Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Judo Bali Lampaui Target

Bali Tribune/ Nengah Sudiartha

Bali Tribune, Denpasar - Menargetkan meraih 3 medali emas dari ajang Kejurnas Judo Senior dan Junior, ternyata tim judo senior Bali melampauinya dengan meraih 5 medali emas, di event yang digelar di Jakarta dan berakhir Minggu (24/2). Target 3 emas di kejurnas tersebut dipatok lantaran sesuai dengan sasaran yang akan diraih dari ajang PON XX/2020 Papua mendatang. Menurut Wakil Ketua Umum Pengprov Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Bali, Nengah Sudiartha, 5 medali emas itu dipersembahkan judoka putra Kadek Rakyanda di kelas -90 kg, Gede Ganding Kalbu kelas -100kg putra, I Gede Agastya kelas +100kg putra, Kadek Anny Pandini kelas -57kg putri dan Dewa Ayu Mira Widari kelas +78kg putri. “Jelas hasil itu sangat membanggakan kami karena para judoka senior bisa melebihi target yang kami pancang di kejurnas bahkan di PON Papua mendatang yakni raihan 3 emas. Ini hasil yang sangat memuaskan bagi kami,” kata Nengah Sudiartha, kemarin. Dirinya salut dengan kerja keras para judoka yang telah menunjukkan kualitasnya termasuk Anny Pandini, yang sangat ambisi meraih emas kejurnas lantaran tak dipanggil pelatnas, lantaran saat Asian Games lalu mengalami cedera. “Anny sudah menunjukkan kualitasnya, termasuk empat judoka putra dan putri kami yang berjuang keras dan tak mengenal menyerah dalam mengejar prestasi. Tapi kami minta mereka tak cepat puas diri, karena masih ada PON Papua tahun depan, yang justru membutuhkan raihan emas yang sangat riil. Tetap mereka bakal dievaluasi dan dibenahi soal tekniknya jika ada yang kurang. Termasuk fisiknya,” terang Sudiartha. Hanya saja, lanjut pria yang juga Bidang Rencana Anaggaran (Rena) KONI Bali itu, kepastian kelimanya akan lolos PON dengan menjadi juara atau tidak, masih belum ada keputusan pasti dari PB. PJSI soal jumlah poin yang harus dikumpulkan atlet agar lolos PON Papua. “Kami tak mau mendahului, lebih baik tunggu keputusan PB. PJSI saja berapa poin bagi atlet yang lolos PON Papua nantinya,” tutup Sudiartha.

wartawan
Djoko Purnomo
Category

Kandungan Narkoba pada Vape, BNN RI: Hasil Penyelidikan Segera Diumumkan

balitribune | Kuta - Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) Komjen Pol Suyudi Ario Seto saat ditemui di Kuta Bali, Rabu (17/9) mengatakan, penyelidikan laboratorium kandungan narkoba yang ada pada rokok elektrik atau Vape hingga saat ini terus berlanjut. Hal ini dilakukan karena adanya indikasi kandungan narkoba terhadap Vape.

Baca Selengkapnya icon click

Banjir Bali: Panggung Drama Apatisme dan Kegagalan Tata Kelola Lingkungan yang Harusnya Sudah Lama Diakhiri

balitribune.co.id | Bali tak lagi hanya dilanda gelombang wisatawan, tetapi juga oleh gelombang air hujan ekstrem, meluas ke jalan raya, permukiman, bahkan kawasan pariwisata yang tak pernah diduga sebelumnya akan luluh oleh banjir. Dalam fenomena ini, bukan hanya air yang turun dari langit tetapi juga kritik publik yang menggelegar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Babak Baru Kasus Bukit Ser, Operasi Gelap Bujuk Pelapor Cabut Laporan

balitribune.co.id | Singaraja - Penyidik Polres Buleleng telah menaikkan status laporan kasus dugaan pengambilalihan lahan di kawasan Bukit Ser, Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, ketahap penyidikan. Sejumlah pihak telah dipanggil termasuk diantaranya saksi pelapor serta pihak lain yang dianggap terkait dengan kasus tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Polisi Tetapkan 14 Orang Tersangka UNRAS Anarkis di Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Polda Bali menetapkan 14 tersangka dalam kasus unjuk rasa anarkis (UNRAS) di depan Mapolda Bali dan Gedung DPRD Bali pada 30 Agustus lalu. 

Kapolda Bali Irjen Pol Daniel Adityajaya menyampaikan, hasil penyidikan para pelaku yang diamankan saat terjadi unjuk rasa yang berujung pada aksi anarki di depan Mapolda dan Kantor DPRD. 

Baca Selengkapnya icon click

Profesi Guru antara Beban dan Tanggung Jawab

balitribune.co.id | Kegaduhan sempat melanda jagat maya dengan beredarnya  video yang seolah memperlihatkan seorang pejabat tinggi negara menyebut guru sebagai “beban negara.” Belakangan terungkap, video itu hanyalah kabar bohong—hasil manipulasi digital. Namun, meski telah dibantah, gema berita tersebut sempat menyulut dan  melukai hati banyak guru.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.