Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Gerombolan Kelelawar Atraksi Wisata Alami

MOMEN - Wisatawan tampak antusias mengabadikan momen kawanan kelelawar

BALI TRIBUNE - Atraksi gerombolan kelelawar di Tanah Lot ternyata mampu mengundang perhatian wisatawan yang sedang berkunjung ke obyek wisata itu. Jutaan kelelawar tersebut tampak eksotik menghiasi langit menjelang malam. Aksi hewan malam ini tidak dilewatkan oleh wisatawan. Sejumlah wisatawan yang melihat atraksi itu langsung mengabadikan momen tersebut. Salah seorang petugas keamanan di Tanah Lot, Made mengatakan kelelawar-kelelawar ini tinggal disekitar goa-goa tepi Pantai Tanah Lot. Ada pula yang tinggal di dahan daun pohon yang tumbuh di areal DTW. "Kebiasaan kelelawar yang mencari makan itu menjadi perhatian wisatawan. Belakangan, aksi kelelawar ini ditunggu-tunggu wisatawan agar dapat mengabadikan momen alami itu," ucapnya beberapa waktu lalu. Kelelawar-kelelawar itu beterbangan mencari makan sebelum kembali ke tempatnya bersarang. Atraksi kelelawar mencari makan itu menjadi atraksi wisata unik yang disukai wisatawan asing. Biasanya kelelawar berhamburan di langit usai matahari terbenam, sehingga bidikan kamera para wisatawan mengarah pada binatang malam itu terlihat jelas. Para wisatawan rela menunda waktu keberangkatannya untuk dapat menyaksikan kelelawar yang bergerombol melakukan aktivitas pada malam hari. Bagi, masyarakat setempat mungkin ini biasa, tetapi bagi para wisatawan atraksi tersebut menjadi sangat menarik. Bagian Promosi DTW Tanah Lot, Jero Niti mengatakan, atraksi alami sekelompok kelelawar ini memang ada sejak dulu, tetapi jumlahnya tidak begitu banyak. "Belakangan, jutaan kelelawar itu muncul beterbangan riang menghiasi angkasa raya. Meski terlihat samar karena mendekati malam, tetapi wisatawan mau menunggunya,” katanya. Kelelawar di daya tarik wisata (DTW) yang terletak di Desa Beraban, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan itu memang indah. Mereka mencari makan buah-buahan ataupun binatang kecil lainnya. Kelelawar yang biasa tinggal di tempat yang gelap selalu bergerombol dan akan keluar bersama-sama dari persembunyiannya jika hari menjelang malam. 

wartawan
Ayu Eka Agustini

Tren Pariwisata Global 2026, Wisatawan Menghindari Destinasi Padat

balitribune.co.id | Mangupura - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Republik Indonesia melihat tren wisata global pada tahun 2026 cenderung untuk melepaskan diri dari stres. Orang-orang dari berbagai negara akan mencari tempat wisata atau destinasi yang benar-benar menghadirkan ketenangan dan pemulihan mental.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Konsolidasi Pembangunan Bali Seratus Tahun Telah Dimulai

balitribune.co.id | Gubernur Bali, Wayan Koster (Pak Koster) secara resmi memproklamirkan dimulainya pelaksanaan Haluan Pembangunan Bali Masa Depan 100 Tahun Bali Era Baru 2025–2125, di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Art Center Denpasar, pada hari Senin tanggal 22 Desember 2025, tiga hari menjelang perayaan Natal 2025.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.