Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kesbangpolimas Sebar Intelijen, Bawaslu Badung: Dari 1.314 TPS, Tergolong Rawan 533 TPS

Bali Tribune/ TPS
balitribune.co.id | Mangupura - Badan Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpolimas) Kabupaten Badung memastikan situasi menjelang pencoblosan Pemilu di Kabupaten Badung kondusif. Pun demikian, lembaga ini telah menurunkan intelijen untuk melakukan pemantauan lebih lanjut.
 
Kepala Badan Kesbangpolimas Badung I Nyoman Suendi ditemui saat pemantauan TPS di Kelurahan Tuban, Selasa (16/4), menyatakan sejauh ini kondisi menjelang pemilihan cukup kondusif. Menurutnya masyarakat sudah mulai melek akan pesta demokrasi.
 
“Dari pemantauan secara umum, situasi dan kondisi menjelang pemilihan cukup kondusif. Tapi, kita tetap melakukan pemantauan dengan melibatkan intelijen. Dan intelijen kita terus bekerja,” ujarnya.
 
Adapun daerah yang paling mendapat atensi adalah daerah-daerah yang pernah terjadi konflik sebelumnya. Selain itu, pihaknya juga mengawasi secara ketat daerah dengan penduduk heterogen. Menurutnya kawasan dengan penduduk campuran sangat berpotensi terjadi konflik. “Kawasan perumahan kita paling atensi, karena di situ penduduknya campuran. Jadi, potensi konflik cukup besar di situ,” kata mantan Camat Petang ini.
 
Sebagai langkah antisipasi bila terjadi konflik selama suasana pemilu, Kesbangpolimas sudah bekerjasama dengan aparat keamanan baik itu TNI maupun Polri. Sementara untuk pelaksanaan pemilu pihaknya bergandengan dengan penyelenggara yakni KPU dan Bawaslu Badung. “Suasana sudah cukup kondusif, kami yakin tidak ada masalah. Di Badung aman-aman saja,” tukas Suendi.
 
Secara terpisah Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Badung juga mengaku telah melakukan pemetaan terkait potensi Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang rawan di Kabupaten Badung.
 
Berdasarkan indikator yang digunakan  Bawaslu, sedikitnya ada ratusan TPS yang tersebar di Kabupaten Badung yang berpotensi rawan kecurangan dalam Pemilu.
 
Ada pun 10 indikator yang dilakukan Bawaslu untuk menyatakan bahwa TPS tersebut rawan. Yakni pertama, terdapat pemilih DPTb dalam TPS, kedua terdapat pemilih DPK dalam TPS, ketiga TPS dekat rumah sakit, keempat TPS dekat dengan perguruan tinggi, kelima TPS dekat lembaga pendidikan (pesantren/asrama), keenam terdapat praktik pemberian uang atau barang pada masa kampanye di TPS.
 
Ketujuh, terdapat praktik menghina/ menghasut diantaranya pemilihan terkait isu agama, suku ras dan golongan di sekitar TPS,  kedelapan, petugas KPPPS berkampanye untuk peserta pemilu, kesembilan, TPS berada dekat posko/ rumah tim kampanye peserta pemilu, dan kesepuluh terdapat logistik / perlengkapan pemungutan suara mengalami kerusakan untuk TPS.
 
Dari sepuluh indikator tersebut ada 533 TPS rawan di Kabupaten Badung. Rinciannya: di Kecamatan Petang ada 14 TPS rawan, di Kecamatan Abiansemal ada 37 TPS rawan, di Mengwi ada 131 TPS rawan, di Kuta Utara 85 TPS rawan, di Kecamatan Kuta ada 42, dan di Kuta Selatan 154 TPS rawan. Jadi dari 1.413 TPS yang tersebar di 62 desa se-Kabupaten Badung ada 533 TPS yang berpotensi rawan berdasarkan indikator yang digunakan Bawaslu. 
 
“Di sejumlah TPS rawan yang kita petakan tentu kita atensi khusus dalam pengawasannya, ” jelas Ketua Bawaslu Badung Ketut Alit Astasoma.
 
Pola pengawasannya rutin dilakukan karena tidak hanya sebelum Pemilu saja berpotensi kecurangan, bertepatan hari H atau pemilu juga berpotensi. Sebab, ada banyak orang dan banyak kepentingan. “Namun untuk pencegahan dini kami sudah lakukan dan juga bersurat langsung kepada para Calon Legislatif (Caleg), ” ungkapnya.
 
