Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Jelang Tahun Politik Diharapkan Berimbas Positif Bagi Hotel dan Restoran di Bali

Bali Tribune / BERSANTAI - Sejumlah turis mancanegara tampak bersantai menikmati liburan di salah satu restoran milik hotel di Sanur, Denpasar

balitribune.co.id | DenpasarPelaku pariwisata memprediksi akan terjadi peningkatan kedatangan wisatawan domestik saat tahun politik 2024 mendatang. Pasalnya, calon kandidat saat melakukan kampanye di Bali tentu akan membawa para pendukungnya yang membantu mengisi tingkat hunian hotel di Bali. 

Hal ini diperkirakan akan mulai terjadi tahun 2023 yang menjembatani tahun 2024 (tahun politik). Jelang tahun politik akan banyak ada kegiatan politik yang diharapkan berimbas positif bagi sektor pariwisata, khususnya usaha hotel dan restoran di Bali.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Denpasar, Ida Bagus Gede Sidharta Putra menyatakan, tahun politik yang merupakan tahun akan digelarnya pemilihan umum (Pemilu) 2024 dinilai akan memberikan berkah bagi pelaku industri pariwisata Bali. Mengingat, jelang pesta demokrasi Pemilu akan ada banyak acara politik yang berlangsung di hotel dan restoran. "Akan ada banyak acara yang digelar di hotel dan restoran," katanya.

Kegiatan tersebut mulai dari rapat koordinasi penyelenggara Pemilu baik KPU dan Bawaslu hingga kegiatan partai politik untuk mengusung calon anggota legislatif dan calon kepala daerah. Ketegangan politik yang mungkin bisa terjadi pada hajatan politik tersebut diharapkan tidak akan memberikan perubahan maupun pengaruh negatif bagi perkembangan industri pariwisata, khususnya usaha hotel dan restoran di Pulau Dewata.

Ia pun mengatakan, menjelang Pemilu 2024 kunjungan wisatawan domestik diprediksi akan lebih menggeliat. Sebelumnya, Pengamat Pariwisata Prof. I Putu Anom menyatakan kunjungan wisatawan mancanengara diprediksi sedikit menurun karena biasanya turis asing akan menunda kunjungan wisata ke negara yang sedang melakukan hajatan politik. Hal tersebut dilakukan untuk menghindari kemungkinan terjadinya konflik. Sehingga pelaku pariwisata Bali disarankan jeli menggarap pasar domestik di tahun politik.

wartawan
YUE

RSUD Tabanan Beri Penjelasan Terkait Rujukan Pasien Patah Tulang ke RSUP Ngoerah

balitribune.co.id | Tabanan - Manajemen RSUD Tabanan memberikan klarifikasi terkait penanganan seorang pasien perempuan berinisial Ni Made N, (62) yang dirujuk ke rumah sakit lain setelah sempat mendapatkan penanganan awal di Instalasi Gawat Darurat (IGD).

Baca Selengkapnya icon click

Negara Hadir untuk Rakyat, Kasdam IX/Udayana Pimpin Groundbreaking 24 Titik Jembatan Garuda

balitribune.co.id | Singaraja - Komitmen TNI Angkatan Darat dalam mempercepat pembangunan infrastruktur di wilayah pelosok kembali dibuktikan. Kasdam IX/Udayana, Brigjen TNI Taufiq Hanafi, memimpin acara peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan Jembatan Garuda yang dipusatkan di Desa Lokapaksa, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng, Senin (30/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Telkomsel Bangun COMBAT di Desa Sadi, Perkuat Sinyal Perbatasan RI–Timor Leste

balitribune.co.id | NTT - Komitmen Telkomsel dalam memperluas akses konektivitas digital hingga wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal kembali diwujudkan melalui hadirnya Compact Mobile BTS (COMBAT) di Desa Sadi, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada pertengahan Maret 2026.

Baca Selengkapnya icon click

OJK Respons Putusan KPPU: Industri Pinjaman Daring Harus Sehat, Transparan, Berintegritas

balitribune.co.id | Jakarta - Melalui siaran pers yang disampaikan pada Jumat (27/3), OJK menegaskan pihaknya mencermati putusan Ketua Majelis KPPU dalam Perkara Nomor 05/KPPU-I/2025 berkaitan dengan dugaan pelanggaran Pasal 5 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tahun 2026, Tabanan Target Investasi Rp1,2 Triliun

balitribune.co.id I Tabanan - Pemerintah Kabupaten Tabanan memasang target nilai investasi sebesar Rp1,2 triliun pada 2026 dengan mengandalkan sektor penunjang pariwisata dan UMKM sebagai motor penggerak utama.

Target ambisius ini dibarengi dengan kebijakan penataan zonasi ketat guna memastikan pembangunan tetap selaras dengan kelestarian lingkungan, khususnya di wilayah hulu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.