Januari-Oktober 2019 Kunjungan Wisman Melalui Bali Airport Naik 1,2% | Bali Tribune
Bali Tribune, Jumat 25 September 2020
Diposting : 25 November 2019 20:14
Ayu Eka Agustini - Bali Tribune
Bali Tribune/Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai

balitribune.co.id | Kuta - Periode tahun ini kedatangan wisatawan mancanegara (wisman) ke Pulau Dewata melalui Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai tercatat meningkat dibandingkan tahun 2018 lalu. Angka kedatangan penumpang rute internasional periode Januari-Oktober 2019 sebesar 5,73 juta penumpang. Sedangkan kedatangan periode yang sama tahun 2018 tercatat 5,12 juta penumpang atau terjadi pertumbuhan sebesar 12%. 

General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Herry A.Y. Sikado di bandar udara setempat, Kuta, Badung, Senin (25/11) mengungkapkan, hal serupa juga terjadi pada keberangkatan penumpang rute internasional yakni terdapat pertumbuhan sebesar 7% untuk periode tahun ini.

Secara keseluruhan, total penumpang baik yang datang dan keluar Bali (rute internasional dan domestik) melalui bandar udara ini pada periode 2019 mencapai 19,9 juta penumpang dan diangkut oleh 135.662 pesawat udara. Sedangkan penumpang yang terlayani di periode yang sama di tahun 2018 lalu, yaitu sebanyak 19,85 juta penumpang atau terdapat pertumbuhan penumpang sebesar 1%. 

"Namun, penumpang rute internasional masih mengungguli bahkan mengalami pertumbuhan cukup banyak dibanding periode yang sama di tahun lalu," ujarnya.  

Di tahun ini, perbandingannya adalah 11,6 juta penumpang rute internasional dan 8,3 juta penumpang domestik. Sementara di periode yang sama tahun 2018 lalu, jumlah penumpang internasional adalah 10,5 juta, sedangkan domestik 9,3 juta. 

Secara kumulatif, tingkat pertumbuhan penumpang rute internasional selama sepuluh bulan di tahun 2019 ini mencapai 9,4% jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun lalu. Angka ini merupakan angka yang cukup fantastis, membuktikan Bali masih menjadi tujuan rute penerbangan internasional favorit. Sementara untuk rute domestik, hingga bulan Oktober ini pertumbuhan penumpang masih minus, yaitu sebesar 10%.

Dengan jumlah penumpang yang terlayani hingga akhir bulan Oktober tersebut, bandar udara tersibuk kedua di Indonesia ini melayani penumpang sebanyak kurang lebih 65.779 jiwa per harinya. Jumlah penumpang sebanyak ini diangkut oleh rata-rata 421 pesawat udara setiap harinya.

Disampaikan Herry, untuk rute domestik terjadi penurunan kedatangan sebesar 12% dibanding dengan periode yang sama di tahun lalu. Kedatangan penumpang domestik periode tahun ini mencapai 4,03 juta penumpang sedangkan pada 2018 lalu 4,56 juta pergerakan. "Untuk keberangkatan domestik terjadi penurunan 13% pada periode tahun ini yaitu menjadi 4,07 juta penumpang. Pada catatan keberangkatan periode tahun lalu sebesar 4,66 juta penumpang" beber Herry. 

Lebih lanjut pihaknya menyebutkan, untuk kunjungan wisatawan mancanegara, tercatat sebanyak 5,26 juta wisman memasuki Pulau Dewata melalui jalur udara. Pada periode pencatatan Januari hingga Oktober 2019 ini, pertumbuhan jumlah kedatangan wisman terpantau 1,2% atau tumbuh 54.095 jiwa jika dibandingkan dengan jumlah wisman pada periode tahun 2018.

Kata dia, Tiongkok masih menduduki peringkat pertama negara penyumbang wisatawan mancanegara terbanyak, yaitu dengan jumlah 1,03 juta kunjungan selama sepuluh bulan. Selanjutnya disusul Australia, dengan jumlah kunjungan sebanyak 1,02 juta orang. Kemudian India sebanyak 303.083 kunjungan.

“Ketiga negara tersebut masih menjadi tulang punggung negara penyumbang wisatawan mancanegara terbanyak di Bali, yaitu totalnya kira-kira hampir 2,3 juta wisatawan, atau menyentuh 63% dari total keseluruhan jumlah wisatawan mancanegara yang kami layani,” ujar Herry.

Menurut dia, bertambahnya beberapa rute internasional baru di tahun ini menjadi faktor penting dalam pertumbuhan wisatawan mancanegara menuju Bali.