Diposting : 7 April 2020 20:03
Bernard MB. - Bali Tribune
Bali Tribune / Proses evakuasi korban Putu Wira Subagia (43)yang terjatuh ke jurang kedalaman 10 meter di Desa Jimbaran, Kuta Selatan, Selasa (7/4)
balitribune.co.id | Jimbaran - Naas menimpa Putu Wira Subagia (43). Warga Jalan Imam Bonjol Gang Air Ancur, Denpasar ini terjatuh ke jurang kedalaman 10 meter di Desa Jimbaran, Kuta Selatan, Selasa (7/4) pukul 12.45 Wita. Akibat kejadian itu, kondisinya kritis dan saat ini mendapat perawatan intensif di RS Wangaya Denpasar.
 
Kepala Kantor Basarnas Bali, Gede Darmada mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan dari warga masyarakat yang mengetahui pertama kali kejadian itu. Warga sempat mendengar orang teriak minta tolong saat hendak terjatuh ke jurang. Berdasarakan laporan tersebut, lima personil dari Basarnas Bali diberangkatkan menuju lokasi kejadian.
 
Saat petugas turun di dasar jurang, korban masih dalam keadaan sadar namun diduga alami cidera serius yang membuat kondisinya kritis. "Korban hanya duduk dan tidak bisa berdiri. Dengan hati-hati korban dipindahkan ke tandu spinal dan dievakuasi menuju ambulance," tuturnya. 
 
Proses evakuasi sempat memakan waktu karena tempat kejadian diketahui terjal dan bebatuan. Korban mengalami patah tulang. Penanganan untuk korban yang mengalami patah tulang atau cedera tulang belakang memerlukan teknik pemindahan khusus dengan menggunakan tandu spinal, agar tidak memperparah bangian yang cedera. "Ia masih bisa diajak berkomunikasi dan sempat berucap bahwa motor miliknya masih terparkir di Pura Tegeh Sari. Sementara posisi kejadiannya sekitar 50 meter dari tempat tersebut," ungkapnya.
 
Belum dapat dipastikan korban jatuh dari ketinggian berapa karena tidak ada saksi mata yang melihat. Namun keterangan dari korban sendiri ia jatuh dalam posisi duduk. Korban diduga terpelesat saat mencari bunga bonsai di tebing. "Dia mengaku bahwa di TKP dia mencari tanaman bonsai. Ia suka menanam bunga Bonsai. Tiba-tiba terpeleset dan terjatuh ke dalam jurang," jelas Darmada.
 
Kapolsek Kuta Selatan AKP Yusak Sooai yang dikonfirmasi mengatakan korban diduga kuat terjatuh dari tebing itu. "Diduga korban jatuh dari tebing. Di TKP (tebing - red) nihil ditemukan darah," katanya.