Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Juara Starting LINE di Jakarta, Mahasiswa STIKOM Bali Terbang ke Jepang

konten
Gusti Made Surya Dwipayana (paling kiri) bersama lima pemenang lainnya.

BALI TRIBUNE - Seorang mahasiswa STIKOM Bali  angkatan 2015 Gusti Made  Surya Dwipayana menjadi  salah satu pemenang  Line Digital Champion dalam ajang Starting LINE yang diselenggarakan oleh LINE Indonesia, Jakarta. Atas prestasinya itu, Surya dan lima pemenang lainnya mendapat fasilitas tiket dan hotel gratis untuk  berkunjung ke kantor LINE Headquarter di Tokyo pada Februari 2018.

Malam penganugerahan pemenang Starting Line itu dilakukan pada Minggu (26/11/2017) pekan lalu di Swiss Belresedence, Kalibata, Jakarta. Surya Dwipayana yang saat ini masih di Jakarta, ketika dihubungi per telepon selularnya menerangakan,  lomba ini dimuali pada 9-31 Oktober 2017.

“Senang rasanya bisa memenangi kompetisi nasional bergengsi ini. Dari Bali udah nothing to loose, eh taunya jadi salah satu juara, bersyukur sekali,” kata  pemuda yang memiliki hobi berbisnis ini, Kamis (07/12/2017)

Kemenangan Surya ini patut diapresiasi. Sebab, dari 2500 peserta, yang berasal dari 412 kampus di seluruh Indonesia, Surya berhasil masuk  60 finalis, kemudian diadu di  babak grand final di Jakarta dan menjadi salah satu juara.

Lalu, apa saja yang dikerjakan Surya selama kompetisi? Surya menyebutkan ada 2 kategori dalam lomba ini, Student Partner (SP) dan CommuLINEnity Manager (CM)

“Saya ikut yang CM, dengan  Id LINE@ saya: @pengusahamahasiswa. Disuruh posting di Line@ minimal 1 x sehari, buat konten menarik, kumpulkan share dan like postingan, serta menambah follower,” kata Surya, yang juga Teruna Bagus STIKOM Bali 2016.

Dari ribuan peserta lomba, pada  2 November 2018 panitia mengumumkan 80 besar kategori CM. Selanjutnya, 80 peserta ini diseleksi lagi dengan cara masing-masing peserta mengirim video atau essaytentang pengalaman memakai LINE.

“Saya kirim essay , dan akhirnya saya lolos jadi 30 besar kategori CM untuk masuk LINE CAMP di Jakarta pada 25-26 November,” ucap Gus Surya

Di Jakarta, 60 finalis (30 orang kategori SP dan 30 CM) menjalani sejumlah lomba lagi tentang valueperusahaan LINE guna memilih tiga pemenang di masing-masing kategori.  Gusti Made Surya Dwipayana akhirnya terpilih sebagai salah satu pemenang kategori CM dan bersama lima pemenang lain mendapat hadiah mengunjungi kantor LINE di Jepang pada Februari 2018.

“Di LINE CAMP saya bertemu orang-orang luar biasa lainnya dari seluruh Indonesia, dan dapat ilmu tentang pengembangan diri di zaman now, pokoknya bersyukur banget bisa terbang ke Jepang,” ucap Surya.

wartawan
Redaksi
Category

Bupati Sanjaya Perjuangkan Fasilitas Kesehatan Tabanan ke Pusat

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah Kabupaten Tabanan tancap gas memperjuangkan peningkatan layanan kesehatan hingga ke tingkat pusat. Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya secara langsung melakukan audiensi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di Gedung Adhyatma Kemenkes RI, Jakarta, Rabu (22/4/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Hilirisasi Bandeng, Buleleng Bidik Pasar Dunia

balitribune.co.id I Singaraja - Para pembudidaya dan pengusaha perikanan di kawasan Buleleng Barat, Bali, kini tengah melakukan langkah transformasi besar. Tidak lagi sekedar mengandalkan ekspor benih ikan bandeng (nener), mereka kini merambah ke tahap hilirisasi melalui pembesaran bandeng kelas premium tersentral yang ditargetkan mampu menembus pasar internasional.

Baca Selengkapnya icon click

Kuliner Wisata Bali Dituntut Utamakan Higienitas

balitribune.co.id I Tabanan - Keberadaan kuliner Bali di tempat-tempat wisata di Pulau Dewata sangat diperlukan wisatawan. Selain untuk mengobati rasa lapar setelah lelah mengeksplor destinasi wisata yang dikunjungi, kuliner Bali sebagai salah satu cara mengenalkan keunikan yang ada di pulau ini. Sehingga wisatawan dapat merasakan secara langsung nikmatnya kuliner Bali yang dibuat dengan bumbu-bumbu lengkap ala masyarakat Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

TPA Peh Overload, Jembrana Wajibkan Teba

balitribune.co.id I Negara - Hingga kini persoalan penanganan sampah juga menjadi persoalan yang pelik di Jembrana. Terlebih dengan kondisi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Peh kini kondisinya sudah semakin over kapasitas. Penanganan sampah bahkan kini justru dititikberatkan pada partisipasi aktif masyarakat hingga di pedesaan untuk mengelola mandiri sampah di lahan masing-masing.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.