Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Gadis Cantik asal Karangasem Tewas Gantung Diri

Bali Tribune/ Jenazah korban Ni Luh Uniasih.
balitribune.co.id | Denpasar - Aksi gantung diri kembali terjadi. Seorang gadis cantik, Ni Luh Uniasih (23) memilih bunuh diri untuk mengakhiri hidupnya. Ia ditemukan tewas tergantung di dalam kamar kosnya di Jalan Gunung Lumut Gang Drupada Nomor 2 Denpasar, Minggu (26/1) jam 19.30 Wita.
 
Belum diketahui motif penyebab korban mengkahiri hidupnya dengan cara tak wajar itu.
 
Informasi yang dihimpun bali tribune mengatakan, jenazah gadis asal Duda Timur, Karangasem ini pertama kali ditemukan oleh pacar korban, Nengah Subagasari (21). 
 
Korban gantung diri dengan menggunakan kain selendang warna merah yang diikatkan pada kayu lubang ventilasi kamar. Korban menggunakan baju tang top warna orange, celana pendek corak loreng warna abu-abu. Sementara di dekat jenazah korban terdapat sebuah handphone, satu buah gunting dan sisa selendang warna merah. 
 
"Pacarnya pulang, pintu kamar terkunci dari dalam tapi digedor - gedor tidak dibuka. Sehingga dicongkel jendela kamar dan dilihat korban sedang tergantung," ungkap seorang petugas.
Kanit Reskrim Polsek Denpasar Barat, IPTU Aji Yoga Sekar mengatakan, keterangan dari sang pacar, Nengah Subagasari menjelaskan bahwa, pukul 19.50 wita baru sampai di kos, ternyata pintu kamar dalam keadaan dikunci dari dalam. 
 
Selanjutnya pintu digedor namun tidak ada jawaban, sehingga ia meminjam kunci dari tetangga namun tidak ada yang cocok. Ia kemudian meminjam obeng dari salah satu tetangga kos untuk membuka jendela. Setelah berhasil membuka jendela melihat korban tergantung di balik pintu menggunakan kain selendang warna merah. 
 
Selanjutnya dibantu tetangga ia menurunkan jenazah korban dengan memotong selendang menggunakan gunting kemudian membuka ikatan selendang pada leher korban. "Dia (pacar korban - Red) sempat memberikan nafas buatan namun tidak berhasil dan korban sudah meninggal dunia," terangnya.
 
Dikatakan pada pukul 21.35  Wita, petugas Inafis Polresta Denpasar tiba di TKP untuk melakukan olah TKP. Hasil pemeriksaan awal terhadap tubuh korban ditemukan luka lecet pada leher bekas jeratan selendang yang digunakan untuk gantung diri, mulut terbuka dan lidah terjepit gigi. Jenasah korban kemudian dievakuasi ke ruang jenasah RSUP Sanglah. 
 
"Belum diketahui motif korban mengakhiri hidupnya. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, baik kekerasan akibat benda tajam maupun kekerasan akibat benda tumpukan," ujarnya. 
wartawan
Bernard MB
Category

Wujudkan Budaya Tertib Lalin, Astra Motor Bali Soroti 6 Pemicu Utama Kecelakaan

balitribune.co.id  | Denpasar - Astra Motor Bali terus berkomitmen mendukung terciptanya budaya keselamatan berkendara di jalan raya sejalan dengan pelaksanaan Operasi Keselamatan Agung 2026. Melalui edukasi berkelanjutan, Astra Motor Bali mengajak masyarakat untuk semakin disiplin dan sadar akan pentingnya keselamatan dalam setiap aktivitas berkendara.

Baca Selengkapnya icon click

Bendungan Sangsang Jebol, Puluhan Hekta Sawah dan Tambak Terancam

balitribune.co.id | Gianyar - Untuk kesekian kalinya, Bendungan Sangsang di Desa Lebih, Gianyar, kembali jebol. Akibatnya, tidak ada aliran air di Sungai Pakerisan yang menjadi sumber air irigasi  puluhan hektare sawah dan tambak. Kondisi ini membuat resah para petani, larena terancam gagal tanam. Terlebih, tanaman padi di wilayah itu, rata-rata baru berumur sekitar satu pekan terancam mengalami kekeringan akibat terhentinya suplai air. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Sanjaya Hadiri Karya Agung di Pura Manik Toya, Batannyuh, Marga

balitribune.co.id | Tabanan - Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menghadiri Uleman Karya Agung Mamungkah, Ngenteg Linggih, Padudusan Agung lan Tawur Balik Sumpah ring Pura Manik Toya, Banjar Adat Umadiwang, Desa Batannyuh, Kecamatan Marga, Tabanan, Kamis (5/2).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sebut Pansus TRAP DPRD Bali 'Lucu', Perbekel Pancasari Tegaskan Desa Tak Punya Kewenangan Backing Bali Handara

balitribune.co.id | Singaraja - Kepala Desa (Perbekel) Desa Pancasari, Sukasada, Buleleng, Wayan Komiarsa, mengaku kecewa terhadap proses Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar oleh Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali, pada Rabu (4/2/2026) lalu. Ia menilai aspirasi dan data riil dari pihak desa terkait persoalan banjir di wilayahnya tidak diberikan ruang yang cukup untuk dipaparkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.