Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kayu Dimakan Rayap Plafon SDN 4 Penebel Jebol

plafon
JEBOL - SDN 4 Penebel plafon ruang belajar kelas I ambrol karena kayu plapon yang rapuh akibat dimakan rayap.

BALI TRIBUNE - Memasuki tahun ajaran baru merupakan masa yang paling menyenangkan bagi sebagian besar siswa, terlebih bagi siswa yang baru akan memasuki jenjang yang lebih tinggi. Namun sayang, sejumlah Sekolah Dasar (SD) di wilayah Tabanan masih ada yang kondisinya cukup memprihatinkan.

Salah satunya adalah SDN 4 Penebel yang terletak di Banjar Sunantaya, Desa Penebel, Kecamatan Penebel, Tabanan. Dimana plafon ruang belajar kelas I ambrol karena kayu plapon yang rapuh akibat dimakan rayap. Atas kondisi tersebut, ruangan tersebut untuk sementara waktu tidak difungsikan agar tidak membayakan siswa.

Desak Nyoman Alit Satriani (59), menjelaskan bahwa jebolnya plafon ruangan kelas I sudah terjadi sejak satu tahun yang lalu, padahal atap gedung itu baru direhab sekitar tahun 2012 lalu. Namun karena kayu-kayu plafonnya dimakan rayap maka sedikit demi sedikit. “Kayu-kayunya lapuk dimakan rayap, jadi sedikit demiki sedikit jebol,” ujarnya.

Atas kondisi tersebut, ruang kelas I itu kemudian berubah fungsi menjadi perpustakaan dan siswa kelas I yang saat itu jumlahnya hanya 4 orang memanfaatkan ruang Kepala Sekolah yang disulap menjadi tempat belajar. Namun karena plafon yang jebol semakin parah, perpustakaan pun dipindahkan ke ruang Kepala Sekolah yang kebetulan cukup luas. “Jadi ruangan kelas I itu tidak kami pakai, agar tidak membahayakan karena bisa jebol lagi waktu-waktu,” imbuhnya.

Selama ini pihaknya cukup khawatir atas kondisi tersebut terlebih menurutnya dan para guru rayap sudah menggerogoti hampir seluruh kayu plafon sehingga bukan tidak mungkin plafon pada ruangan kelas II dan dan ruang guru yang tepat berada disebelah kanan dan kiri ruang kelas I ikut jebol. “Ruang kelas II itu di tahun ajaran ini difungsikan menjadi ruang kelas I karena jumlah siswa yang cukup banyak yakni 15 orang. Disebelahnya juga ada ruang guru, dan kami khawatir kalau tiba-tiba plafon jebol karena menurut warga dan guru-guru disini sebagian besar kayu plafon sudah lapuk semua dimakan rayap,” sambungnya.

Ia menambahkan kondisi serupa memang sudah terjadi dimana kayu plafon banyak yang lapuk karena dimakan rayap, dan kemudian mendapatkan rehab di tahun 2012. Dimana saat itu SDN 4 Penebel mendapatkan rehab atap, namun ternyata sekitar satu tahun belakangan ini plafon mulai jebol. Dari pantauan di lapangan, sejumlah genteng pada ruangan kelas I itu juga nampak pecah sehingga ketika hujan maka dipastikan ruangan itu akan basah akibat air hujan yang masuk ke dalam ruangan.

Pihaknya berharap, segera ada penanganan dari instansi terkait untuk perbaikan plafon yang jebol tersebut. Beberapa waktu lalu, staf dari UPT Pendidikan Kecamatan Penebel juga sudah datang dan mengambil foto plafon yang rusak, dan Kepala Sekolah SDN 4 Penebel juga tengah menyusun proposal permohonan perbaikan. SDN 4 Penebel sendiri memiliki 51 orang siswa yang terdiri dari siswa kelas I sebanyak 15 orang, kelas II sebanyak 4 orang, kelas III sebanyak 14 orang, kelas IV sebanyak 10 orang, kelas V sebanyak 3 orang dan kelas VI sebanyak 5 orang siswa.

Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan Kabupaten Tabanan, I Made Wiastera mengatakan bahwa selama ia menjabat sebagai Kepala Bidang SD enam bulan yang lalu, pihaknya belum menerima laporan adanya kerusakan di SDN 4 Penebel. “Apakah sebelum saya menjabat sudah dilaporkan atau belum, saya kurang tahu. Namun yang pasti anggaran untuk rehab sekolah sangat terbatas,” ungkapnya.

Lebih lanjut, rehab sekolah bisa menggunakan dana komite sekolah, karena APBD daerah sangat minim terkecuali ada dana perubahan. Menurutnya, pengajuan proposal ke Provinsi melalui dana BKK atau ke Pusat juga boleh saja. “Akan tetapi karena dana dari Kabupaten minim, sebaiknya menggunakan dana komite dulu, kan tujuannya ada Komite untuk membantu sekolah,” imbuhnya.

Ia menyebutkan, untuk di tahun 2017 ini ada sejumlah SD di Tabanan yang mendaparkan anggaran perbaikan yakni SDN 6 Marga, SDN 2 Batannyuh, SDN 4 Wangaya Gede, dan SDN 2 Pupuan, hanya saja ia tidak bisa menyebutkan jumlah anggaran karena datanya ada di kantor.

wartawan
Komang Arta Jingga
Category

Sukses Digelar di Bangli, Pasar Rakyat PKK Bali ke-5 Dorong Ekonomi Kerakyatan dan Aksi Sosial

balitribune.co.id | Bangli – Pasar Rakyat TP PKK Provinsi Bali "Berbelanja dan Berbagi" ke-5 Tahun 2026 sukses digelar di Alun-alun Kota Bangli, Rabu (8/7/2026). Kegiatan yang menggabungkan pemberdayaan ekonomi kerakyatan dengan aksi sosial ini mendapat sambutan antusias dari masyarakat dan diikuti ratusan pelaku usaha lokal.

Baca Selengkapnya icon click

Perkuat SDM Bali Unggul, BKKBN Bali Sinergikan Kebijakan Pembangunan Keluarga dengan Pendidikan Khusus

balitribune.co.id | Denpasar - Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan Provinsi Bali terus memperkuat transformasi pembangunan keluarga berkualitas sebagai fondasi utama mewujudkan Sumber Daya Manusia (SDM) Bali yang unggul.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perkuat SDM Bali Unggul, Kemendukbangga/BKKBN Bali Dorong Integrasi Pendidikan Kependudukan di Sekolah

balitribune.co.id | Denpasar - Dalam rangka memperingati Hari Kependudukan Dunia 2026, Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Bali menyelenggarakan webinar bertajuk "Mewujudkan Generasi Berwawasan Kependudukan Menuju Indonesia Emas 2045" pada Selasa (8/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Usung Semangat "Terhubung Dalam Aksi", Astra Cari Inisiator Perubahan di SATU Indonesia Awards 2026

balitribune.co.id | Jakarta - PT Astra International Tbk terus mendorong lahirnya lebih banyak inisiator perubahan yang mampu menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat melalui 17th Semangat Astra Terpadu Untuk Indonesia (SATU Indonesia) Awards 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mabuk Rayakan Kemenangan Argentina, Penghuni Kos di Denpasar Ricuh dengan Tetangga

balitribune.co.id | Denpasar - Keributan antar penghuni kos asal Nusa Tenggara Timur (NTT) terjadi di kawasan Akasia XVI, Gang Durian, Denpasar Timur, pada Rabu (8/7/2026) dini hari sekitar pukul 02.20 Wita. Diduga dipicu oleh pengaruh alkohol, seorang pria asal Manggarai terlibat cekcok hingga adu fisik setelah ditegur karena merayakan kemenangan tim Argentina dengan suara bising.

Baca Selengkapnya icon click

Summer Camp IV di Desa Riamau, Pegadaian Area Pulau Sumbawa Resmikan Rumah Bibit

balitribune.co.id | Bima - PT Pegadaian (Persero) Area Pulau Sumbawa kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat melalui peresmian Rumah Bibit serta penyerahan bantuan pembelian 1.000 bibit kopi pada kegiatan Summer Camp IV di Desa Riamau, Kecamatan Wawo, Kabupaten Bima.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.