Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

ISPA Tembus 800 Kasus di Buleleng, Sekolah Mulai Terapkan Masker

Gunakan masker
Bali Tribune / GUNAKAN MASKER - Salah satu sekolah yang menerapkan imbauan agar siswa menggunakan masker dilingkungan sekolah setelah merebaknya penyakit ISPA.

balitribune.co.id | Singaraja - Penyebaran Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) menjadi perhatian di Kabupaten Buleleng. Sejumlah sekolah mulai menerapkan kebijakan penggunaan masker bagi siswa saat berada di lingkungan sekolah. Di tengah kondisi tersebut, Dinas Kesehatan Buleleng juga mewaspadai peningkatan sejumlah penyakit lain, termasuk diare akut dan suspek demam tifoid.

Berdasarkan laporan Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons (SKDR) Minggu Epidemiologi (ME) ke-36, periode 6–12 September 2026, tercatat 800 kasus ISPA di Buleleng. Angka tersebut menempatkan ISPA sebagai penyakit dengan jumlah kasus terbanyak berdasarkan laporan fasilitas pelayanan kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng, dr. Sucipto, mengatakan pemantauan SKDR digunakan untuk membaca perkembangan penyakit sekaligus menentukan langkah kewaspadaan dan penanganan.

“Selain ISPA, penyakit lain yang masuk lima besar kasus terbanyak yakni gigitan hewan penular rabies (GHPR) sebanyak 183 kasus, diare akut 165 kasus, pneumonia 71 kasus, serta ILI atau penyakit serupa influenza sebanyak 38 kasus,” jelas Sucipto, Senin (21/9/2026).

Meski ISPA mencatat jumlah kasus tertinggi, perhatian Dinkes Buleleng tidak hanya tertuju pada penyakit pernapasan. Pemantauan tren selama empat minggu terakhir menunjukkan adanya sejumlah penyakit yang mengalami peningkatan.

Diare akut, suspek demam tifoid, sindrom jaundice akut, suspek Hand, Foot, and Mouth Disease (HFMD), serta diare berdarah atau disentri menjadi kelompok penyakit yang perlu mendapat perhatian lebih.

Dari hasil analisis SKDR, diare akut dan suspek demam tifoid masuk kategori risiko tinggi. Sementara itu, ISPA, pneumonia, dan sindrom jaundice akut berada dalam kategori risiko sedang.

Adapun GHPR, Influenza-Like Illness (ILI), suspek dengue, diare berdarah atau disentri, serta suspek HFMD masuk kelompok risiko rendah berdasarkan analisis periode tersebut.

Sucipto menjelaskan bahwa tren ISPA dan pneumonia masih berada dalam kategori stabil. Sebaliknya, sejumlah penyakit lain menunjukkan penurunan.

“ISPA dan pneumonia berada dalam kategori tren stabil. Adapun Gigitan Hewan Penular Rabies (GHPR), Influenza-Like Illness (ILI) dan suspek dengue tercatat mengalami penurunan dalam periode pemantauan,” imbuhnya.

Selain memantau perkembangan kasus, Dinas Kesehatan Buleleng mencatat kinerja pelaporan SKDR berjalan maksimal. Sebanyak 30 dari 30 unit pelapor telah menyampaikan laporan dengan tingkat ketepatan waktu dan kelengkapan mencapai 100 persen.

Pada laporan alert IBS, tercatat 54 alert. Seluruhnya telah diverifikasi dalam waktu kurang dari 24 jam, tanpa adanya alert yang terlambat maupun belum diverifikasi.

“Untuk laporan alert Irritable Bowel Syndrome (IBS), tercatat 54 alert dan seluruhnya telah diverifikasi dalam waktu kurang dari 24 jam. Tidak terdapat alert yang terlambat diverifikasi maupun yang belum diverifikasi,” ucapnya.

Sementara itu, pencatatan Event-Based Surveillance (EBS) mencatat 39 kejadian. Seluruh kejadian telah terverifikasi, dengan 35 kejadian atau 89,7 persen mendapatkan koordinasi lintas sektor. Kejadian yang terverifikasi terdiri dari 35 kasus GHPR, dua suspek campak, dan dua kasus dengue. Dinkes menyebut tidak terdapat kematian yang dilaporkan dari kasus-kasus tersebut.

