Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Hapus Kesan Kumuh, Bantaran Sungai Ditata Jadi Kawasan Wisata

Bali Tribune/ TUKAD BINDU - Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra, bersama sejumlah artis saat mengunjungi Tukad Bindu Denpasar.

Bali Tribune, Denpasar - Keberadaan sejumlah bantaran sungai di Denpasar sempat terkesan menjadi kawasan kumuh. Aliran sungai seringkali dijadikan sebagai tempat pembuangan sampah hingga membuat kawasan sungai menjadi terlihat jorok. Namun demikian, kesan jorok dan kumuh yang melekat pada sungai-sungai di Denpasar mulai dihilangkan. Sejumlah bantaran sungai mulai ditata dan diubah menjadi kawasan yang nyaman dan sedap dipandang mata. Bahkan tak jarang, bantaran sungai di Denpasar juga sudah berubah menjadi kawasan wisata. Salah satu bantaran sungai yang mendapatkan program penataan dari pemerintah Kota Denpasar yakni bantaran Sungai Badung yang membelah Pasar Badung dan Pasar Kumbasari Denpasar.  Sungai ini ditata dengan konsep River Walk (tempat untuk berjalan di bantaran sungai). Dalam penataan yang dinamai Taman Kumbasari ini dilengkapi fasilitas seperti tempat duduk, air mancur, lampu taman, jogging track dan tempat mancing. Pada malam hari lokasi ini juga dihiasi dengan lampu warna-warni. Bahkan yang terbaru, Taman Kumbasari juga dilengkapi dengan wifi gratis.  “Penataan yang menjadikan sungai ini bersih, merupakan sebuah konsep River Walk (tempat untuk berjalan di bantaran sungai). Sungai Badung kini dijadikan tempat rekreasi dan berdampak ekomoni serta bisa mengedukasi masyarakat tentang kebersihan. Kedepannya dengan peningkatan kesadaran diri, masyarakat tidak lagi menjadikan sungai sebagai tempat membuang sampah,” ujar Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra. Selain Tukad Badung, bantaran sungai yang juga mendapat penataan yakni bantaran Tukad Bindu Denpasar. Penataan yang dilakukan Pemerintah Kota Denpasar bersama Komunitas Tukad Bindu membuahkan hasil yang sangat bermanfaat bagi masyarakat. Aliran Tukad Bindu yang dulunya menjadi tempat membuang berbagai limbah setelah ditata menjadi bersih, indah dan menjadi objek wisata air di Denpasar. Pengelolaan Tukad Bindu juga berhasil meraih penghargaan nasional. Dengan meraih penghargaan tersebut Tukad Bindu juga menjadi salah satu pilihan tempat kunjungan kerja bagi Pemerintah Daerah di seluruh Indonesia. Bahkan di musim liburan, para wisatawan domestik maupun mancanegara terlihat berkunjung ke Tukad Bindu. Tukad Bindu juga sempat menjadi Lokakarya Kepala Desa/Lurah Se-Indonesia, bahkan juga sempat dikunjungi Delegasi IMF World Bank. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Denpasar, Nyoman Ngurah Jimmy Sidharta, mengungkapkan secara bertahap akan dilakukan penataan di seluruh bantaran sungai di Denpasar. Dikatakan penataan bantaran sungai pada intinya untuk bisa mengubah prilaku masyarakat yang seringkali menganggap sungai sebagai tempat pembuangan sampah. Dengan penataan ini diharapkan warga tidak lagi membuang sampah ke sungai, serta dengan tertatanya bantaran sungai, masyarakat bisa memanfaatkan untuk kegiatan yang positif. Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUPR Denpasar, Ida Ayu Tri Suci Arnawati, mengatakan, Dinas PUPR Kota Denpasar sedikitnya telah melakukan penataan sungai di Tukad Badung, Tukad Loloan, Tukad Tagtag dan Tukad Mati dengan total panjang 1.229 meter. “Penataan sungai ini dilakukan untuk merubah prilaku masyarakat untuk tidak membuang sampah ke sungai. Selain itu diharapkan juga menjadi tempat rekreasi baru di tengah kota Denpasar,” ujarnya. Dikatakan, penataan bantaran sungai di Denpasar akan terus dilakukan. Namun demikian penataan akan dilakukan secara bertahap. Untuk tahun 2019, Bidang SDA Dinas PUPR Denpasar akan melakukan penataan Hulu Dam Oongan sepanjang 180 meter dan penataan Tukad Badung daerah Buagan sepanjang 272 meter. Sementara untuk mengantisipasi keamanan dan kenyamanan pengunjung ke bantaran sungai yang telah ditata, Dinas PUPR Kota Denpasar juga telah memasang Early Warning di beberapa spotsungai berbasis aplikasi CCTV dan pengeras suara terutama pada Penataan Tukad Badung. Adapun sungai yang sudah dipasang CCTV pada tahun 2018 yakni Tukad Loloan, Bendung Oongan, Taman Lumintang dan Trastrack Tukad Badung. “Untuk tahun 2019, kami rencanakan pemasangan di Trastrack Tukad Rangda, Bendung Gerak Lange, Bendung Gerak Umadui dan Dam Sempol,” ujarnya.

