Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Geliat Pariwisata Dongkrak Potensi Bartender di Bali

Bali Tribune/ BARTENDER – Kemampuan bantender meracik minuman menjadi nilai lebih sebuah outlet minuman, terutama yang menyasar wisatawan mancanegara.
balitribune.co.id | Mangupura - Geliat perkembangan iklim pariwisata turut memberi angin segar dan mendongkrak potensi bartender di Bali. Sehingga bertambahnya hotel, bar, dan beragam outlet minuman di Bali tentu membuat kebutuhan tenaga kerja bartender juga meningkat. 
 
“Peluang kerjanya bartender ini cukup besar, apalagi di Bali hampir tiap minggu ada outlet baru tumbuh, seperti di daerah Canggu, Kuta, Seminyak, Nusa Dua, Ubud dan lainnya, sehingga SDM ini pasti sangat dibutuhkan.
 Umumnya wisatawan yang datang ke Bali untuk bersenang-senang, sambil minum,” kata Robhet Rebecca, Head Organizer Sustainable Challenge Mixologist Competition 2020 di SVA Bali, Jalan Pantai Berawa, akhir pekan lalu.
 
Kompetisi ini menjadi hal penting bagi seorang bartender, setidaknya dengan mengikuti kompetisi hingga mampu meraih juara, maka bartender tersebut dinilai memiliki kualifikasi lebih dan tentu lebih mudah mendapatkan pekerjaan. 
 
“Mengikuti kompetisi dapat menambah wawasan dan pengalaman bagi seorang bartender. Jika menjadi juara, peluang kerjanya lebih besar,” katanya.
 
Kompetisi ini mengangkat tema sustainable dengan maksud memperkenalkan sejak dini tentang pembuatan minuman. Seorang bartender (mixologist) tidak hanya tahu membeli bahan, kemudian mengolah dan mencampur menjadi minuman, tetapi harus peduli pula terhadap kelestarian lingkungan. 
 
Dalam dunia bartender kerap menggunakan bahan lemon atau jeruk. Umumnya, buah ini diperas untuk diambil air sarinya, lalu ampasnya dibuang. “Di event ini mereka harus menggunakan bahan atau buah tersebut dan seminimal mungkin bahan tersebut terbuang. Maka, air perasannya bisa dijadikan fresh juice, ampas bulirnya jadi sirup, kulitnya bisa dipeeling dulu kemudian direbus dengan komposisi campuran yang pas bisa jadi syrup, ampas kulitnya setelah dikeringkan bisa jadi permen. Jadi sangat sedikit bahan yang dibuang, sehingga pembusukan di alam lebih cepat,” jelas Robhet.
 
Pelaksanaan kompetisi ini mendukung Pergub Bali dengan tidak menggunakan bahan plastik. Alhasil, peserta menggunakan batang padi bagian luar, lemon grass, dan alang-alang sebagai pengganti pipet (sedotan).
Ajang "Sustainable Challenge Mixologist Competition 2020" diikuti 37 peserta yang keseluruhan berasal dari Bali. Penilaian dilakukan oleh tiga juri yang berkompeten di bidang mixologist, yaitu Wira Soesana, Yudhistira dan Agung Merta. 
 
“Kita utamakan semi procategory, artinya peserta belum pernah menjuarai 5 kali kompetisi. Peserta adalah perwakilan outlet di Bali seperti bar serta hotel bintang 4 dan 5. Kami belum mengikutsertakan peserta dari luar Bali, karena peserta di Bali saja sangat antusias hingga melampaui target,” kata Robhet. 
wartawan
Redaksi
Category

Bendungan Sangsang Jebol, Puluhan Hekta Sawah dan Tambak Terancam

balitribune.co.id | Gianyar - Untuk kesekian kalinya, Bendungan Sangsang di Desa Lebih, Gianyar, kembali jebol. Akibatnya, tidak ada aliran air di Sungai Pakerisan yang menjadi sumber air irigasi  puluhan hektare sawah dan tambak. Kondisi ini membuat resah para petani, larena terancam gagal tanam. Terlebih, tanaman padi di wilayah itu, rata-rata baru berumur sekitar satu pekan terancam mengalami kekeringan akibat terhentinya suplai air. 

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Sanjaya Hadiri Karya Agung di Pura Manik Toya, Batannyuh, Marga

balitribune.co.id | Tabanan - Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menghadiri Uleman Karya Agung Mamungkah, Ngenteg Linggih, Padudusan Agung lan Tawur Balik Sumpah ring Pura Manik Toya, Banjar Adat Umadiwang, Desa Batannyuh, Kecamatan Marga, Tabanan, Kamis (5/2).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sebut Pansus TRAP DPRD Bali 'Lucu', Perbekel Pancasari Tegaskan Desa Tak Punya Kewenangan Backing Bali Handara

balitribune.co.id | Singaraja - Kepala Desa (Perbekel) Desa Pancasari, Sukasada, Buleleng, Wayan Komiarsa, mengaku kecewa terhadap proses Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar oleh Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali, pada Rabu (4/2/2026) lalu. Ia menilai aspirasi dan data riil dari pihak desa terkait persoalan banjir di wilayahnya tidak diberikan ruang yang cukup untuk dipaparkan.

Baca Selengkapnya icon click

Pesan Gubernur Bali di Rakor P4GN 2026, Penanganan Narkoba Harus Serius dan Terpadu

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Provinsi Bali menegaskan komitmen serius dalam pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan, dan peredaran gelap narkotika (P4GN) melalui Rapat Koordinasi P4GN Provinsi Bali Tahun 2026 yang digelar di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Kamis (5/2).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.