Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Karya Agung Pura Penataran Sasih, Mohon Covid-19 Somia

Bali Tribune / REJANG DEWA - Tari Rejang Dewa pada puncak karya Agung Penerus Panca Walikrama Pura Penataran Sasih Pejeng, Selasa (15/2).

balitribune.co.id | GianyarKarya Agung Penerus Panca Walikrama, Pura Penataran Sasih Pejeng, Tampaksiring Gianyar, Selasa (15/2/2022), berlangsung lancar dan khidmat. Dalam prosesi ini, umat  memohon kerahayuan jagat dan wabah Covid-19 segera berakhir atau Somia.

Upacara ini dipuput Yajamana Ida Pedanda Wayahan Bun Geriya Sanur, Pejeng, Ida Pedan Budha Geriya Tengah Wanasari, serta Ida Pedanda Geriya Sanding Anyar, Pejeng. Prosesi Puncak Karya diiringi tari wali seperti tarian sakral Rejang Dewa dan Baris Gede, Topeng Wali. Dihadiri pula Wakil Bupati Gianyar Anak Agung Mayun serta jajarannya untuk melakukan persembahyangan. "Serangkaian dengan karya agung ini juga akan dilanjutkan sampai malam hari, akan dilangsungkan ritual sasolahan wali nedunan (pementasan) Sanghyang Jaran," terang Bendesa Adat Jro Kuta Pejeng,  Cokorda Gede Putra Pemayun, SH, kemarin.

Upacara akan berakhir pada tanggal 26 Februari 2022. Pada hari tersebut, akan dilakukan pemelastian ke pantai. "Selama nyejer ini dari tanggal 15-26 Februari 2022 diadakan sejumlah pementasan huburan pada malam harinya. Dan saat melasti semua ida Bhatara tedun menuju ke segara (pantai)," jelasnya.

Berbagai proses upacara telah mengawali pelaksanaan karya agung ini. Mulai dari nyukat genah dipimpin langsung Yajamana Karya Ida Pedanda Wayahn Bun, Geriya Sanur, Pejeng, nanceb sanggar tawang, mlaspas, mendak Pratima Sanghyang Rare Angon, nuasen karya, manca kerta, netegan hingga nyangling. Selain sejumlah prosesi upacara yang telah berlangsung tersebut, beberapa hari  menjelang puncak karya  juga sudah dilaksanakan prosesi mapepada atau pembersihan secara niskala terhadap hewan yang digunakan upacara. Hewan-hewan tersebut di antaranya kerbau anggrek wulan dan yusmerana, kambing hitam, kuluk bang bungkem, babi, kucit butuhan, angsa, bebek putih, ayam serta perlengkapan lainnya. 

Pada bagian lain, Cokorda Gede Putra Pemayun menyampaikan, upacara puncak karya ini akan dilaksakana sekitar pukul 09.00 wita. Upacara ini dipuput Yajamana Ida Pedanda Wayahan Bun Geriya Sanur, Pejeng, Ida Pedan Budha Geriya Tengah Wanasari, serta Ida Pedanda Geriya Sanding Anyar, Pejeng. ''Serangkaian dengan karya agung ini juga akan dilangsungkan ritual sasolahan wali nedunang Sanghyang Jaran, Anten-antenan (puncak karya), hingga nampyog serta siyat sampiyan saat Ida Bhatara manca-manca budal,'' paparnya.

Cokorda Putra Pemayun mohon kepada seluruh umat Hindu untuk bersama-sama mendoakan seluruh rangkaian upacara ini berlangsung lancar, sekaligus mohon keselamatan jagat agar pandemi Covid-19 segera berakhir. "Mendoakan bumi dan keselamatan umat manusia serta agar Covid-19 berakhir," tandasnya. 

wartawan
ATA
Category

Gubernur: Hentikan Sementara Izin Toko Modern Berjejaring

balitribune.co.id | Denpasar - Gubernur Wayan Koster menginstruksikan Walikota/Bupati se-Bali untuk menghentikan sementara (moratorium) pemberian izin berupa Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) maupun izin usaha Toko Modern Berjejaring di seluruh wilayah kota/kabupaten di Bali. Hal ini tertuang dalam Instruksi Gubernur Bali Nomor 6 Tahun 2025 tentang Penghentian Sementara Pemberian Izin Toko Modern Berjejaring yang ditetapkan pada 2 Desember 2025. 

Baca Selengkapnya icon click

Sindikat Pembobol Kartu Kredit Internasional Diringkus di Ubud

balitribune.co.id | Gianyar - Setelah melalui proses yang marathon, Polres Gianyar akhirnya berhasil mengungkap sindikat pencurian kartu kredit jaringan internasional yang beraksi di kawasan wisata Ubud. Sasarannya turis mancanegara, sepuluh orang pelaku sudah diamankan.   Empat pelaku adalah warga negara Indonesia, dua warga negara China, dan empat warga negara Mongolia, dengan total kerugian korban mencapai ratusan juta rupiah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Warga Minta Pindahkan Tiang, PLN Kirim Rincian Biaya Jutaan Rupiah

balitribune.co.id | Singaraja - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) menuai somasi setelah diminta menggeser tiang listrik justru mendapat jawaban rincian biaya berjumlah jutaan rupiah. Warga mengaku terpaksa melayangkan somasi setelah pihak PLN tidak mengindahkan permintaannya agar menggeser tiang listrik yang menghalangi aktivitasnya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.