Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Gelombang Tinggi, Sejumlah Nelayan di Karangasem Nekat Melaut

Bali Tribune/ TURUNKAN IKAN - Nelayan di Tanah Ampo menurunkan ikan hasil tangkapan mereka.

balitribune.co.id | Amlapura  - Hingga saat ini cuaca buruk gelombang tinggi dan terjangan ombak pantai masih melanda sejumlah kawasan perairan dan pesisir di Karangasem. Kondisi ini membuat sebagian besar nelayan di pesisir Karangasem untuk sementara memilih tidak melaut karena beresiko pada keselamatan. Namun ada beberapa nelayan yang nekat melaut karena terhimpit ekonomi dan kebutuhan hidup.
 
Seperti di pesisir Tanah Ampo, Kecamatan Manggis, sejak beberapa hari terakhir ini sebagian besar nelayan cuti melaut menunggu hingga kondisi cuaca di tengah perairan membaik. Pun demikian dengan terjangan ombak pantai, sejak Kamis (12/8/2021) hingga Minggu (15/8/2021) terjangan ombak pantai yang cukup tinggi masih terjadi, bahkan air laut dari hempaasan ombak tersebut sampai di jalan aspal di pinggir pantai.
 
Dewa Ketut Alit salah seorang nelayan di Tanah Ampo, kepada mengatakan jika terjangan ombak tinggi ini sudah terjadi sejak empat hari lalu dan terjangan tejangan tertinggi terjadi saat malam hari, bahkan air laut sampai masuk kedalam pondok miliknya dan pondok nelayan lainnya di pesisir pantai Tanah Ampo. “Ini terjadi sudah sejak empat hari lalu Pak, tapi sekarang sudah mulai agak mereda. Kalau kemarin itu malamnya tinggi terjangan ombaknya sampai empat meter. Pondok saya sampai digenangi air laut,” tuturnya.
 
Melihat kondisi cuaca yang terjadi saat ini, dia dan nelayan lainnya untuk sementara waktu ini memilih untuk tidak berangkat melaut. “Apalagi saya kan nelayan lokal yang mengandalkan menangkap ikan menggunakan jaring. Nah kalau terjangan ombak tinggi seperti ini ya sangat sulit menjaring ikan,” ujarnya.
 
Meski sedang terjadi cuaca buruk di tengah perairan, namun masih ada beberapa nelayan yang tetap nekat melaut. Mereka terpaksa melaut karena terhimpit ekonomi dan kebutuhan untuk hidup, selain pula pada bulan-bulan sekarang ini memang sedang musim ikan tongkol. Wayan Sukaryana salah satunya, nelayan asal Tanah Ampo ini mengaku terpaksa memberanikan diri melaut karena harus memenuhi kebutuhan hidup keluarganya.
 
Dikatakan Sukaryana, ketinggian gelombang di tengah perairan mencapai dua hingga tiga meter dengan tiupan angin yang sangat kencang. “Gelombangnya tinggi sampai tiga meteran, anginnya juga pak cukup kencang. Tapi ya mau gimana lagi, harus tetap melaut, kalau tidak nanti anak istri saya makan apa?” selorohnya, sambil menurunkan hasil tangkapan dari perahu jukungnya.
 
Sementara di Padang Bai, terjangan ombak pantai bahkan nyaris membuat satu jukung nelayan terbalik saat akan berlabuh di pantai. Akibatnya beberapa box ikan hasil tangkapan nelayan tersebut tercebur dan terapung di laut. Beruntung ada sejumlah warga dan nelayan yang melihat kejadian tersebut berusaha untuk menolong dan mengambil kembali ikan hasil tangkapan dalam box styrofoam tersebut sebelum jauh terseret gelombang. 
wartawan
AGS
Category

Dampak Perencanaan Tak Matang, Proyek Tol Bali Barat Jalan di Tempat, Hak Ekonomi Warga Terhambat

balitribune.co.id | Negara - Keluhan masyarakat mengenai dampak belum matangnya perencanaan Proyek Strategis Nasional (PSN) Jalan Tol Gilimanuk-Mengwi (Tol Jagat Kerthi) di wilayah Bali Barat segera menemui titik terang. 

Ribuan bidang tanah warga yang selama hampir tiga tahun terkunci dalam Penetapan Lokasi (Penlok) berpotensi dibuka blokirnya pada bulan depan.

Baca Selengkapnya icon click

TNI AL Tangkap Anggota Komcad Penjual Senpi dan Amunisi

balitribune.co.id | Denpasar - Untuk menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah dari ancaman peredaran senjata api (senpi) ilegal, Tim Gabungan Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral)- V dan Pangkalan TNI AL (Lanal) Bali berhasil meringkus sekaligus mengamankan ASR, pria kelahiran Bandar Lampung, 6 Mei 1992, yang mengaku anggota Komponen Cadangan (Komcad).saat hendak menjual senpi yang ditawarkan seharga Rp35 juta.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tergelincir, Pendaki Gunung Abang Alami Patah Tulang

balitribune.co.id | Bangli - Seorang pendaki yakni Kadek Peter Tamboto (42) tergelincir saat melakukan pendakian di Gunung Abang, Desa Suter, Kecamatan, Kintamani, Bangli pada Minggu (25/1) Pendaki yang tinggal di Jalan Raya Tuka, Desa Tuka, Dalung, Kuta Utara Badung tersebut harus di evakuasi tim SAR  gabungan karena alami patah tulang

Baca Selengkapnya icon click

Bencana di Bangli, Dewan Ingatkan Pemerintah Selektif Salurkan Bantuan

balitribune.co.id | Bangli - Cuaca ekstrem yang terjadi belakangan ini menyebabkan terjadi musibah bencana di beberapa titik. Kondisi ini mendapat perhatian kalangan DPRD Bangli. Salah satu anggota DPRD Bangli, I Nyoman Kartika, mengingatkan pemerintah daerah harus berhati-hati dalam menyalurkan bantuan pascabencana. Politisi Partai Golkar ini meminta pemerintah harus memastikan kerusakan yang terjadi. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Geger 'Transfer' Direksi, Bos Perumda Tabanan Kini Duduki Kursi Utama Perumda Pasar MGS Badung

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa telah memutuskan Kompiang Gede Pasek Wedha sebagai Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana (MGS) Kabupaten Badung bersama I Made Anjol Wiguna sebagai direktur umum.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.