Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kementerian Pariwisata Imbau Wisatawan Ikuti Instruksi & Pantau Informasi Resmi Pemerintah

Bali Tribune/ Ricky Putra
balitribune.co.id | Denpasar - Setelah diguncang gempa berkekuatan magnitudo 5.8. Episenter gempa terletak di koordinat 9,08 LS dan 114,55 BT atau terletak di laut di 80 km arah selatan Kota Negara Kabupaten Jembrana di kedalaman 104 kilometer sekitar pukul 08:18:36 Wita, wisatawan yang sedang berada di dalam hotel sempat kaget dan panik. Namun ketika situasi mulai kondusif, wisatawan melakukan aktivitas wisata secara normal. Demikian disampaikan Ketua Bali Hotel Association (BHA), Ricky Putra saat dikonfirmasi balitribune.co.id |  - , Selasa (16/7).
 
Dia menceritakan, ketika goncangan itu terjadi, wisatawan yang sebagian besar berada di restoran sedang menikmati sarapan dan memang tampak kaget. Bahkan ada beberapa tamu yang menginap saat itu masih berada di dalam kamar. "Tamu yang menginap memang kaget dan bertanya saat merasakan adanya goncangan. Namun staf kami berusaha untuk menenangkan mereka. Kami langsung mencari informasi dari sumber terpercaya seperti BMKG dan Kementerian Pariwisata terkait kejadian ini agar bisa segera diberitahukan kepada wisatawan," terangnya. 
 
Kemudian pihaknya menghimpun informasi dari sumber resmi dan disampaikan kepada seluruh tamu/wisatawan yang menginap di hotel. "Kami sampaikan memang terjadi gempa namun tidak berpotensi tsunami. Akhirnya wisatawan pun mulai tenang dan memulai kembali aktivitasnya," ucap Ricky yang juga General Manager The Royal Santrian Nusa Dua. 
 
Pihaknya pun mengaku belum menerima keluhan dari wisatawan terkait gempa bumi ini. Wisatawan sudah menyadari bahwa kejadian tersebut adalah murni disebabkan oleh alam yang bisa terjadi kapanpun dan di manapun. "Kita selalu meyakinkan dan menenangkan tamu. Begitupun para pegawai juga tetap tenang. Karyawan juga sebelumnya sudah kita training terkait kondisi menangani emergency termasuk gempa. Jadi sudah terlatih untuk menghadapi situasi seperti itu dengan tenang," jelasnya. 
 
Ditegaskan Ricky bahwa pihaknya belum menerima laporan dari anggota BHA adanya wisatawan yang tiba-tiba memutuskan untuk memperpendek masa tinggalnya di Bali dikarenakan gempa bumi tersebut. "Tamu sudah melakukan aktivitasnya seperti biasa. Ada yang bersantai di kolam renang, tour mengunjungi destinasi dan lunch di dalam hotel. Kami pun memberikan himbauan kepada wisatawan sebagai antisipasi jika memerlukan informasi atau bantuan kami layani 24 jam," katanya.  
 
Sementara itu Kepala Bagian Manajemen Krisis Pariwisata, Crisis Center Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, Herry Rachmat Widjaja dalam keterangan tertulisnya menyampaikan akibat gempa tersebut beberapa fasilitas publik mengalami kerusakan ringan. Badan Penanggulangan Bencana Pusat dan Daerah sedang melakukan asesmen dampak gempa. Begitupun Kementerian Pariwisata terus berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan pariwisata di Bali untuk mendapatkan informasi sektor pariwisata terdampak. Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai tetap beroperasi secara normal. 
 
"Kementerian Pariwisata mengimbau wisatawan untuk mengikuti instruksi pemerintah dan memperbarui informasi dari akun resmi pemerintah seperti @Kemenpar_RI, @BNPB_Indonesia, @baliairports dan @infoBMKG," sebutnya. (u)
wartawan
Ayu Eka Agustini
Category

Dinas Pertanian Buleleng Gencarkan Vaksinasi Rabies Gratis, Ribuan Dosis Vaksin Masih Tersisa

balitribune.co.id I Singaraja - Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan Buleleng melalui Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) terus mengintensifkan pelayanan vaksinasi rabies sebagai upaya rutin melindungi kesehatan hewan dan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Badung Kekurangan 15 Ribu Lampu Penerangan Jalan

balitribune.co.id I Mangupura - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Badung mencatat kekurangan sekitar 15.000 unit lampu penerangan jalan (LPJ) pada ruas jalan kabupaten. Kekurangan tersebut terungkap berdasarkan evaluasi terhadap data sebaran LPJ yang dibandingkan dengan kebutuhan ideal dalam masterplan.

Baca Selengkapnya icon click

WFH Jumat di Denpasar, Layanan Publik Tetap Normal

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar resmi memberlakukan kebijakan Work From Home (WFH) setiap hari Jumat mulai 10 April 2026. Meski demikian, seluruh sektor pelayanan publik dipastikan tetap beroperasi normal di kantor (Work From Office/WFO) guna menjamin kebutuhan masyarakat tidak terganggu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.