Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Gelar Dialog Budaya Dharmaning Gesing Bahas Bambu

Bali Tribune/ Acara dialog Budaya soal bambu, di Sanur.
balitribune.co.id - Panitia Sanur Village Festival (SVF) XIV, Jumat (9/8) lalu, menggelar “Dialog Budaya Dharmaning Gesing” yang membahas soal bambu dan menghadirkan Popo Danes, Dr PK Diah Kencana, Ayip Budiman, dan Dr Tjokorda Gde Raka Sukawati, sebagi narasumber.
 
Peneliti bambu Universitas Udayana (Unud) Dr PK Diah Kencana mengatakan, dari sekitar 1.600 jenis bambu di dunia, 160 di antaranya berkembang di Indonesia dan 40 jenis berada di Bali. “Sayangnya, pemanfaatan bambu belum merupakan prioritas ilmu pengetahuan, teknologi, maupun kebijakan pemerintah,” katanya.
 
Saat ini permintaan ekspor rebung bambu masih sulit dipenuhi, padahal jumlahnya rata-rata mencapai 4.500 ton per tahun ke Jepang, Taiwan, Kanada, Korea, Hong Kong, dan sebagainya. Bambu sebagai sumber pangan ini menjadi fokus penelitian dan ditularkan kepada sejumlah petani bambu melalui pendampingan di berbagai daerah baik di Bali, Jawa, dan Lombok.
 
Beberapa produk turunan bambu, khususnya dari jenis tabah, di antaranya asinan rebung, asap cair untuk pengawet organik, arang dan briket sebagai sumber panas, teh daun bambu, es krim. Diah Kencana terus melakukan inovasi, termasuk kemasan rebung yang mampu bertahan lama agar mudah diolah menjadi bahan lumpia, kare, urap, sate, plecing, tum, dan lain-lainnya.
 
Ia juga mengupayakan agar para petani bambu membentuk koperasi agar bisa meningatkan kesejahteraaan melalui pemasaran bambu dan pengembangan produk untuk masker, penyaring udara, penjernih air, bahan handuk, termasuk berbagai jenis kerajinan.
 
Pengelola Rumah Sanur Ayip Budiman, yang pernah menjadi kurator produk bambu untuk Chiangmai Design Week Thailand 2017 lalu menuturkan, perlunya transformasi nilai-nilai tradisi secara bertanggung jawab untuk pemenuhan gaya hidup. Misalnya, sejumlah perangkat berbahan bambu yang mendapat respons pasar internasional seperti sepeda, gitar, biola, perangkat makan, furniture, dan sebagainya.
 
Sang arsitek Popo Danes menambahkan, bambu yang dipersiapkan dengan benar memberikan kekuatan dalam jangka waktu lama untuk bangunan. Seperti, sejumlah rumah hunian dan komersial yang dibangun di dalam dan luar negeri lebih dari 30 tahun masih berfungsi dengan baik hingga kini.
 
Dalam sejumlah rancangannya Popo Danes menggunakan bahan bambu dengan mengadopsi arsitektur tradisional Bali, Jawa, dan Sumba, baik untuk rangka, dinging, dan bahkan lantai seperti di Lelewatu Resort Sumba.  “Tentu, dikombinasi dengan bahan modern baik secara fungsi dan memenuhi tuntutan kegunanya,” ujarnya.
 
Budayawan Tjokorda Gde Raka Sukawati berbagi pengalamannya sebagai undagi dalam menyiapkan berbagai perangkat upacara, seperti pelebon (ngaben) besar yang dilaklukan di Puri Ubud. Ia mencontohkan, pembuatan bade setinggi 30 meter, berat 19 ton yang sekitar 90% berbahan bambu.
 
Sementata itu, Ketua Umum Sanur Village Festival IB Gde Sidharta Putra menjelaskan, upaya menggali dan memuliakan bambu ini merupakan bagian dari menerjemahkan tema Dharmaning Gesing dalam festival ke-14 yang akan digelar di Pantai Matahari Terbit, 21-25 Agustus 2019  mendatang.(u)
wartawan
Djoko Moeljono
Category

Ancaman Kriminalisasi Jurnalis, Desakan Hapus Pasal Bermasalah di UU Pers Menguat

balitribune.co.id | Denpasar - Kondisi kebebasan pers di Bali saat ini dinilai berada dalam fase yang mengkhawatirkan. Wartawan dilaporkan kerap menghadapi gugatan, surat somasi, hingga tekanan hukum saat menjalankan tugas jurnalistik. Situasi tersebut memicu kekhawatiran serius akan runtuhnya independensi pers akibat maraknya praktik penyensoran diri (self-censorship) di kalangan awak media.

Baca Selengkapnya icon click

Program Pegadaian Peduli Salurkan Bantuan Tanggap Darurat Gempa NTT

balitribune.co.id | Flores - Pegadaian bergerak cepat membantu masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) “Pegadaian Peduli”. Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Pegadaian untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar sekaligus meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sambut HUT ke-81 RI, Grab Buka “Peluang Tanpa Batas” bagi Mitra lewat Peluncuran GrabAcademy

balitribune.co.id | Jakarta – Menyambut HUT ke-81 Republik Indonesia, Grab Indonesia meresmikan “Peluncuran GrabAcademy: Peluang Tanpa Batas untuk Mitra Naik Kelas – Mendorong Mitra Grab Tumbuh dalam Ekosistem UMKM Berkelanjutan” sebagai wadah pembelajaran dan pengembangan keterampilan bagi Mitra Pengemudi dan Mitra Merchant.

Baca Selengkapnya icon click

Dari Jaringan hingga Logistik, Langkah Nyata Telkomsel Dampingi Pemulihan Flores

balitribune.co.id | Flores - Telkomsel terus menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat terdampak gempa di Flores, Nusa Tenggara Timur. Melalui semangat “Melayani Sepenuh Hati”, Telkomsel menyalurkan bantuan kemanusiaan di tiga titik terdampak sebagai bagian dari dukungan terhadap proses tanggap darurat dan pemulihan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Eks PMI Alih Profesi Jual Rokok Ilegal, 2 Ribu Bungkus Disita

balitribune.co.id I Negara - Niat memutar modal hasil merantau di luar negeri justru membawa seorang perempuan pemilik warung sembako berinisial N (44) berurusan dengan hukum. Warga asal Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleg, itu diamankan Satreskrim Polres Jembrana setelah kedapatan mengedarkan ribuan bungkus rokok tanpa pita cukai di kawasan Gilimanuk.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.