Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Gubernur Pastika Kembali Bantu 3 KK Kurang Mampu di Bangli dan Buleleng

UTUSAN - Gubernur Bali, Made Mangku Pastika, secara khusus mengutusTim Biro Humas Setda Provinsi Bali untuk turun langsung ke keluarga asal Buleleng yakni Keluarga Putu Renes (80) warga Br Santal, Ds Banjar, serta keluarga Gede Suardana warga Br. Penyumbahan, Desa Les, Tejakula.

Singaraja, Bali Tribune

Upaya Pemprov Bali dalam merespon informasi mengenai sejumlah warga kurang mampu di pulau dewata terus dilakukan. Seperti informasi mengenai Ni Wayan Arsini (17) asal Kel. Cempaga, Bangli, dan 2 keluarga asal Buleleng yakni Keluarga Putu Renes (80) warga Br. Santal, Ds. Banjar, serta keluarga Gede Suardana warga Br. Penyumbahan, Desa Les, Tejakula, yang ditanggapi serius oleh Gubernur Bali Made Mangku Pastika, yang kemudian secara khusus mengutus dua Tim Biro Humas Setda Provinsi Bali untuk turun langsung ke masing-masing lokasi, Senin (25/4).

Untuk diketahui, Ni Wayan Suarsini (17), warga asal Lingkunga Sidembunut, Kel. Cempaga, Bangli, merupakan siswi SMKN 1 Bangli kelas XI pengidap kanker ovarium stadium tiga, yang hidup serba kekurangan bersama kedua orang tuanya. Bapaknya, I Nengah Sudiana hanya bekerja sebagai tukang bangunan dan Ibunya, Ni Nengah Kemir sebagai buruh bangunan, tidak memiliki penghasilan yang pasti. Sakit yang diderita Suarsini yang diketahuinya kurang lebih 3 bulan lalu, dirasa sangat mengganggu aktifitasnya sehari-hari. Ia mengaku tenaganya lesu dan mengalami nyeri-nyeri pada daerah kanker dibagian perutnya.

 Namun ketidakmampuan keluarganya, mengharuskan Suarsini kuat menahan sakit yang diderita. BPJS yang dimanfaatkan sebagai tanggungan berobat pun, hanya menanggung biaya kontrol. Ia mengaku sangat terkendala biaya transportasi yang mencapai 300 ribu sekali jalan, tatkala melakukan kontrol rutin ke RSUP Sanglah. Begitu pula penanganan kanker melalui kemoterapi juga membutuhkan biaya tinggi dan kesiapan fisik seperti halnya persiapan operasi. Ketidakberdayaan keluarga Suarsini tak hanya sampai disitu, bantuan bedah rumah dari Pemprov yang seharusnya sudah diperoleh harus terganjal syarat kepemilikan lahan. Karena lahan yang ditempatinya saat ini merupakan tanah ayahan desa milik kerabatnya, Wayan Togog, sedangkan tanah ayahan desa bagian keluarga Suarsini belum dibagi karena permasalahan intern keluarganya.

Kepala Lingkungan Sidembunut, Ketut Suparta yang kala itu turut mendampingi tim Biro Humas mengemukakan kendala biaya transportasi yang ditanggung Suarsini setiap melakukan kontrol ke RS Sanglah telah dibantu Dinas Sosial Kabupaten Bangli. Saat tim Biro Humas berkunjung pun, yang bersangkutan sedang kontrol ke RS Sanglah untuk cek darah dan direncanakan akan melakukan kemoterapi pada tanggal 29 April nanti.

Terkait bantuan-bantuan lainnya, Suparta juga menjelaskan bahwa keluarga Suarsini juga telah memiliki kartu JKBM, dan untuk biaya Pengobatannya memakai KIS. Keluarag ini juga mendapatkan bantuan beras raskin secara rutin, dan Suarsini juga mendapat bantuan biaya sekolah sebesar 3 juta dari sekolahnya. Begitu pula permasalahan lahan yang dialami keluarga Suarsini sudah dimediasi, dan diijinkan menempati lahan yang menjadi hak keluarga tersebut seluas 1,5 are. Untuk itu, Ia sangat berharap bantuan bedah rumah dari Pemprov Bali bisa segera direalisasikan.

Permasalahan yang sama juga dialami kk kurang mampu keluarga Putu Renes (80) warga Dusun Santal, Desa Banjar, Kecamatan Banjar, Buleleng yang tinggal bersama salah satu anak kandung dari 10 anaknya, yakni Made Sutarmi (40) yang mengidap kebutaan. Keluarga Putu Renes yang hidup dalam kesusahan juga terkendala dalam memperoleh bantuan bedah rumah karena lahan yang ditempati saat ini merupakan milik kerabatnya, yakni Putu Wirata. Renes yang sudah ditinggal meninggal oleh suaminya sejak 15 tahun silam, sehari-hari terpaksa menggantungkan hidup dari uluran tetangga, kerabat, dan anak-anaknya yang sudah menikah keluar.

