Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Harga Telur Ayam Naik Turun Sejak Ramadhan

Bali Tribune / TELUR- Sejumlah pedagang mengakui harga telur naik turun semenjak bulan Mei lalu.

balitribune.co.id | DenpasarHarga telur di pasaran terpantau naik turun semenjak bulan suci Ramadhan. Hal ini diakui oleh sejumlah pedagang di Pasar Kreneng, Pasar Agung, Pasar Phula Kerti Denpasar, dan distributor telur di Tibubeneng, Badung.

Beberapa pedagang mengeluhkan kenaikan harga. Kontras, pedagang lain mengakui ada penurunan harga. Sejumlah pedagang dan distributor telur kepada Bali Tribune mengakui harga telur ayam yang tidak stabil.

Gusti Ayu Nyoman Artini di Pasar Kreneng, Desa Dangin Puri Kangin, Kecamatan Denpasar Utara, ini mengaku bahwa penurunan harga telur sudah terjadi selama sepekan belakangan.

“Sebelumnya Rp50.000 per krat, sekarang Rp 48.000 per krat. Harga telur sekarang tidak pasti, terkadang naik, terkadang turun,” ucapnya.

Gusti Ayu bisa mendapatkan pasokan telur dari seorang distributor asal Kelurahan Penatih, Kecamatan Denpasar Timur yang setiap hari membawa telur ke tempatnya.  “Tak hanya telur ayam negeri, ia juga menawarkan telur ayam kampung yang dibandrol Rp1.800 per butir dan telur bebek seharga Rp2.200 per butir,” jelasnya.

Sementara Koming pegawai toko sembako Sari Menuh di Pasar Rakyat Phula Kerti, Jalan Serma Made Pil, Dauh Puri Klod, Denpasar, menjelaskan bahwa kenaikan harga telur telah terjadi selama beberapa hari belakangan.

“Telur naik Rp1000 per krat. Kemarin sempat turun, sekarang naik lagi,”katanya menjelaskan.

Meski kenaikan harga tak signifikan, naik turunnya harga terekam rutin terjadi selama beberapa bulan belakangan. Di tokonya, telur ayam negri ukuran besar dibandrol dengan harga Rp49.000 per krat, sedangkan untuk ukuran kecil Rp48.000 per krat.

Kenaikan harga telur juga dikeluhkan oleh salah satu pedagang sembako dan sayur mayur yakni Windu Harini (23) di Pasar Agung yang terletak di Jalan Cekomaria, Peguyangan Kangin, Kecamatan Denpasar Utara. Ia menuturkan, bahwa kenaikan harga telah terjadi secara signifikan sejak Ramadhan pada bula Mei yang lalu.

“Semua bahan pangan sudah naik sejak lebaran 3 bulan lalu termasuk telur. Naiknya pun tidak tanggung-tanggung, 1 krat saya biasanya jual Rp45.000, sekarang sudah Rp 58.000 per krat,” kata Windu Harini.

Sementara I Wayan Bagas Wijaya (23), distributor telur asal Desa Tibubeneng, Kecamatan Kuta Utara, Badung, mengakui bahwa penurunan harga telur telah terjadi selama beberapa pekan belakangan.

“Dulu 1 krat ayam negeri saya pasarkan dengan harga Rp50.000 per krat, sekarang turun menjadi Rp48.000 per krat,” ungkapnya.

Ketika ditanya tentang penyebab turunnya harga telur di pasaran, Bagas Wijaya menuturkan bahwa hal ini telah ditetapkan oleh peternak ayam yang memasok telur untuknya di Daerah Tabanan.

“Stok lancar dan baik, itu mungkin yang menyebabkan harga turun. Uniknya, meski para peternak mengeluhkan tentang harga pakan naik, harga telur malah turun,” ungkapnya.

wartawan
M2
Category

Cegah Kekroditan Selama Karya Ngusaba Kedasa, Polres Bangli Lakukan Rekayasa Arus Lalin

balitribune.co.id I Bangli - Guna mencegah terjadi kekroditan arus lalu lintas selama berlangsungnya upacara karya Ngusaba Kedasa di Pura Ulun Danu Batur, Kintamani  Polres Bangli menyiapkan skema pengalihan arus lalu lintas dan mendirikan  sebanyak 21 pos pengamanan

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Klungkung Mendapat Kehormatan Jadi Tuan Rumah, Penyerahan Sertifikat HAKI oleh Megawati Soekarnoputri

balitribune.co.id I Semarapura - Kabupaten Klungkung mendapat kehormatan menjadi pusat penyerahan Sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) tingkat Provinsi Bali. Sertifikat tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sekaligus Presiden Kelima Republik Indonesia, Prof. Dr. (H.C.) Hj. Megawati Soekarnoputri, di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya, Rabu (1/4/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Maestro Tari I Made Djimat Toreh Nugraha Kebudayaan Tertinggi

balitribune.co.id I Gianyar - Maestro tari Bali I Made Djimat dinobatkan sebagai penerima penghargaan tertinggi bidang kebudayaan di Kabupaten Gianyar, Parama Satya Budaya, di usianya yang kini 84 tahun. Penghargaan ini menjadi bentuk penghormatan atas dedikasi panjangnya dalam menjaga dan melestarikan seni budaya Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dianggarkan Rp 4,5 Triliun, Badung Kebut Jalan Sepanjang 17,7 Km dari Gatsu Barat-Canggu-Mengwi

balitribune.co.id I Mangupura - Pemkab Badung menyiapkan anggaran jumbo Rp 4,5 triliun untuk pembangunan jalan baru sepanjang 17,7 kilometer yang menghubungkan Gatsu BaratCangguTerminal Mengwi. Proyek ini menjadi salah satu prioritas dalam penguatan infrastruktur daerah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.