Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kakak Beradik Tewas Digulung Ombak

Bali Tribune/ Jenazah kakak beradik asal Semarang, Jawa Tengah yang tenggelam di Pantai Seminyak, Kuta, Senin (27/7).
Balitribune.co.id | Denpasar - Keganasan ombak Pantai Seminyak memakan korban jiwa. Dua kakak-beradik, Joel Kristanday (18) dan Giano Natasha Kristanday (20) tewas digulung ombak saat mandi di kawasan pantai tersebut, Senin (27/7) pukul 11.40 Wita. Pengunjung pantai yang mengetahui kejadian itu langsung melaporkan kepada petugas Balawista, Putu Sandy Adnyana (40) dan Kadek Guna Dwipayan (42).
 
Kasat Pol Air Polresta Denpasar Kompol I Wayan Kesuma Jaya mengatakan, pihaknya mendapat informasi kedua pelajar dari Semarang, Jawa Tengah (Jateng) yang berlibur ke Bali ini tenggelam didapatkan dari Balawista pukul 11.53 Wita.
 
Setelah mendapatkan informasi tersebut, anggota Polair langsung mendatangi lokasi kejadian. Pihaknya bersama tim gabungan langsung melakukan pencarian di seputaran TKP. Upaya pencarian pun langsung membuahkan hasil.
 
"Saat dilakukan pencarian terhadap kedua korban, tidak berselang lama langsung ditemukan. Saat ditemukan dalam keadaan pingsan. Kemudian petugas Balawista melakukan evakuasi ke darat," tuturnya.
 
Selanjutnya Joel di bawa ke RS Siloam, sedangkan Giona dilarikan ke RS Sanglah. Berdasarkan informasi dari petugas medis RS Siloam Kuta dan RS Sanglah Denpasar ternyata keduanya tiba sudah dalam kondisi meninggal dunia.
 
"Hasil pemeriksaan petugas medis, kedua korban sudah meninggal dunia tetapi di rumah sakit berbeda. Adiknya di RS Siloam, sedangkan kakaknya di RS Sanglah," terangnya.
wartawan
Bernard MB
Category

Libur Nataru Berakhir, Ribuan Kendaraan Padati Pelabuhan Padang Bai

balitribune.co.id | Amlapura - Arus penyeberangan di Pelabuhan Padang Bai Karangasem pada puncak arus balik libur Natal dan Tahun Baru berlangsung padat. Pihak ASDP Pelabuhan Padang Bai, Karangasem, mencatat adanya peningkatan arus kendaraan dan penumpang sejak tiga hari jelang puncak arus balik.

Baca Selengkapnya icon click

Relokasi PKL Dauhwaru, Upaya Bupati Jembrana Ciptakan Ketertiban Tanpa Matikan Ekonomi Rakyat

balitribune.co.id | Negara - Ruas jalan Ngurah Rai di selatan lapangan Dauhwaru, Jembrana yang selama ini kerap dikeluhkan pengguna jalan maupun pejalan kaki akan ditertibkan. Pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di bahu jalan dan di atas trotoar di kawasan tersebut akan direlokasi. Relokasi ini pun mendapat respon dari para PKL

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Selesaikan Polemik Tata Ruang Jatiluwih, Sanjaya Beri Sinyal Moratorium Bangunan di Sawah

balitribune.co.id | Tabanan – Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, memberikan sinyal terkait rencana penerapan moratorium pembangunan di areal persawahan Jatiluwih.

Langkah ini diambil sebagai jalan tengah untuk menyelesaikan polemik tata ruang sekaligus menyelamatkan ekonomi warga yang anjlok drastis akibat penyegelan sejumlah tempat usaha.

Baca Selengkapnya icon click

PHDI Kota Denpasar Tolak Wacana Nyepi Pada Tilem Kesanga

balitribune.co.id | Denpasar - Menyikapi wacana yang beredar luas tentang pemindahan Hari Suci Nyepi yang akan dirayakan pada Tilem Kesanga Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Denpasar menolak keras wacana tersebut. Penolakan tertuang dalam Surat Pernyataan Parisada Hindu  Dharma Indonesia Kota Denpasar tanggal 1 Januari 2026 dengan Nomor : 12/S.P/A/PHDI.DPS/I/2026 Tentang Isu Pergantian Hari Suci Nyepi Pada Tilem ke Sanga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Resahkan Warga, ODGJ Lempar Tanah Kering ke Pemangku Dievakuasi ke RSJ Bangli

balitribune.co.id | Gianyar - Ulah seorang warga Banjar Taman, Desa Bedulu,  Blahbatuh, terhadap seorang pemangku meresahkan warga. Kejadiannya, Sabtu (3/1) pagi lalu,  saat itu Jero Mangku Marsa (70) jadi korban pelemparan menggunakan tanah kering saat berbelanja di sebuah warung. Pelakunya diketahui INS (55) warga setempat yang diketahui penderita kelaianan kejiwaan.

Baca Selengkapnya icon click

Dana Desa Dipangkas Besar-besaran, Hasil Musdes Bakal Macet

balitribune.co.id | Singaraja - Sejumlah kepala desa mengeluhkan pemangkasan Dana Desa (DD) secara besar-besaran oleh pemerintah pusat. Mereka khawatir kebijakan itu akan berdampak serius pada pembangunan di desa, terelebih yang sudah dirancang melalui forum Musyawarah Desa (Musdes). Beberapa usulan masyarakat melalui musdes dipastikan sulit bisa diwujudkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.