Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Jelang Lebaran, Perbaikan Jalur Arus Mudik Dikebut

lebaran
DIKEBUT - Perbaikan jalan nasional Denpasar-Gilimanuk yang menjadi jalur arus mudik lebaran ditargetkan sudah rampung sebulan sebelum Lebaran.

BALI TRIBUNE - Menjelang massa angkutang lebaran tahun 2018 ini, perbaikan terhadap kerusakan di sepanjang ruas jalan nasional Denpasar-Gilimanuk yang selama ini dikeluhkan pengguna jalan, kini dikebut. Tak terkecuali juga kerusakan pada ruas jalan lintas pulau yang melalui wilayah Kabupaten Jembrana yang panjanganya mencapai 70 km.

Pekerjaan perbaikan jalur arus mudik ini ditargetkan sudah bisa diselesaikan sebulan sebelum perayaan Idul Fitri 1939 Hijriah. Pantauan, Jumat (4/5) pagi, tampak tengah dilaksanakan pekerjaan perbaikan ruas jalan menuju Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk di Kecamatan Melaya. Sejumlah pekerja dan alat berat dioperasikan untuk memperbaiki sejumlah titik jalan yang bergelombang dan berlubang dengan menggunakan aspal hot mix.

Lapisan aspal jalan yang telah rusak tidak lagi ditambal sulam seperti perbaikan sebelum-sebelumnya yang dilakukan secara darurat, namun pada perbaikan kali ini lapisan aspal yang rusak sepenuhnya dikeruk dan digantikan dengan lapisan aspal baru. Begitupula kendaraan Lab milik Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) VIII tampak juga sudah beroprasi di wilayah Kabupaten Jembrana.

Berdasarkan data yang diperoleh, Dari sepanjang 70 kilometer jalan nasional yang nantinya difungsikan sebagai jalur mudik yakni dari perbatasan antara Kabupaten Tabanan dan Kabupaten Jembrana di Pantai Yehleh, Desa Pengeragoan, Pekutatan hingga di pintu masuk dan pintu keluar Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk, terdapat lebih dari 5 kilometer ruas jalan yang kondisinya kini telah rusak parah. Titik kerusakan jalan nasional tersebar dibeberapa titik yang melalui sejumlah desa di 5 Kecamatan. Kerusakan jalan nasional itu mulai dari kodisi jalan berlubang cukup dalam hingga jalan yang bergelombang.

Pada ruas jalan nasional yang melalui sepanjang wilayah Kecamatan Melaya ini saja terdapat kerusakan pada jalur arus mudik menuju Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk hingga sepanjang 1,6 kilometer baik pada lajur utara maupun lajur selatan. Pelaksana proyek perbaikan jalur mudik diwilayah Kecamatan Melaya, Dewa sumadi dikonfrimasi Jumat kemarin menyatakan pihaknya ditarget untuk menyelasaikan proyek perbaikan jalur mudik ini hingga 30 hari sebelum Lebaran. “Kalau ruas perbaikannya jalan yang rusak di Melaya ini total panjanganya mencapai 1.600 meter. Target  waktu pengerjaannya hingga 30 hari sebelum lebaran sudah finish,” jelasnya.

Target waktu pengerjaan yang dikebut yakni hingga Selasa (15/5) mendatang itu menurutnya agar tidak mengganggu warga maupun pengguna jalan menjelang arus mudik. Dengan dilaksanakannya perbaikan jalur arus mudik lebarab menuju Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk ini, pihaknya berharap warga yang akan melaksanakan mudik lebaran ke kampung halamannya seperti kedaerah di Pulau Jawa bisa aman serta angka kecelakaan akibat jalan yang rusak bisa ditekan.

wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

PT Pegadaian Dukung Mandalika Kartini Race 2026

balitribune.co.id | Lombok - Ajang balap khusus perempuan, Mandalika Kartini Race 2026 resmi digelar pada 1–3 Mei 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Kegiatan ini menjadi simbol kuat semangat emansipasi perempuan yang terinspirasi dari perjuangan Raden Ajeng Kartini, sekaligus menegaskan kiprah perempuan dalam dunia otomotif yang selama ini identik dengan dominasi laki-laki.

Baca Selengkapnya icon click

Bos Grand Bumi Mas Tersangka, Gelar Perkara di Bareskrim Menuai Kontroversi

balitribune.co.id | Denpasar - Kasus dugaan penyerobotan tanah oleh bos Grand Bumi Mas berinisial YC tiba-tiba ditangani Pengawas Penyidikan (Wassidik) Bareskrim Polri pascaditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Polda Bali dan permohonan praperadilan ditolak Pengadilan Negeri (PN) Denpasar pada 22 Desember 2025.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Buka Bimtek Ecoprint di Desa Abang, Ny. Mas Parwata Dorong IKM Tenun Cacag Karangasem "Naik Kelas"

balitribune.co.id | Amlapura - Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Karangasem, Ny. Mas Parwata, terus bergerak cepat memacu kreativitas perajin di Bumi Lahar. Pada Senin (4/5/2026), Ny. Mas Parwata secara resmi membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Eco Print bagi Sentra IKM Tenun Cacag Mekar Sari, yang bertempat di Aula Kantor Perbekel Desa Abang.

Baca Selengkapnya icon click

Terlibat Prostitusi Online di Bali, Tiga WNA Diciduk Imigrasi

balitribune.co.id I Denpasar - Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar melalui Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian (Inteldakim) meringkus tiga warga negara asing (WNA) yang diduga terlibat praktik prostitusi online. Ketiganya diamankan dalam operasi pengawasan di dua lokasi berbeda, yakni wilayah Mengwi dan Renon, pada Senin (4/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

TPA Mandung Hanya Terima Residu, Ruas Jalan Tabanan Dikepung Sampah

balitribune.co.id I Tabanan - Sejumlah ruas jalan protokol di Kota Tabanan dan Kecamatan Kediri dikepung tumpukan sampah, Senin (4/5/2026). Kondisi ini merupakan dampak dari kebijakan ketat TPA Mandung yang kini hanya menerima sampah residu serta kewajiban pemilahan sampah dari sumbernya.

Baca Selengkapnya icon click

BTID Mangkir, RDP Mangrove dan Tukar Guling Lahan Tertunda

balitribune.co.id I Denpasar - Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar Panitia Khusus Tata Ruang, Aset Daerah, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali, Senin (4/5/2026), terpaksa ditunda. 

Penyebabnya, pihak PT Bali Turtle Island Development (BTID) tidak memenuhi undangan rapat yang sedianya membahas polemik tukar guling lahan mangrove serta dugaan pembabatan mangrove di kawasan proyek mereka.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.