Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Gung Cok Sambut Positif Diklat Kepelatihan

AA Bagus Tri Candra Arka

BALI TRIBUNE - Untuk lebih mematangkan program kepelatihan serta pengembangan bela diri tarung derajat, para kader pelatih tarung derajat beserta guru olahraga se-Bali mendapat pembekalan yang digagas oleh Disdikpora Bali. Kegiatan itu sendiri digelar pada pertengahan bulan lalu. "Jadi ini salah satu terobosan positif, terutama untuk pelatih muda dan juga insan guru olahraga. Terutama untuk kader pelatih, biasanya mereka mendapat ilmu berdasarkan pengalaman. Tapi sekarang ditambahkan dengan sisi akademisnya itu sangat bagus," ujar Sekum Pengprov Kodrat Bali, AA Bagus Tri Candra Arka, kemarin. Diklat itu diharapkan bisa diserap sebaik mungkin oleh peserta yang mengikuti, karena ilmu yang didapat itu nantinya diterapkan langsung dalam mendidik petarung-petarung muda maupun yang berpotensi. Apalagi, lanjut dia, di tengah perkembangan olahraga tarung derajat yang begitu pesat di Bali, sudah seharusnya pelatih juga dibekali ilmu yang lebih, tentunya dari sisi akademis. "Kami khususnya dari Pengprov Kodrat Bali sangat mengapresiasi kepada Disdikpora Bali yang telah mewadahi tarung derajat dengan diklat pelatih itu," tegas pria yang akrab disapa Gung Cok ini. Sementara itu, pelatih senior Bali, Ketut Gede Sumantra yang juga sebagai salah satu narasumber diklat itu menambahkan, adapun kegiatan itu terbagi menjadi beberapa rangkaian seperti pelatihan dasar, perangkat pertandingan serta pelatihan wasit serta juri. Selain dirinya, dibantu juga dua orang narasumber yakni Kang Kadek serta Teh Ria dari Pengprov Kodrat Bali. Soal peserta, terutama dari kalangan guru olahraga merupakan rekomendasi dari Dispora masing-masing kabupaten/kota. "Khususnya di Tabanan itu yang mengikuti sebagian besar adalah guru olahraga. Mereka sangat antusias bahkan berkomitmen dan berjanji siap mengembangkan tarung derajat di sekolah-sekolah yang ada di sana," tegas pelatih yang karib disapa Kang Tut De ini. Soal materi dalam pelatihan itu dipaparkan berbagai macam hal, seperti di antaranya beber Tut De yakni soal anatomi tubuh, ilmu gizi, kesehatan, kekuatan otot dan lainnya. 

wartawan
Djoko Purnomo
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.