Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kapolres Karangasem Lepas Puluhan Tukik

Bali Tribune/ LEPAS TUKIK - Kapolres Karangasem AKBP IGN Agung Ade Panji Anom bersama Ketua DPRD Karangasem I Nengah Sumardi saat hendak melepas tukik ke laut di Pantai Gora.
balitribune.co.id | Amlapura - Puluhan warga Desa Tianyar Barat, Kecamatan Kubu, bersama Polres Karangasem, Kodim 1623, sejumlah turis asing dan anggota Balai Konservasi Penyu Pulau Serangan, melakukan pelepasan puluhan tukik (anak penyu) ke habitatnya di Pantai Candi Gora, Desa Tianyar Barat, Kubu, Karangasem, Rabu (10/7). Hadir dan ikut melepas langsung puluhan tukik, Ketua DPRD Karangasem, I Nengah Sumardi bersama Kapolres Karangasem, AKBP IGN Agung Ade Panji Anom.
 
Ada 50 tukik yang dilepas ke habitatnya di pantai tersebut, dimana tukik-tukik tersebut merupakan hasil pembiakan atau konservasi yang dilakukan Balai Konservasi Penyu Pulau Serangan, yang secara khusus  dilepas di Pantai Candi Gora dalam rangkaian HUT ke-73 Bhayangkara, yang dipusatkan di Kecamatan Kubu.
 
Pelepasan tukik ini menjadi hal sangat menarik bagi sejumlah wisatawan asing yang secara khusus hadir sebagai relawan untuk ikut melepas tukik ke habitatnya.
 
Kapolres Karangasem, AKBP IGN Agung Ade Panji Anom menjelaskan, Pantai Gora dulunya memang menjadi salah satu pantai tempat penyu bertelur. Seiring dengan abrasi pantai yang cukup serius, maka kawanan penyu tidak lagi bertelur di pantai tersebut sehingga habitatnya di Pantai Kubu mulai punah.
 
Selain di Pantai Kubu, pantai lainnya yang menjadi tempat penyu bertelur yakni Pantai Puri Bagus, Candidasa. Kendati Pantai Candidasa juga terkena abrasi cukup parah, namun masih ada hamparan pasir putih yang tersisa di areal Puri Bagus, sehingga penyu masih bertelur hingga kini di pantai tersebut.
 
“Hari ini kami Polres Karangasem dalam kaitan kegiatan perayaan HUT Bhayangkara ke-73, bersama masyarakat Kubu melaksanakan kegiatan melepas tukik ke habitatnya,” tegas Kapolres.
 
Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian Polres Karangasem dan masyarakat Kubu untuk sama-sama menjaga kelangsungan dan kelestarian biota laut, salah satunya penyu yang sudah mulai langka. Karena itu pihaknya akan berupaya terus bersama masyarakat dan berbagai LSM pemerhati lingkungan untuk sama-sama memelihara kelestarian ekosistem di perairan atau laut Kubu.
 
“Yang utama adalah bagaimana mengantisaipasi bahaya sampah plastik di laut, karena dampak sampah plastik sudah sangat membahayakan karena merusak ekosistem dan biota laut,” tandasnya.
 
Giat ini menjadi momentum yang tepat bagi masyarakat Karangasem untuk bersama-sama menjaga laut dan pantai agar tetap bersih dari sampah plastik.
wartawan
Redaksi
Category

Sapa Konsumen di Berbagai Kota, Hyundai Perkenalkan New CRETA Alpha dengan Desain Lebih Berani

balitribune.co.id | Jakarta - PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) telah resmi meluncurkan New CRETA Alpha edisi terbaru dalam jajaran Hyundai CRETA yang membawa ekspresi lebih tegas, eksklusif, dan premium ke segmen SUV kompak. Dikembangkan dan diproduksi di Indonesia, New CRETA Alpha memperkuat kehadiran Hyundai di segmen SUV-B dengan kombinasi seimbang antara desain berani, teknologi canggih, dan kenyamanan sehari-hari.

Baca Selengkapnya icon click

Pukul Warga Inggris di Restoran Bandara Ngurah Rai, WNA Australia Ditahan Polisi

balitribune.co.id | Denpasar - Kasus tindak pidana penganiayaan terjadi di sebuah restoran di Terminal Keberangkatan Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai, Minggu (18/1/2026) pukul 23.30 Wita. Akibat kejadian itu, seorang Warga Negara Asing (WNA) ditahan di sel tahanan Mapolres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Rekayasa Lalu Lintas Kerobokan Kelod Pangkas Waktu Tempuh 78%, Kecepatan Melonjak 5 Kali Lipat

balitribune.co.id | Mangupura - Rekayasa lalu lintas di wilayah Kerobokan Kelod menunjukan hasil yang signifikan, berdasarkan hasil pemodelan jaringan lalu lintas menggunakan PTV VISUM oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Badung untuk skenario penerapan rekayasa lalu lintas satu arah, diperoleh kinerja jaringan sebagai berikut, waktu tempuh rata-rata sebelum rekayasa lalu lintas sekitar 19,8 menit, sedangkan setelah rekayasa lalu

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.