Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Gus Adhi Pimpin Kerta Wisesa Bali

PPS Kertha Wisesa
Pengurus PPS Kertha Wisesa Bali

 BALI TRIBUNE - Musyawarah Daerah (Musda) Perguruan Pencak Silat Kertha Wisesa Bali, yang berlangsung Selasa (1/5) di Kerobokan berhasil memilih pengurus baru untuk masa bhakti 2017-2022. Terpilih sebagai Ketua Umum Perguruan Pencak Silat Kertha Wisesa Bali, AA Bagus Adhi Mahendra Putra menggantikan ketua sebelumnya Ketut Sudikerta.  Sedangkan pengurus selengkapnya akan ditentukan selanjutnya. Pimpinan Musda yang juga sebagai Ketua Dewan Pimpinan Pusat Kertha Wisesa, Ketut Widiana Karya mengatakan kepengurusan Kertha Wisesa Bali sebenarnya sudah berakhir  tahun 2017. Tapi baru bisa digelar musda untuk memilih ketua yang baru tahun 2018 ini. Menurut rencana setelah terpilihnya pengurus baru ini,  pada 20 Mei nanti bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional pengurus DPW Kertha Wisesa Bali akan dilantik.  AA Bagus Adhi Mahendra Putra yang akrab disapa Gus Adhi berharap dengan terbentuknya kepengurusan baru nantinya perguruan silat ini bisa bekerja lebih  untuk memajukan silat Kertha Wisesa. Yang penting kompak dan semua sepakat untuk sama-sama memajukan organisasi ini. "Musda ini penting bagaimana Kertha Wisesa ada penjenjangan evaluasi dan kaderisasi," jelas Gus Adhi yang juga Anggota DPR-RI ini.  Sementara Widiana Karya mengatakan saat ini semua kepengurusan Kertha Wisesa di cabang-cabang/kabupaten sudah lengkap. Tinggal Kabupaten Jembrana yang sedang dalam proses. Dikatakan PPS Kertha Wisesa terus berkembang pesat. Saat ini ada sekitar tujuh ribuan anggota pencak silat Kertha Wisesa yang tersebar di seluruh Bali.

wartawan
Arief Wibisono
Category

Libur Nataru Berakhir, Ribuan Kendaraan Padati Pelabuhan Padang Bai

balitribune.co.id | Amlapura - Arus penyeberangan di Pelabuhan Padang Bai Karangasem pada puncak arus balik libur Natal dan Tahun Baru berlangsung padat. Pihak ASDP Pelabuhan Padang Bai, Karangasem, mencatat adanya peningkatan arus kendaraan dan penumpang sejak tiga hari jelang puncak arus balik.

Baca Selengkapnya icon click

Relokasi PKL Dauhwaru, Upaya Bupati Jembrana Ciptakan Ketertiban Tanpa Matikan Ekonomi Rakyat

balitribune.co.id | Negara - Ruas jalan Ngurah Rai di selatan lapangan Dauhwaru, Jembrana yang selama ini kerap dikeluhkan pengguna jalan maupun pejalan kaki akan ditertibkan. Pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di bahu jalan dan di atas trotoar di kawasan tersebut akan direlokasi. Relokasi ini pun mendapat respon dari para PKL

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Selesaikan Polemik Tata Ruang Jatiluwih, Sanjaya Beri Sinyal Moratorium Bangunan di Sawah

balitribune.co.id | Tabanan – Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, memberikan sinyal terkait rencana penerapan moratorium pembangunan di areal persawahan Jatiluwih.

Langkah ini diambil sebagai jalan tengah untuk menyelesaikan polemik tata ruang sekaligus menyelamatkan ekonomi warga yang anjlok drastis akibat penyegelan sejumlah tempat usaha.

Baca Selengkapnya icon click

PHDI Kota Denpasar Tolak Wacana Nyepi Pada Tilem Kesanga

balitribune.co.id | Denpasar - Menyikapi wacana yang beredar luas tentang pemindahan Hari Suci Nyepi yang akan dirayakan pada Tilem Kesanga Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Denpasar menolak keras wacana tersebut. Penolakan tertuang dalam Surat Pernyataan Parisada Hindu  Dharma Indonesia Kota Denpasar tanggal 1 Januari 2026 dengan Nomor : 12/S.P/A/PHDI.DPS/I/2026 Tentang Isu Pergantian Hari Suci Nyepi Pada Tilem ke Sanga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Resahkan Warga, ODGJ Lempar Tanah Kering ke Pemangku Dievakuasi ke RSJ Bangli

balitribune.co.id | Gianyar - Ulah seorang warga Banjar Taman, Desa Bedulu,  Blahbatuh, terhadap seorang pemangku meresahkan warga. Kejadiannya, Sabtu (3/1) pagi lalu,  saat itu Jero Mangku Marsa (70) jadi korban pelemparan menggunakan tanah kering saat berbelanja di sebuah warung. Pelakunya diketahui INS (55) warga setempat yang diketahui penderita kelaianan kejiwaan.

Baca Selengkapnya icon click

Dana Desa Dipangkas Besar-besaran, Hasil Musdes Bakal Macet

balitribune.co.id | Singaraja - Sejumlah kepala desa mengeluhkan pemangkasan Dana Desa (DD) secara besar-besaran oleh pemerintah pusat. Mereka khawatir kebijakan itu akan berdampak serius pada pembangunan di desa, terelebih yang sudah dirancang melalui forum Musyawarah Desa (Musdes). Beberapa usulan masyarakat melalui musdes dipastikan sulit bisa diwujudkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.