Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Jembrana Siap Siaga Virus Corona

Bali Tribune/ SIAP SIAGA - Fasilitas layanan kesehatan di Jembrana siap siaga menantisiapasi penularan virus Corona termasuk RSU Negara.
balitribune.co.id | Negara - Sebagai salah satu wilayah pintu masuk dan jalur perlintasan serta menjadi objek wisata, kini instansi terkait di Jembrana juga mengantisipasi penularan Virus 2019 Novel Corona. Kendati kunjungan wisatawan asal Cina di Jembrana minim, namun pasca merebaknya penularan virus mematikan tersebut, Jembrana juga siap siaga.
 
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Parbud) Kabupaten Jembrana, I Nengah Alit dikonfirmasi, Minggu (26/1), mengatakan Jembrana memang memiliki sejumlah objek daya tarik wisata baik itu alam maupun budaya serta hunian baik itu hotel, viila maupun homestay. Namun pihaknya mengakui selama ini kunjungan wisatawan ke Jembrana didominasi wisatawan domestik maupun wisatawan asing dari Australia, Eropa dan Amerika. Sedangkan wistawan asal Cina yang datang ke Jembrana diakuinya sangat minim. “Kalau wisatawan yang datang ke Jembrana selama ini handalan kami domestic dan dari beberapa Negara di luar Asia. Kalau wisatawan dari Cina memang sangat jarang sekali datang ke Jembrana,” ungkapnya. 
 
Kedati demikian, pihaknya juga mengaku mengantisipasi penyebaran virus Coroana yang memang menjadi kewaspadaan masyarakat internasional. Pihaknya telah berkordinasi dengan leading sector terkait termasuk juga para pelaku wisata di Jembrana untuk mewaspadai penyeberan virus Corona. Pihaknya telah menyebarkan imbauan kepada pelaku pariwisata untuk melakukan langkah deteksi dini. “Kami selalu kordinasi ke Pemprov Bali dan untuk pelaku wisata, baik itu di hotel, penginapan, villa maupun homestay juga sudah ada himbauan antisipasi. Walupun tamunya tidak dari Cina tapi kan harus diantisipasi sedini mungkin. Kalau memang ada tamu yang sakit sudah diminta agar segara di pereksakan ke fasilitas kesehatan terdekat. Tapi sampai saat ini belum ada laporan mengarah kesana (corona),” tandasnya.
 
Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Jembrana dr. I Gusti Agung Putu Ary Santha dikonfirmasi terpisah Minggu kemarin mengatakan hingga kini belum ada informasin secara resmi mengenai penularan virus 2019 Novel Corona tersebut. “Sampai sekarang baru dugaan, apakah dari binatang maupun dari manusia ke manusia, termasuk dari WHO,” ujarnya. 
 
Namun pihaknya mengakui Jembrana kini juga tengah siap siaga. “Sesuai imbauan dari Provinsi, kami juga di Jembrana siap siaga. Kami juga tetap kordinasi dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan terkait dengan mobilitas orang asing. Tapi sampai saat ini sudah diantisipasi di Bandara Ngurah Rai Denpasar,” ungkapnya. Kendati pasca mencuat akhir Desember 2019 lalu telah diberlakukan isolasi di Wuhan, Cina namun tetap diantisipasi. “Ini kan terkait lalulintas antar Negara, kita juga tidak tahu apakah sebelumnya pernah ke Cina atau mungkin kontak langsung,” jelasnya.
 
Kini seluruh fasilitas pelayanan kesehatan di Jembrana juga telah di siap siagakan untuk antisipasi. Terlebih di Jembrana belum ada rumah sakit rujukan untuk pasien susfect Corona. “Kami minta masyarakat terutama yang sempat kontak dengan wisatawan asing maupun orang yang berpergian ke Cina atau yang memiliki gejala susfect, agar segera pereksa ke Puskesmas terdekat dan melaporkan riwat kontaknya. Sementara untuk rumah sakit rujukannya hanya di RSU Tabanan dan RSUP Sanglah,” tandasnya. 
wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Presiden Prabowo Pilih Sapi Bali Asal Baturiti untuk Hewan Kurban Idul Adha 2026

balitribune.co.id I Tabanan -  I Wayan Doni Ardita (36), peternak asal Banjar Anyar, Desa Perean Kangin, Kecamatan Baturiti, tengah diliputi rasa bangga. Sapi Bali hasil peliharaannya kembali terpilih dan dibeli oleh Presiden Prabowo Subianto untuk dijadikan hewan kurban pada hari raya Idul Adha 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Fenomena Satwa Laut Terdampar di Jembrana, Setelah Paus Kini Lumba-Lumba

balitribune.co.id | Negara - Hingga kini satwa laut yang terdampar mati semakin banyak ditemukan di pesisir Bali barat. Teranyar seekor lumba-lumba ditemukan terdampar di Pantai Yehsumbul, Mendoyo pada Minggu (17/5/2026). Bangkai satwa laut yang mati akhirnya dikuburkan di pantai di sekitar lokasi penemuan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dilaporkan Hilang Usai Pergi ke Ladang, Kakek Yuda Ditemukan di Jurang

balitribune.co.id I Gianyar - Sempat menghilang semalaman, I Made Yuda (73) alias Kakek Yuda akhirnya  ditemukan selamat. Lansia asal Banjar Tangkas, Desa Kenderan, Tegallalang, ini ditemukan terperosok di dasar jurang di aliran Sungai Tukad Petanu,  dan langsung dievakuasi, Sabtu (16/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Beresiko Tinggi, 50 Pemandu Arung Jeram Bali Ikuti Sertifikasi Kompetensi

balitribune.co.id I Gianyar - Sebanyak 50 pemandu arung jeram (rafting guide) mengikuti Sertifikasi Kompetensi Kerja Bidang Kepariwisataan  2026 Sabtu-Minggu (16-17/5/2026) di Jalur Sungai Ayung, Ubud. Kualitas pemandu wisata berisiko tinggi  ini diharapkan memiliki ketrampilan dengan standar keselamatan yang ketat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

38 Koperasi Merah Putih di Bali Siap Beroperasi, Ditargetkan Capai 120 Unit pada Juli 2026

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Provinsi Bali mencatat sebanyak 38 Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) telah siap beroperasi di berbagai wilayah Bali. Jumlah tersebut ditargetkan meningkat menjadi 120 koperasi hingga akhir Juli 2026. 

Hal itu disampaikan Wayan Koster saat menghadiri Peresmian Operasionalisasi 1.061 KDKMP secara virtual dari KDKMP Desa Sembung, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Sabtu (16/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click

DPRD Bali Soroti Dugaan Jual Beli Izin Sapi, Kresna Budi Minta Sistem Kuota Dihapus

balitribune.co.id I Singaraja - Wakil Ketua DPRD Provinsi Bali, IGK Kresna Budi, mendesak Pemerintah Provinsi Bali segera mengevaluasi bahkan membekukan sistem kuota pengiriman sapi Bali menyusul adanya dugaan praktik jual beli izin pengiriman sapi oleh oknum tertentu.

Menurut Kresna Budi, praktik tersebut sangat merugikan peternak dan pengusaha kecil karena biaya tambahan yang muncul membuat mereka sulit bersaing dengan pemodal besar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.