Kondisi tubuhnya yang sudah renta, tidak lagi memungkinkan dirinya untuk bekerja mencai nafkah. Warga kurang mampu lainnya asal Buleleng lainnya yang turut dikunjungi yakni keluarga Gede Suardana warga Br. Penyumbahan, Desa Les, Tejakula. Keluarga Suardana tinggal didalam sebuah gubuk reot yang atapnya bocor disana-sini, sehingga mesti kehujanan tatkala musim penghujan. Ia sangat berharap mendapat bantuan bedah rumah dari Pemprov Bali, serta bantuan lain yang bisa meningkatkan taraf hidup keluarganya.

Perbekel Desa Banjar, Buleleng Ida Bagus Dedy Suyasa membenarkan kendala yang dialami warganya. Ia berjanji akan berusaha membantu memediasi keluarga Renes dengan keluarga Wirata sebagai pemilik lahan, agar bisa memberikan surat keterangan sehingga yang bersangkutan bisa mendapat bantuan bedah rumah. Sementara itu Kepala Dusun Penyumbahan, Nyoman widiarta, yang ditemui dilokasi menjelaskan dari 15 orang yang diusulkan mendapatkan bantuan bedah rumah, sudah terealisasi 2 unit. Sedangkan usulan milik Suardana yang sudah diusulkan dari tahun 2014 sampai saat ini belum terealisasi.

Untuk itu Ia juga berharap keluarga Suardana bisa mendapatkan bantuan bedah rumah, karena syarat dari segi kepemilikan lahan sudah terpenuhi. Kepada para warga kurang mampu tersebut diberikan bantuan sejumlah uang tunai dan beras yang diharapkan bisa digunakan untuk mengurangi beban hidupnya sementara. Selanjutnya tim akan berkoordinasi dengan instansi terkait, untuk memberikan bantuan berikutnya yang cocok bagi masing-masing kk kurang mampu tersebut.

wartawan
habit/adv
Category

Tinjau Lokasi Banjir Baktiseraga, Bupati Sutjidra Soroti Sampah dan Pelanggaran Sempadan Sungai

balitribune.co.id | Singaraja – Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra bersama Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna turun langsung meninjau lokasi banjir yang melanda Dusun Tista, Desa Baktiseraga, Jumat (12/6/2026). Bencana yang dipicu hujan deras sejak pagi itu menyebabkan aliran sungai meluap, merobohkan satu rumah warga di kawasan Griya Mahadewa dan menimbulkan korban jiwa.

Baca Selengkapnya icon click

Tragedi Banjir Buleleng, Mahasiswa Undiksha Tewas Tertimbun Saat Selamatkan Keluarga

balitribune.co.id | Singaraja - Bencana hidrometeorologi dan cuaca ekstrem yang melanda wilayah Buleleng, Jumat (12/6/2026) siang, berujung duka mendalam. Seorang mahasiswa Undiksha bernama Ricardo Razaq Alghiveri (20) ditemukan meninggal dunia setelah tertimbun reruntuhan rumahnya yang roboh diterjang banjir bandang di Blok A4 Perumahan Mahadewa, Jalan Laksamana, Gang Sahadewa, Desa Bhaktiseraga, Kecamatan Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Astra Motor Bali dan Jasa Raharja Hadirkan Promo Service Murah untuk Tingkatkan Keselamatan Berkendara

balitribune.co.id | Denpasar - Astra Motor Bali melalui jaringan AHASS Bali berkolaborasi dengan Jasa Raharja menghadirkan program “Service Murah Jasa Raharja x AHASS Bali” yang diselenggarakan dalam rangkaian kegiatan edukasi Safety Riding di Kantor Jasa Raharja Bali, Jalan Hayam Wuruk, Denpasar, Kamis (11/6/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Ariel Suardana Resmi Daftar Ketua Peradi SAI Denpasar, Siap "All Out" Lawan Mafia Peradilan

balitribune.co.id | Denpasar - Pengacara kondang, I Made "Ariel" Suardana, secara resmi mendaftarkan diri sebagai calon Ketua Peradi SAI Denpasar untuk masa jabatan empat tahun ke depan. Langkah ini diambil setelah ia menerima dukungan kuat dari lebih dari 200 anggota yang tergabung dalam kelompok Solidaritas Advokat Untuk Perubahan (SAUP).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Resmikan Pos AHASS TEFA, AHM Jembatani Siswa Masuki Dunia Industri

balitribune.co.id | Jakarta – Mendukung kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul dan berkompeten dalam Industri otomotif, PT Astra Honda Motor (AHM) bersama Astra Motor Jawa Tengah menghadirkan sekolah SMK Mitra Binaan Astra Honda bertaraf Pos AHASS Teaching Factory (TEFA) di SMK Muhammadiyah 3 Weleri, kabupaten Kendal, Jawa Tengah.

Baca Selengkapnya icon click

BRI Perkuat Pembiayaan Usaha Tenun Ikat Bali

balitribune.co.id | Semarapura - Permintaan kain tenun tradisional Bali terus meningkat, namun kapasitas produksi pelaku UMKM kerap tertahan keterbatasan modal dan mahalnya bahan baku. Kondisi inilah yang mendorong BRI memperkuat pembiayaan usaha pertenunan milik I Wayan Bagiarta, pelaku UMKM tenun ikat yang telah bertahan sejak 1989.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.