Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Gelombang Tinggi Hantam Selat Lombok, KMP Primera Oleng, Truk Tronton Terguling

Bali Tribune/ RINGSEK – Lima mobil ringsek tertimpa truk tronton yang terguling di dalam dek KMP Primera, dari Lembar menuju Padang Bai akibat diterjang gelombang tinggi di Selat Lombok, Senin (15/7).
balitribune.co.id | Amlapura - Cuaca buruk yang melanda wilayah perairan Selat Lombok sejak tiga hari belakangan ini mulai berdampak pada aktivitas pelayaran dan penyebrangan kapal ferry maupun kapal cepat dari Pelabuhan Padang Bai, Karangasem menuju Pelabuhan Lembar, Lombok.
 
KMP Marina Primera bermuatan penuh kendaraan truk dan kendaraan kecil, yang berangkat dari Palabuhan Lembar menuju Padang Bai, Senin (15/7), dihantam gelombang tinggi hingga mengakibatkan kapal tersebut oleng.
 
Olengnya kapal membuat kendaraan yang berada dalam dek ikut oleng dan terguncang. Setelah sekitar tiga jam berlayar atau ketika kapal tersebut melintasi Selat Lombok, satu unit truk bernomor polisi DR 8607 AD terguling ke kiri dan menghantam atau menimpa sejumlah kendaraan kecil yang berada di sebelahnya.
 
Ada lima mobil pribadi yang rusak, dua di antaranya ringsek masing-masing Suzuk Carry pick up bernomor polisi R 1731 JL, dan Toyota Avanza DR 1078 UZ. Dua kendaraan ini ringsek dan hancur pada bagian depan.
 
Bahkan mobil pick up milik Wahyudi sampai gepeng serta hancur dan nyaris tidak bisa dikendarai. Tiga mobil lainnya masing-masing Kijang Innova bernomor polisi AB 1922 HG, Daihatsu Terios DK 1058 WP, dan Suzuki Grand Vitara DK 1183 LF rusak parah. Ada yang kaca samping belakangnya hancur, dan ada pula yang bodinya penyok.
 
Kepada koran ini saat evakuasi truknya yang terguling dalam dek KMP Marina Primera, sang pengemudi bernama Nafsiah mengatakan jika KMP yang ditumpanginya itu berangkat dari Lembar sekitar pukul 08.00 Wita, dan setelah hampir empat jam berlayar atau sekitar pukul 11.50 Wita, kapal oleng ke kanan dan ke kiri karena dihantam gelombang tinggi.
 
“Kapalnya oleng ke kanan dan ke kiri, nah kejadiannya itu pas masuk Selat Lombok sekitar pukul 11.50. Saya pas ada dalam kendaraan, dan tiba-tiba truk saya terguling ke kiri,” ungkap Nafsiah.
 
Dia tidak mengalami luka berarti, hanya lecet. Namun truknya yang bermuatan karton tersebut menimpa Toyota Avanza dan carry pick up hingga mobil tersebut ringsek dan hancur. “Sebelum berangkat sebetulnya saya sudah menanyakan kepada ABK, kenapa kok truk saya tidak diikat biar aman? Namun ABK bilang: “Sudah Pak gak apa-apa. Biarin aja seperti ini”. Jadi menurut saya ini kelalaian ABK,” imbuhnya.
 
Pemilik pick up, Wayhudi tidak mau dimintai penjelasan soal kejadian yang membuat mobilnya hancur, namun pengemudi Toyota Avanza, M. Said menuturkan jika saat itu memang terjadi gelombang tinggi yang membuat kapal yang ditumpanginya oleng.
 
Dan, terdengar suara “Braakkk” namun ia tidak begitu menghiraukan karena saat itu dia bersama tiga orang anaknya tengah tertidur di kabin penumpang. Dia mengaku kaget ketika kapal akan sandar dan begitu turun ke dek kendaraan, dirinya melihat mobilnya sudah hancur tertimpa truk tronton yang terguling tersebut.
 
Korban lainnya, Dominicus mengatakan jika saat itu gelombang cukup tinggi yakni sekitar 2-3 meter. “Saya baru tau kalau mobil saya rusak pas mau naik kemobil saya,” keluh pengemudi Innova AB 1922 HG asal Yogya ini.
 