Bagaimana dengan isu politik uang? Alit Astasoma mengaku rumor adanya money politic cukup banyak. Hanya saja tidak ada yang melapor. Sehingga pihaknya cukup kesulitan untuk mengungkap. Pun demikian, pihaknya tetap melakukan penelusuran dengan melibatkan semua perangkat yang ada di kecamatan dan desa.
 
“Isu (politik uang, red) sih banyak, cuma yang melapor tidak ada. Jadi kami agak kesulitan mengungkap. Dan kita tetap menelusuri isu dan dugaan tindak pidana pemilu tersebut,” kata Alit Astasoma.
 
Untuk mengantisipasi peredaran uang menjelang pencoblosan, pria asal Munggu ini pun mengimbau masyarakat ikut bersama-sama mengawasi. “Kami harap peran serta masyarakat mengawasi jalannya pemilu. Kalau ada pelanggaran atau indikasi kecurangan lapor ke Bawaslu,” pungkasnya. 
 
wartawan
I Made Darna
Category

Pengurus PHRI Bali 2025-2030 Dikukuhkan, Sekda Dewa Indra Tekankan Kolaborasi Hadapi Tantangan Pariwisata

balitribune.co.id | Denpasar - Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra, menegaskan bahwa sektor pariwisata Bali saat ini menghadapi berbagai tantangan, baik yang bersumber dari faktor internal maupun eksternal. Kondisi tersebut, menurutnya, tidak dapat dihadapi secara parsial, melainkan memerlukan kolaborasi erat antara pemerintah dan seluruh pelaku industri pariwisata.

Baca Selengkapnya icon click

Kabar Duka dari Negeri Jiran, Mahasiswa Asal Yehembang Meninggal Saat Program Magang

balitribune.co.id | Negara  - Seorang mahasiswa asal Banjar Kaleran Kauh, Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo, I Made Brata (22), dilaporkan meninggal dunia saat menjalani program magang di Malaysia pada Sabtu (24/1/2026) sekitar pukul 00.00 Wita.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kanwil DJP Bali Limpahkan Tersangka Kasus Pajak ke Kejari Denpasar, Negara Rugi Hampir Rp1 Miliar

balitribune.co.id | Denpasar - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Bali resmi melimpahkan tersangka tindak pidana perpajakan berinisial DS beserta barang bukti ke Kejaksaan Negeri Denpasar. Pelimpahan tahap II tersebut berlangsung di Kantor Kejari Denpasar, Selasa (20/1).

Baca Selengkapnya icon click

Sinergi OJK, BPS, dan LPS Siapkan SNLIK 2026, Petakan Literasi Keuangan Hingga Pelosok

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya memetakan tingkat literasi dan inklusi keuangan masyarakat Bali memasuki babak baru. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Badan Pusat Statistik (BPS) dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) resmi mematangkan persiapan pelaksanaan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) Tahun 2026 dengan cakupan wilayah yang diperluas hingga seluruh kabupaten/kota di Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Usai Banjir Pancasari Pansus TRAP DPRD Bali Bongkar Dugaan Penyelundupan Hukum HGB Bali Handara

balitribune.co.id | Tabanan - Panitia Khusus Tata Ruang dan Alih Fungsi Lahan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali merekomendasikan penyegelan sejumlah proyek dan ruas jalan di kawasan Bali Handara Golf, Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng. Rekomendasi ini muncul menyusul dugaan kuat keterkaitan aktivitas pembangunan dengan banjir besar yang merendam puluhan rumah warga.

Baca Selengkapnya icon click

Bank BPD Bali Tuntaskan KUR 100 Persen, Perkuat Ekonomi Riil dari Akar Rumput

balitribune.co.id | Denpasar - Komitmen Bank BPD Bali sebagai penggerak utama ekonomi daerah kembali terkonfirmasi sepanjang 2025. Bank milik Pemerintah Provinsi Bali ini berhasil menuntaskan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) hingga 100 persen, sebuah capaian yang menempatkannya sebagai salah satu institusi keuangan daerah paling agresif dalam mendorong ekonomi kerakyatan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.