Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Hotelier Siapkan Pelayanan Era New Normal Menjadi Tren Menuju Pariwisata Berkualitas

Bali Tribune / Ramia Adnyana

balitribune.co.id | DenpasarPelaku industri pariwisata Bali pascaCovid-19 ini konsisten tampil lebih berkualitas dari sebelumnya. Pasalnya pelaku pariwisata yang bergerak di sektor perhotelan kini telah mempersiapkan diri untuk tampil normal yang baru di era New Normal pasca-Covid-19. 

Tidak dipungkiri, penyebaran pandemi Covid-19 mengguncang industri pariwisata di pulau ini. Para Hotelier atau orang-orang yang berkecimpung di dunia perhotelan kembali bergerak untuk bangkit menyambut era New Normal setelah Presiden Joko Widodo mengajak masyarakat hidup berdampingan dengan Covid-19, namun tetap mengikuti protokol kesehatan. 

Wakil Ketua Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) Made Ramia Adnyana saat dikonfirmasi terkait pariwisata Bali di era New Normal, Senin (18/5) menyampaikan pada Era New Normal ini di perhotelan akan lebih mengedepankan faktor Hygiene and Sanitasation atau kesehatan dan kebersihan sesuai protokol Covid-19. 

"Kita (pelaku perhotelan) lagi mempersiapkan SOP yang baru untuk mengantisipasi era New Normal ini. Yang jelas protokol kesehatan sangat penting untuk disiapkan di industri pariwisata ke depannya. Cleanliness, Hygiene and Sanitation/CHS," jelas Ramia.

Lebih lanjut Ia mengatakan, pihak Kementrian Pariwisata Dan Ekonomi Kreatif juga sedang mempersiapkan Juklak dan Juknis terkait pariwisata era New Normal Ini," ucapnya. 

Menurut dia, wujud Era New Normal di perhotelan adalah, ketika akan check in ke hotel semua tamu akan di thermo scan terlebih dahulu. Kemudian, disarankan mencuci tangan dengan air bersih yang mengalir, ditawarkan hand sanitizer. Tamu harus mengunakan masker ketika check in di hotel, proses check in akan dilayani dengan sangat singkat hanya dengan membubuhkan tanda tangan di registration form. 

Lantas semua kunci dan informasi sudah disiapkan di dalam amplop yang bersih dan hygiene kepada tamu. Reception yang melayani juga memakai masker, faceshield dan memakai slop tangan. Kemudian tamu diantar ke kamar langsung. "Untuk kamar-kamar tertentu proses check in akan dilakukan di kamar untuk menghindari kerumunan yang numpuk di lobby," bebernya.

Sementara itu, kata Ramia, kebersihan dan Room Sanitization akan sangat diperhatikan dengan menggunakan teknik Ozone untuk benar-benar memastikan bahwa linen dan kamar terhindar dari Covid-19. Begitupun fasilitas umum seperti lift, restoran, gym dan area kolam renang akan diberlakukan tingkat kebersihan yang ketat. 

Sedangkan di restoran juga memberlakukan thermo scan, hand sanitizer, masker dan social distancing ketika tamu makan di restoran. Sehingga tamu akan merasa nyaman dan aman. Pelayanan era New Normal ini akan menjadi tren pelayanan menuju quality tourism atau pariwisata yang berkualitas karena kuantitas tidak akan bisa lagi di paksakan. 

"Tentu quality akan menjadi prioritas utama pelayanan dan tentunya harga akan semakin mahal. Semua protokol-Covid 19 harus siap dijalankan oleh semua stakeholder pariwisata di Bali. Mulai dari bandara, transportasi, hotel, daya tarik wisata, pusat oleh-oleh dan restoran.  "Selamat datang di era New Normal pariwisata Bali," cetusnya.

wartawan
Ayu Eka Agustini

Gedong Simpen Tapakan Pura Dalem Buahan Nyaris Dibobol Maling

balitribune.co.id I Tabanan - Pintu Gedong Simpen Tapakan di Pura Dalem Buahan, Banjar Buahan Selatan, Desa Buahan, Tabanan, ditemukan dalam kondisi rusak dicongkel oleh orang tak dikenal pada Rabu (15/4/2026) dini hari. Meski tidak ada barang berharga yang hilang, aksi percobaan pencurian tersebut sempat dipergoki warga sebelum pelakunya melarikan diri menggunakan sepeda motor.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pansus III DPRD Karangasem Melakukan Sidak ke Sejumlah Usaha Wisata dan Toko Modern Berjejaring di Desa Bunutan

balitribune.co.id I Amlapura - Pansus III DPRD Karangasem melaksanakan kegiatan Sidak (Inspeksi Mendadak) ke Objek Wisata Amed dan Bunutan, Kecamatan Abang, Karangasem, pada Selasa (14/4/2026). Sidak yang dipimpin Ketua Pansus I Wayan Sumatra, bersama seluruh anggota Pansus ini bergerak melakukan pengecekkan dan pendataan objek usaha di wilayah tersebut baik yang sudah menagntongi izin maupun yang belum.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Menghilang 11 Hari, Mayat I Wayan Saja Ditemukan Membusuk di Jurang

balitribune.co.id I Gianyar - Keberadaan I Wayan Saja (56) warga Bentuyung, Ubud, Gianyar, akhirnya ditemukan pada hari kesebelas pasca dilaporkan hilang. Namun sayang, saat ditemukan di jurang sungai beji, korban sudah menjadi mayat dalam kondisi membusuk, Selasa (14/4/2026) petang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.