Jelang Nyepi, Umat Diminta Jaga Toleransi | Bali Tribune
Diposting : 20 March 2023 20:20
PAM - Bali Tribune
Bali Tribune / MELASTI - Umat Hindu di Jembrana ikuti pemelastian yang digelar secara serentak di sejumlah pantai.

balitribune.co.id | Negara - Umat Hindu melaksanakan upacara pemelastian Minggu (19/3/2023). Pemelastian yang dilaksanakan di sejumlah titik di Kabupaten Jembrana berlangsung lancar. Menjelang pelaksanaan catur bratha penyepian Rabu (22/3) pagi hingga Kamis (23/3), umat beragama di Jembrana diminta menjaga toleransi.

Rangkaian hari suci Nyepi Tahun Caka 1945 diawali dengan upacara melasti di sejumlah segara (pantai) di Kabupaten Jembrana, Minggu kemarin. Umat Hindu sejak pagi sudah bersiap menuju pantai yang menjadi lokasi pemelastian. Pelaksanaan pemelastian yang diikuti oleh umat Hindu dipusatkan sejumlah lokasi. Tidak sedikit desa adat di Jembrana yang melaksanakan pemelastian bersama di satu pantai.

Pelaksanaan pemelastian di Jembrana dipastikan berlangsung lancar. Bupati Jembrana I Nengah Tamba mengaku bersama Wakil Bupati Ipat telah melakukan pemantauan pelaksanaan pemelastian di sejumlah lokasi. Pemantauan tersebut dimulai dari Kecamatan Pekutatan di Segara Desa Pulukan Pulukan Pekutatan. Di Kecamatan Negara, di Pura Segara Pengambengan. Sedangkan untuk di Kecamatan Melaya pemantauan dilakukan di Pura Segara Candikusuma.

Selain melaksanakan pemantauan, Bupati Tamba dan Wabup Ipat bersama rombongan juga turut mengikuti persembahyangan pemelastian bersama. Pelaksanaan melasti yang dilaksanakan secara serentak menurutnya menjadi perhatian khusus. Mengingat pelaksanaan pemelastian tahun ini tidak dibatasi seperti pada saat penyepian tahun sebelumnya.

Ia mengajak umat se-dharma di saat hari suci Nyepi agar benar-benar menjalankan catur brata penyepian dengan tertib hingga rangkaian dari pelaksanaan penyepian yang dimulai Rabu pagi berakhir Kamis pagi bisa aman. Pihaknya juga meminta seluruh umat beragam dapat menjaga toleransi saat hari Nyepi nanti, sehingga prosesi Nyepi dapat berjalan aman lancar dan penuh kedamaian.

“Kami harapkan umat se-dharma bisa memberikan contoh yang baik kepada umat yang lain. Khususnya seluruh umat di Kabupaten Jembrana agar saling menjaga toleransi, senantiasa hidup rukun damai dan bahagia, sehingga selama dalam perayaan Nyepi nanti bisa berjalan dengan khidmad serta tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” tandas Tamba.