Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kain Batik Hasil Karya Siswi Tunarungu Wicara Diharapkan Diserap Pasar Oleh-oleh

Bali Tribune / MEMBATIK - Salah seorang siswi di SLB Negeri 1 Badung sedang membatik bertepatan Hari Batik Nasional 2023

balitribune.co.id | BadungMembatik menjadi salah satu keterampilan yang diminati siswi berkebutuhan khusus terutama penyandang tunarungu wicara di SLB Negeri 1 Badung. Sejumlah hasil karya para siswi di sekolah tersebut telah dipasarkan di pameran dan bahkan dilombakan di tingkat nasional. Pihak sekolah pun berharap, kain batik yang dibuat para siswi di sekolah ini dapat diserap oleh pasar oleh-oleh medern. Hal ini nantinya akan menjadi bekal saat sudah lulus sekolah dan mampu menghasilkan peluang ekonomi untuk keluarganya. 

Guru Keterampilan Membatik SLB Negeri 1 Badung  I Gusti Ngurah Aryanta mengatakan, menumbuhkan jiwa seni bagi pelajar yang berkebutuhan khusus menjadi tantangan tersendiri untuk pihak sekolah. Saat ini terdapat 3 orang siswi yang tertarik mengikuti keterampilan membatik di sekolah tersebut yakni dari siswi kelas 8, 10 dan kelas 11. 

"Siswi yang memiliki bakat membatik hanya 3 orang siswi. Kami di sini (sekolah) memiliki kurikulum ada keterampilan membatik dilaksanakan setiap Kamis dan Jumat dari pukul 7.30 hingga 12.00 WITA," jelasnya saat ditemui di sekolah setempat bertepatan Hari Batik Nasional, Senin (2/10).

Kata dia, perlengkapan membatik sudah disiapkan pihak sekolah dengan menggunakan dana BOS. Kain batik hasil karya siswi berkebutuhan khusus tersebut sudah dijual dan laku di pasaran saat ada kegiatan pameran. 

"Karena batik tulis lumayan pengerjaannya dan nilai jual agak lumayan dijual termurah Rp80 ribu Rp 200 ribu tergantung ukuran dan motif. Adapun motif bunga yang banyak dibikin anak-anak kami dan motif ini banyak laku," kata Aryanta. 

Ia mengatakan, sejumlah peserta didiknya yang memiliki kebutuhan khusus tersebut kerap mengikuti lomba membatik di tingkat provinsi dan nasional. "Lomba membatik di luar Bali di Jakarta tahun 2017 dapat juara 2 tingkat nasional, membatik sesama berkebutuhan khusus," bebernya. 

Kain batik ukuran sedang mampu dikerjakan hingga 7 hari dimulai dari mendesain sampai menjadi kain batik. Sedangkan ukuran paling besar untuk kamen batik dibuat hingga 2 minggu yang dikerjakan oleh seorang siswi. 

"Keterampilan membatik hanya diikuti siswi tunarungu wicara karena kebanyakan IQ-nya rata-rata seperti orang normal, sehingga lebih teliti karena membatik perlu ketelitian. Tantangan melatih membatik, perlu ketelitian dan jiwa seni ditumbuhkan. Jadi kadang-kadang untuk melatihnya kita perlu kesabaran untuk menumbuhkan jiwa seni itu tantangan bagi saya. Hasil yang lebih cepat itu bukan tujuan," paparnya. 

Ia menuturkan, dari satu semester sudah mampu mendesain sampai mencanting, walaupun agak kurang halus pengerjaannya tapi tahapannya sudah mereka ketahui.

"Saya inginnya dari swasta dan pemerintah memberikan modal saat mereka sudah lulus untuk bisa dikerjakan di rumah seperti home industri. Kendala yang dialami siswi kami yang memiliki bakat membatik dan yang sudah lulus kebanyakan kendala modal. Harapan sekolah supaya hasil karya anak-anak kami bisa diserap di pasar oleh-oleh modern," harapnya.

wartawan
YUE

Sambut HUT ke-81 RI, Grab Buka “Peluang Tanpa Batas” bagi Mitra lewat Peluncuran GrabAcademy

balitribune.co.id | Jakarta – Menyambut HUT ke-81 Republik Indonesia, Grab Indonesia meresmikan “Peluncuran GrabAcademy: Peluang Tanpa Batas untuk Mitra Naik Kelas – Mendorong Mitra Grab Tumbuh dalam Ekosistem UMKM Berkelanjutan” sebagai wadah pembelajaran dan pengembangan keterampilan bagi Mitra Pengemudi dan Mitra Merchant.

Baca Selengkapnya icon click

Dari Jaringan hingga Logistik, Langkah Nyata Telkomsel Dampingi Pemulihan Flores

balitribune.co.id | Flores - Telkomsel terus menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat terdampak gempa di Flores, Nusa Tenggara Timur. Melalui semangat “Melayani Sepenuh Hati”, Telkomsel menyalurkan bantuan kemanusiaan di tiga titik terdampak sebagai bagian dari dukungan terhadap proses tanggap darurat dan pemulihan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Eks PMI Alih Profesi Jual Rokok Ilegal, 2 Ribu Bungkus Disita

balitribune.co.id I Negara - Niat memutar modal hasil merantau di luar negeri justru membawa seorang perempuan pemilik warung sembako berinisial N (44) berurusan dengan hukum. Warga asal Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleg, itu diamankan Satreskrim Polres Jembrana setelah kedapatan mengedarkan ribuan bungkus rokok tanpa pita cukai di kawasan Gilimanuk.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Lomba Gong Kebyar Anak-Anak, Seniman Cilik Jembrana Adu Kreativitas

balitribune.co.id I Negara - Denting gamelan berpadu dengan gerak tari memenuhi panggung Arda Candra Pura Jagatnatha, Negara, sepanjang 16–19 Agustus 2026. 

Para seniman cilik dari lima kecamatan di Kabupaten Jembrana bergantian menunjukkan kemampuan dalam Lomba Gong Kebyar Anak-Anak yang digelar untuk memeriahkan HUT ke-131 Kota Negara  sekaligus HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.