Mereka menuntut ganti rugi atas kerusakan akibat kecelakaan dalam kapal tersebut. Sementara itu, belum ada keterangan resmi dari pihak PT. ASDP Padang Bai, atapun dari pihak perusahaan kapal ferry KMP Marina Primera terkait kejadian tersebut.
 
Tiba dan sandar di Dermaga II Padang Bai sekitar pukul 12.30 Wita, pihak ABK kapal dibantu para sopir truk langsung berusaha melakukan evakuasi truk yang terguling tersebut. Perlu waktu sekitar tiga jam sebelum akhirnya truk tersebut berhasil dibalikkan dan dikeluarkan dari dalam kapal bersama lima kendaraan pribadi yang ringsek dan rusak akibat dihantam truk tersebut.
 
“Saya jelas minta ganti rugi. Truk saya sampai ringsek begini,” cetusnya, sembari menunjukkan bagian depan kendaraan truknya yang ringsek bagian kiri dan kanan tersebut. (u)
wartawan
Redaksi
Category

Bos Grand Bumi Mas Tersangka, Gelar Perkara di Bareskrim Menuai Kontroversi

balitribune.co.id | Denpasar - Kasus dugaan penyerobotan tanah oleh bos Grand Bumi Mas berinisial YC tiba-tiba ditangani Pengawas Penyidikan (Wassidik) Bareskrim Polri pascaditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Polda Bali dan permohonan praperadilan ditolak Pengadilan Negeri (PN) Denpasar pada 22 Desember 2025.

Baca Selengkapnya icon click

Buka Bimtek Ecoprint di Desa Abang, Ny. Mas Parwata Dorong IKM Tenun Cacag Karangasem "Naik Kelas"

balitribune.co.id | Amlapura - Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Karangasem, Ny. Mas Parwata, terus bergerak cepat memacu kreativitas perajin di Bumi Lahar. Pada Senin (4/5/2026), Ny. Mas Parwata secara resmi membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Eco Print bagi Sentra IKM Tenun Cacag Mekar Sari, yang bertempat di Aula Kantor Perbekel Desa Abang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terlibat Prostitusi Online di Bali, Tiga WNA Diciduk Imigrasi

balitribune.co.id I Denpasar - Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar melalui Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian (Inteldakim) meringkus tiga warga negara asing (WNA) yang diduga terlibat praktik prostitusi online. Ketiganya diamankan dalam operasi pengawasan di dua lokasi berbeda, yakni wilayah Mengwi dan Renon, pada Senin (4/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click

TPA Mandung Hanya Terima Residu, Ruas Jalan Tabanan Dikepung Sampah

balitribune.co.id I Tabanan - Sejumlah ruas jalan protokol di Kota Tabanan dan Kecamatan Kediri dikepung tumpukan sampah, Senin (4/5/2026). Kondisi ini merupakan dampak dari kebijakan ketat TPA Mandung yang kini hanya menerima sampah residu serta kewajiban pemilahan sampah dari sumbernya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

BTID Mangkir, RDP Mangrove dan Tukar Guling Lahan Tertunda

balitribune.co.id I Denpasar - Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar Panitia Khusus Tata Ruang, Aset Daerah, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali, Senin (4/5/2026), terpaksa ditunda. 

Penyebabnya, pihak PT Bali Turtle Island Development (BTID) tidak memenuhi undangan rapat yang sedianya membahas polemik tukar guling lahan mangrove serta dugaan pembabatan mangrove di kawasan proyek mereka.

Baca Selengkapnya icon click

Kelas Ambruk, Siswa SDN 3 Sembung Gede Belajar Daring

balitribune.co.id I Tabanan - Sebagian murid SDN 3 Sembung Gede, Kecamatan Kerambitan, terpaksa menjalani kegiatan belajar secara daring pasca-ambruknya bangunan kelas pada Kamis (30/4/2026). Keputusan ini diambil guna menjamin proses belajar tetap berjalan meskipun fasilitas sekolah mengalami kerusakan berat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.