Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kerja Sama dengan Maskapai & Travel Agent, BHA Lirik Wisman Alihkan Destinasi ke Bali

Bali Tribune / Ricky Putra

balitribune.co.id | Denpasar - Bali Hotel Association (BHA) akan membidik wisatawan domestik agar tidak melakukan perjalanan wisata ke luar negeri. Hal ini mengingat sejumlah negara telah menyatakan teridentifikasi virus corona baru yang menyebabkan kepanikan masyarakat global. 

Beberapa hari lalu, Pemerintah Indonesia memberikan peringatan atau travel warning kepada warga Negara Indonesia (WNI) agar tidak melakukan perjalanan ke luar negeri terutama Singapura dan juga Tiongkok daratan. Seperti diketahui, Negara Singapura adalah destinasi favorit turis Indonesia. Dengan adanya peringatan tersebut, secara otomatis turis Indonesia yang akan melakukan perjalanan wisata ke Negeri Singa Putih itu menjadi tertunda. 

Begitupun yang ke Tiongkok daratan, jumlah wisatawan domestik yang berwisata ke 'Rumah Panda' setiap tahun mencapai ribuan orang. Ketua Bali Hotel Association (BHA), Ricky Putra baru-baru ini di Denpasar menyampaikan, sejak Pemerintah Indonesia menyetop sementara penerbangan dari/ke Indonesia-Tiongkok pada Rabu 5 Februari 2020 guna menghindari penyebaran wabah flu mematikan yang menyerang warga Wuhan, Tiongkok mulai akhir tahun 2019 tersebut berdampak pada penurunan kedatangan turis Negeri Tirai Bambu ke Bali.  

Ia pun menyatakan, imbasnya adalah terjadi penurunan jumlah wisatawan mancanegara ke Bali, namun khusus untuk wisatawan Tiongkok. Wisatawan dari negara lain masih ke Bali seperti Eropa, Australia, dan Amerika dengan lama tinggal mencapai 2-4 minggu. 

"Disamping itu juga, saat ini kami (BHA) tengah membidik wisatawan yang akan berkunjung ke Tiongkok seperti domestik. Setiap tahun terdapat sekitar 3.000 warga Indonesia berwisata ke Tiongkok. Akibat dari musibah ini tentu saja akan mengalihkan perjalanan ke destinasi lainnya," katanya. 

Potensi domestik yang bepergian ke luar negeri ini akan dibidik untuk memilih Bali sebagai destinasi mereka. "Itu kita gaet untuk datang ke Bali," ucap Ricky.

Selain menyasar WNI yang ingin berwisata ke luar negeri untuk mengalihkan destinasnya ke Bali, BHA juga melirik wisatawan asing yang traveling ke Tiongkok. Mengingat kondisi saat ini di Tiongkok daratan sedang dilanda wabah virus corona, diperkirakan wisatawan asing akan menunda kunjungannya ke negeri itu. 

Pasalnya sekitar 30 juta wisatawan mancanegara (wisman) berwisata ke Tiongkok setiap tahunnya. "Namun, karena kasus ini tentu saja banyak penerbangan ke sana (Tiongkok-red) ditutup. Jadi kita akan kerja sama dengan airlines dan travel agent untuk mengalihkan datang ke Bali,” katanya.

Lebih lanjut Ricky menambahkan, sekarang saatnya mengimplementasikan pariwisata berkualitas yang sering diwacanakan oleh pemerintah dan stakeholder pariwisata Bali. Hal ini dengan membidik kedatangan wisatawan mancanegara dari Eropa dengan pengeluaran yang tinggi dan masa tinggal mencapai mingguan. "Wisatawan Tiongkok lama tinggalnya di Bali sekitar 4-5 hari sedangkan Eropa bisa mencapai 4 minggu. Anggap saja 500.000 wisman Tiongkok ke Bali bisa ditutupi dengan sekitar 125 ribu- 150 ribu wisman Eropa bisa mengimbangi,” imbuhnya.

wartawan
Ayu Eka Agustini

Antusiasme Warga Padati Gilimanuk hingga Hutan Cekik Sambut Kedatangan Presiden Prabowo

balitribune.co.id | Negara - Masyarakat Kabupaten Jembrana tumpah ruah memadati kawasan Gilimanuk hingga Hutan Cekik pada Selasa (25/8/2026). Kedatangan ribuan warga dan pelajar ini guna menyambut kunjungan kerja perdana Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang diagendakan melakukan groundbreaking Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di kawasan hutan Bali Barat.

Baca Selengkapnya icon click

Data 129 Ormas, Kesbangpol Badung Dorong Penataan dan Pemberdayaan

balitribune.co.id | Mangupura - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Badung mencatat sebanyak 129 organisasi kemasyarakatan (ormas) telah terdata hingga Agustus 2026. Ormas tersebut bergerak di berbagai bidang, di antaranya lingkungan hidup, seni budaya, pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia, serta kesehatan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Badung Ancam Cabut Izin Usaha Besar yang Abaikan Produk Lokal

balitribune.co.id | Mangupura - DPRD Kabupaten Badung menyiapkan aturan yang mewajibkan pelaku usaha besar, khususnya sektor pariwisata, menggunakan produk unggulan lokal. Pelaku usaha yang mengabaikan kewajiban tersebut nantinya dapat dikenai sanksi administratif secara bertahap hingga rekomendasi pencabutan izin usaha.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.