Selain itu faktor cuaca juga menjadi bagian dari pemantauan Dinkes Buleleng. Pada September 2026, curah hujan tercatat hanya 0,10 milimeter, lebih rendah dibandingkan Agustus 2026 yang mencapai 32,43 milimeter.

Suhu rata-rata berada pada angka 24,9 derajat Celsius, dengan kelembapan 82,15 persen. Dalam sepekan pemantauan, tercatat tujuh hari tanpa hujan.

Kondisi iklim tersebut menjadi salah satu faktor yang diperhatikan dalam penguatan surveilans dan kewaspadaan terhadap potensi perubahan pola penyakit.

Dinkes Buleleng mendorong pemantauan aktif serta pelaporan cepat, khususnya terhadap penyakit yang masuk kategori risiko tinggi. Pengendalian rabies juga terus diperkuat melalui vaksinasi dan respons cepat terhadap kasus gigitan.

“Kami tekankan pentingnya surveilans aktif, pelaporan cepat, peningkatan kewaspadaan terhadap diare akut dan demam tifoid, serta penguatan pengendalian rabies melalui vaksinasi dan respons cepat terhadap kasus gigitan,” tandasnya. 

wartawan
CHA
Category

Lomba Kreasi Pangan Lokal Buleleng Jadi Ajang Inovasi dan Penguatan Ekonomi

balitribune.co.id I Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng mendorong pemanfaatan pangan lokal melalui Lomba Kreasi Pangan Lokal 2026 yang digelar di lapangan parkir timur Kantor Bupati Buleleng, Kamis (20/8/2026). Kegiatan dalam rangkaian Buleleng Festival (Bulfest) ini diikuti 18 peserta dari pelaku usaha kuliner serta pelajar SMA/SMK jurusan tata boga.

Baca Selengkapnya icon click

Mesin Pirolisis Molor Beroperasi karena Teknisi Asing Belum Datang

balitribune.co.id I Semarapura  - Mesin olah sampah berteknologi pirolisis di TOSS (Tempat Olah Sampah Setempat) Centre di Dusun Karangdadi, Desa Kusamba tidak kunjung beroperasi. 

Hal ini lantaran harus menunggu teknisi ahli dari luar negeri, sebelum nantinya mesin tersebut diuji coba dan dioperasikan. Sementara sampah residu yang tidak bisa diolah, saat ini kian menumpuk di TOSS Centre.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Anggaran Daerah Cekak, Pemkab Bangli Tunggu Regulasi Pusat Pengangkatan PPPK Jadi PNS

balitribune.co.id I Bangli - Wacana pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) serta peralihan PPPK paruh waktu menjadi Penuh Waktu membuat sumringah  para tenaga pendidik di Kabupaten Bangli.  

Baca Selengkapnya icon click

Polres Gianyar Bekali 77 Pelajar Pemahaman AI

balitribune.co.id I Gianyar - Sebanyak 77 siswa SMA, SMK, dan MA di Kabupaten Gianyar mengikuti Training of Trainer (TOT) pemahaman kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) yang digelar Polres Gianyar, Kamis (20/8/2026). 

Kegiatan yang berlangsung di SMA Negeri 1 Blahbatuh tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian meningkatkan literasi digital pelajar di tengah pesatnya perkembangan teknologi AI.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

PAMTS Atur Distribusi Air, Dampak Proyek Infrastruktur PUPR di Gianyar

balitribune.co.id I Gianyar - Perumda Air Minum Tirta Sanjiwani (PAMTS) Gianyar melakukan penyesuaian pola distribusi air bersih menyusul pelaksanaan peningkatan infrastruktur oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) di sejumlah wilayah Kabupaten Gianyar. Penyesuaian tersebut berdampak pada gangguan pelayanan sementara, khususnya di wilayah pelayanan Kecamatan Sukawati. 

Baca Selengkapnya icon click

KPU Badung Soroti Potensi Pencatutan Nama Warga dalam Keanggotaan Parpol

balitribune.co.id I Mangupura - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Badung menyoroti masih adanya persoalan validitas data keanggotaan partai politik (Parpol). Sejumlah warga bahkan mengaku namanya tercantum sebagai anggota Parpol, padahal tidak pernah merasa mendaftar atau memberikan persetujuan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.