wartawan
I Wayan Sudarsana
Category

Kurangi Kemacetan di Pecatu, Dishub Badung Mulai Terapkan Rekayasa Lalu Lintas

balitribune.co.id | Mangupura - Guna mengurangi kemacetan di wilayah Desa Pecatu, Kuta Selatan dan sekitarnya, Dinas Perhubungan Kabupaten Badung telah menerapkan rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan. Perubahan arus ini pun berlaku pada pukul 14.00-22.00 Wita yang diterapkan sejak Selasa (2/6/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jaringan Pipa Transmisi Hancur Diterjang Longsor, Perbaikan Menunggu Pipa dari Pabrik

balitribune.co.id I Bangli - Perbaikan jaringan pipa transmisi sumber mata air Gamongan I di Desa Kayubihi Bangli yang hancur akibat tergerus longsor beberapa hari yang lalu butuh waktu yang panjang. Pasalnya untuk pergantian pipa yang hancur masih menunggu datangnya pipa pengganti  dari pabrik.

Baca Selengkapnya icon click

Pemkab Buleleng Kucurkan Rp4,18 Miliar untuk 7 Partai Politik

balitribune.co.id I Singaraja - Sebanyak 7 partai politik di Kabupaten Buleleng telah menerima Bantuan Keuangan Partai Politik yang bersumber dari APBD Tahun Anggaran 2026. Pencairan bantuan tersebut dilaporkan sebagai bagian dari pelaksanaan ketentuan pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangan partai politik.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Truk Pasir Anjlok Lintangi Separuh Jalan, Perparah Kemacetan Lalin di Ubud

balitribune.co.id I Gianyar - Kemacetan lalu lintas  di Jalan Raya Sayan, Ubud, menjadi semakin parah, Rabu (3/6/2026) pagi. Kerena sebagian badan jalan terhalang truk pasir yang anjlok ban hingga rebah. Sementara kendaraan yang melintas harus berjalan pelan karena material pasir tumpah ke badan jalan.

Baca Selengkapnya icon click

Dinas Kesehatan Karangasem Temukan 4.724 Orang Suspect TBC Sepanjang Tahun 2024-2026

balitribune.co.id I Amlapura - Penyebaran kasus Tuberkolosis atau TBC di Kabupaten Karangasem menjadi perhatian serius sejumlah kalangan, termasuk pemerintah daerah dan pusat. pasalnya banyak kasus tubekolosis yang yang tidak terdeteksi sehingga terlanjur menular ke orang sekitar yang terjangkit tuberkolosis itu sendiri.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.