Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kemah Budaya Gali Kader Pelestari Budaya

Kebudayaan
BUKA - Kadis Kebudayaan Kabupaten Gianyar, I Gusti Ngurah Wijana membuka kemah budaya di Wantilan Pura Desa Serongga.

BALI TRIBUNE - Kader Pelestari Budaya Kabupaten Gianyar menggelar Kemah Budaya ke-7 selama 4 hari, 14-17 Juni 2017 di SDN 3 Serongga, Desa Serongga, Gianyar. Kemah budaya yang digelar rutin setiap tahun, kali ini diikuti 44 orang siswa dari 11 SMA/SMK se-Gianyar.

Kemah budaya yang mengusung tema “Sirna Kala Siwa Prabhu: kehancuran adalah sebuah proses dari kejayaan, akan tetapi sebuah kejayaan yang tidak dapat dipertahankan akan mendatangkan  kehancuran” ini dibuka oleh Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Gianyar, Gusti Ngurah Wijana yang ditandai dengan pemukulan gong. Acara pembukaan kemah budaya berlangsung Wantilan Pura Desa Serongga, Rabu (14/6) sore.

Ketua Pelaksana Kemah Budaya, Putu Santika Wijaya Kusuma mengatakan, kemah budaya ini memanfaatkan momen liburan sekolah para siswa SMA/SMK dengan melakukan kegiatan yang positif. Kemah budaya sebagai ajang rekrutmen anggota baru untuk bergabung dalam Kader Pelestari Budaya yang bergerak di bidang pendidikan  pelestarian dan pengembangan potensi bagi generasi muda di Kabupaten Gianyar. “Kami berharap melalui kemah budaya ini, generasi muda memahami nilai-nilai budaya dan mampu menularkan pelajaran yang mereka dapatkan di kemah budaya ini kepada keluarga dan masyarakat,” ujar Santika.

Kadis Kebudayaan, Gusti Ngurah Wijana mengapresiasi kegiatan yang dilakukan generasi muda Gianyar melalui wadah Kader Pelestari Budaya ini. “Kami selaku pembina kebudayaan berharap ke depannya, kegiatan ini dikemas lebih baik lagi tidak hanya kemah, sehingga gaungnya lebih dirasakan oleh masyarakat,” tegas Gusti Wijana. Apalagi, kata Gusti Wijana, Kader Pelestari Budaya ini satu-satunya di Indonesia. “Kader Pelestari Budaya hanya ada di Bali, hal ini mendapat apresiasi dari Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) dengan sejumlah bantuan,” ujar Gusti Wijana. Ditambahkannya, pihaknya berharap agar Kader Pelestari Budaya lebih meningkatkan koordinasi dengan pihaknya sehingga bantuan dari Kemenko PMK bisa dimanfaatkan.

Kader Pelestari Budaya Kabupaten Gianyar adalah lembaga social yang bergerak di bidang pendidikan pelestarian budaya dan pengembangan potensi bagi generasi muda di Kabupaten Gianyar. Selama kemah, peserta  mengikuti kegiatan Sarasehan Budaya, pemberian materi metode riset, Studi Lapangan, Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI), Lomba Busana Adat ke Pura, Lomba Drama Spontanitas dan lainnya. Setelah perkemahan usai, para peserta akan dilantik sebagai anggota Kader Pelestari Budaya Kabupaten Gianyar.ADV

wartawan
redaksi
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Vaksinasi Rabies Sasar 15 Banjar di Desa Ketewel

balitribune.co.id I Gianyar - Dinas Pertanian Kabupaten Gianyar menggenjot cakupan vaksinasi rabies anjing di Gianyar. Kali ini vaksinasi  serentak digelar di 15 Banjar di Desa Ketewel, Kecamatan Sukawati, Rabu (8/7/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 Wita itu merupakan bagian dari program vaksinasi massal yang berlangsung pada 6–15 Juli 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Proyek Pembangunan PSEL Denpasar Raya Resmi Dimulai, Jaya Negara Sampaikan Terima Kasih kepada Pemerintah Pusat

balitribune.co.id I Denpasar - Upaya mewujudkan sistem pengelolaan sampah modern dan berkelanjutan di Bali memasuki babak baru. Proyek Pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Denpasar Raya resmi dimulai melalui seremoni peresmian pembangunan (groundbreaking) yang ditandai dengan menuangkan sampah ke tempat pembuangan sampah di Kawasan Kelurahan Pedungan, Denpasar Selatan, Rabu (8/7/2026). 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pelestarian Budaya Tak Cukup Seremonial, Pemkab Badung Kembali Gelontorkan Dana Rp75 Juta untuk Karya Adat di Bongkasa

balitribune.co.id | Mangupura - Komitmen Pemerintah Kabupaten Badung dalam menjaga keberlangsungan tradisi dan budaya Bali kembali diwujudkan melalui bantuan dana untuk pelaksanaan upacara adat. Namun, di tengah derasnya arus modernisasi dan tekanan terhadap eksistensi budaya lokal, dukungan pemerintah dinilai tidak boleh berhenti pada seremoni penyerahan bantuan semata.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Sutjidra Salurkan Bantuan Irigasi Rp3,6 Miliar untuk 30 Subak di Buleleng

balitribune.co.id i Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng terus memperkuat sektor pertanian melalui penyaluran bantuan sarana dan prasarana irigasi kepada 30 kelompok Subak yang berada di kawasan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B). Bantuan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) senilai lebih dari Rp3,6 miliar tersebut diserahkan oleh Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra, Rabu (8/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.