Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Hadiri “Ulsan World Music Festival” di Korea, Antida Musik Indonesia Terbangkan “Rhythm Rebels”

KOREA – Dua musisi Indonesia “Rhythm Rebels” (Reza Achman dan Rizal Abdul Hadi) siap tampil pada ajang “Ulsan World Music Festival” di Korea.

BALI TRIBUNE - Asia Pacific Music Meeting (APaMM), sebuah konferensi tempat bertemunya semua founder festival di seluruh dunia untuk tahun 2018 ini kembali digelar di Korea. Sedikitnya, selama tiga tahun berturut-turut belakangan ini, Anom Darsana, pemilik Antida Musik Indonesia, kembali diundang untuk menjadi pembicara di panel APaMM sebagai salah satu delegasi mewakili Indonesia. “Bertepatan dengan APaMM ini, akan ada juga “Ulsan World Music Festival (UWMF). Hal ini membuat saya sangat antusias untuk mengirim musisi Tanah Air agar dapat mengisi panggung di ajang tersebut,” demikian pernyataan Anom Darsana, sebelum bertolak ke Korea,Minggu (2/9) kemarin. Anom Darsana memang sangat jeli dalam melihat peluang untuk meraih kesempatan. Anom juga mengirimkan beberapa biografi musisi-musisi di Bali untuk diajukannya kepada pihak UWMF, hingga akhirnya terpilihlah “Rhythm Rebels”, band yang terdiri dari Reza Achman (drum), dan Rizal Abdul Hadi yang membawakan instrumen tradisional asal Sunda (Awi Goong). “Korea yang memilih langsung. Antida Music sempat mengajukan beberapa nama musisi kepada pihak APaMM untuk tampil pada Ulsan World Music Festival, dan pihak Korea yang mengkuratori nama-nama tersebut, sekaligus yang memilih siapa yang akan ditampilkan di Ulsan World Music Festival. Akhirnya, Rhythm Rebels dan tim Antida Musik Indonesia pun berangkat ke Korea untuk menggebrak panggung UWMF,” kata Anom Darsana. Sebelumnya, ada beberapa musisi asal Korea, seperti Kim So Ra sempat tampil pada acara TedX Ubud (Mei 2018), Naedrum pernah tampil pada ajang Pesta Kesenian Bali (PKB), Juli 2018, dan A-FUZZ yang sempat hadir sekaligus tampil menghibur para penikmat musik pada evemt “Ubud Village Jazz Festival”, Agustus 2018. “Sudah seyogyanya hal ini terjalin dengan baik setiap tahunnya, serta tidak menutup kemungkinan talenta-talenta musisi Tanah Air dapat terus menerus menjadi gaung yang didengungkan di kancah dunia,” harap Anom Darsana. 

wartawan
Djoko Moeljono
Category

“Homeless Media” Adaptasi atau Ancaman Demokrasi?

balitribune.co.id | Perdebatan soal “homeless media” sesungguhnya bukan sekadar pertengkaran antara media lama dan media baru. Polemik ini lebih dalam dari itu - Indonesia sedang menghadapi benturan besar antara disrupsi digital dengan standar profesionalisme pers yang selama ini menjadi fondasi demokrasi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kasus Scam Tembus 530 Ribu, OJK Perkuat Kolaborasi Indonesia-Australia

balitribune.co.id | Jakarta - Maraknya penipuan digital di sektor jasa keuangan membuat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat kerja sama internasional, termasuk dengan Australia, untuk mempercepat penanganan scam yang kini berkembang lintas negara dan lintas sektor.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

BKSDA Bali Gagas Konsep The New Kintamani

balitribune.co.id I Bangli - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali resmi memperkenalkan konsep The New Kintamani sebagai arah baru pengelolaan bentang alam yang adaptif, kolaboratif, dan berkelanjutan. 

Gagasan ini dipaparkan dalam forum konsolidasi di Museum Geopark Batur, Kintamani, Jumat (8/5/2026), yang dihadiri 46 pemangku kepentingan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.