninggal di Amerika Selatan tiba di rumah duka di Desa Perancak pada Senin (21/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Sekda Karangasem I Ketut Sedana Merta Pimpin Acara Pelepasan ASN dan Pejabat yang Memasuki Purnabakti

balitribune.co.id | Amlapura - Sekda Karangasem, I Ketut Sedana Merta memimpin upacara pelepasan sejumlah pejabat dan ASN di lingkungan Pemkab Karangasem yang sudah memasuki masa purnabakti atau pensiun. Kegiatan pelepasan ini dilaksanakan di Aula Kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberda Daya Manusia (BKPSDM) Karangasem, Senin (21/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

ISPA Tembus 800 Kasus di Buleleng, Sekolah Mulai Terapkan Masker

balitribune.co.id | Singaraja - Penyebaran Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) menjadi perhatian di Kabupaten Buleleng. Sejumlah sekolah mulai menerapkan kebijakan penggunaan masker bagi siswa saat berada di lingkungan sekolah. Di tengah kondisi tersebut, Dinas Kesehatan Buleleng juga mewaspadai peningkatan sejumlah penyakit lain, termasuk diare akut dan suspek demam tifoid.

Baca Selengkapnya icon click

Bantah Data di Media Sosial, DLH Tabanan Tegaskan Kualitas Udara Berada di Kategori Sedang

balitribune.co.id | Tabanan - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tabanan meluruskan informasi yang beredar di media sosial mengenai status kualitas udara daerah tersebut yang disebut masuk dalam daftar sepuluh besar kota paling berpolusi di Indonesia.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Polres Tabanan Segera Limpahkan Berkas Kasus Juwuk Legi

balitribune.co.id | Tabanan – Penyidik Satreskrim Polres Tabanan bersiap melimpahkan berkas perkara pengeroyokan pencuri ayam di Banjar Dinas Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti ke Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat.

Pelimpahan tahap pertama tersebut ditargetkan rampung pada pekan ini setelah jajaran kepolisian menuntaskan seluruh rangkaian rekonstruksi atau reka ulang adegan.

Baca Selengkapnya icon click

Curi Uang di Tabanan, Dua Warga Iran Ditangkap di Kuta

balitribune.co.id | Tabanan - Tim dari Polres Tabanan menangkap dua orang warga negara Iran yang sempat mencuri uang pedagang sembako di wilayah Kecamatan Selemadeg belum lama ini. 

Kedua warga negara Iran yang saat ini masih menjalani pemeriksaan di Polres Tabanan itu berinisial MB (47) dan HM (54). Keduanya ditangkap Tim Satreskrim Polres Tabanan pada sebuah penginapan di kawasan Kuta, Badung, pada Minggu (20/9/2026) malam.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.