Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kera Monkey Forest Masuk ke Pemukiman Resahkan Warga

Bali Tribune/ MERESAHKAN - Kerap melawan saat diusir, kehadiran kera resahkan warga Ubud.


balitribune.co.id | Gianyar  - Pandemi Covid-19 yang berkepanjangan juga berimbas pada kenyamanan kera, binatang koloni di Wenara Wana (Monkey Forest) Padang Tegal, Ubud yang selama ini menjadi distinasi wisata andalan. Primata ini mulai keluar kawasan hutan dan nongol di daerah pemukiman hinggga meresahkan warga, karena binatang ini cenderung galak kepada anak-anak kecil.
 
Dari informasi yang dierima, dalam beberapa bulan ini, kemunculan kera yang diduga berasal dari huta Padang tegal itu, muncul di kawasan pemukiman hinga ke desa tetangga, seperti di Tebesaya Peliatan hingga di Banjar Kutuh Kelod, Desa Petulu. Meskipun belum ada kasus gigitan, namun kera yang diduga lepasan dari koloninya ini, menyasar anak-anak kecil. Sementara, di hadapan orang dewasa, kera ini menghindar  melalaui atap rumah warga.
 
Tak hanya di pemukiman warga, kera ini gak masuk ke penginapan  yang kini sepi penghuninya. Meskipun kehadirannya tidak bergerombol, namun dipastikan ada lebih dari satu kera yang berkeliaran. Karena dari beberapa kemunculannya, ukurannya berbeda-beda. “Meksi tidak bergerombol, tapi cukup meresahkan, terutama bagi yang memiliki anak kecil, karena kera ini tak takut apapun. Saya harap, pihak terkait mengevakuasi kera-kera ini supaya tak mengganggu warga, dan keselamatan kera juga terjamin,” ujar Yanik Andita, salah seorang warga Peliatan.
 
Bendesa Padang Tegal, Ubud, Made Gandra, Senin (6/9/2021), mengakui kalau saat ini pengelola kawasan wisata kewalahan memberi pakan. Disebutnya, sebelumnya alokasi dana setiap bulan untuk kawanan monyet tersebut sebesar Rp 120 juta untuk setiap bulannya. "Mulai beberapa bulan lalu kami mulai kewalahan memberi pakan. Sebulannya menghabiskan Rp 120 juta," jelas Made Gandra. 
 
Hanya saja, biaya pakan ini terus menggerogoti dana simpanan desa adat. Dijelaskannya, sudah hampir dua tahun, obyek wisata tersebut tidak ada pemasukan sama sekali, sehingga pegawai di kawasan wisata tersebut hanya bekerja memberi pakan dan membersihkan kawasan. Dalam kondisi pariwisata normal, setidaknya dikunjungi 6.000 wisatawan per hari, sehingga pengelola kawasan antusias dalam pengelolaan. Di kawasan tersebut, setidaknya terdapat seribuan monyet. Kawasan 26 hektar ini masih terkelola dan dihaga kebersihannya boleh sekitar 200 pegawai. "Ya, jam kerja pegawai berkurang. Ini menyesuaikan dengan kondisi," jelasnya lagi.
 
Untuk meringankan biaya pakan ini, pengelola kawasan wisata mengaku sudah mengajukan permohonan ke Pemkab Gianyar untuk mensubsidi sebagian biaya pakan. "Namun sampai saat ini belum ada tanggapan, harapan kami agar bisa disubsidi sekitar 40%," harapnya. Diakui, kondisi keuangan Pemkab Gianyar lagi seret, sehingga memaklumi tidak mendapat subsidi. 
wartawan
ATA
Category

Jalan Nasional Denpasar-Gilimanuk Jebol di Dua Titik, Truk Terperosok

balitribune.co.id | Tabanan - Dua titik bahu jalan di jalur nasional Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di Desa Meliling, Kecamatan Kerambitan, jebol akibat tergerus aliran air hujan. Peristiwa ini memicu kekhawatiran pengguna jalan karena salah satu titik kerusakan memiliki kedalaman yang cukup ekstrem hingga mencapai lima meter.

Baca Selengkapnya icon click

Boehringer Ingelheim dan BAWA Edukasi Ribuan Siswa SD, Perkuat Upaya Cegah Rabies di Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan rabies di Bali terus diperkuat melalui jalur pendidikan sejak dini. PT Boehringer Ingelheim Indonesia bersama Bali Animal Welfare Association (BAWA) resmi menuntaskan program "Sustainable Development for Generation (SD4G) 2025 – Stop Rabies Education" yang berlangsung selama empat bulan, dari Juli hingga November 2025.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Lebah di Kebun Raya Sengat 20 Pengunjung, Damkar Bertindak

balitribune.co.id | Tabanan - Kebakaran (Damkar) Tabanan dan Badung menangani sarang tawon Dendeng Ai di areal Kebun Raya Eka Karya Bali, Bedugul, Kecamatan Baturiti, Kamis (8/1).

Ini dilakukan setelah muncul laporan adanya 20 pengunjung Kebun Raya yang tersengat tawon saat berwisata belum lama ini. Sarang tawon itu sendiri berada di dahan pohon setinggi sepuluh meter.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Wali Kota Jaya Negara Dorong Ketepatan Waktu Penyusunan LPPD, LKPJ, dan SPM Tahun 2026

balitribune.co.id | Denpasar - Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, memimpin Rapat Penyusunan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD), Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ), serta Standar Pelayanan Minimal (SPM) Tahun 2026 di Gedung Sewaka Dharma, Denpasar, Kamis (8/1).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.