Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Ketiga Kalinya Warga Gianyar Terima Sembako Jumbo

Bali Tribune/ SEMBAKO - Paket Sambako Jumbo yang akan dibagikan akhir pekan ini.
Balitribune.co.id | Gianyar - Hingga akhir tahun 2020, dampak Pandemi Covid-19, masih menjadi ganjalan  masyarakat. Karena itupula, Pemkab Gianyar tidak berhenti  memberi beragam bantuan, seperti pembagian paket Sembako.  Paket sembako jumbo  yang sudah sukses  dibagian sebanyak dua tahap, di akhir tahun ini untuk ketiga kalinya kembali dibagikan kepada 31.500 KK.
 
Bupati Gianyar Made Agus Mahayastra, Senin (7/12), mengungkapkan seluruh paket sembako ini sudah siap dibagikan pada masing-masing lokasi di tujuh kecamatan.  Sebelum dibagikan, paket ini  masih dikumpulkan di tempat penampungan di tujuh kecamatan. “Ceremonialnya nanti saya dari Ubud, dan saat ini beras sudah masuk minyak masuk, kopi masuk, tinggal packing saja. Untuk paket yang akan dibagikan itu masing-masing tempat pendistribusian,"  ungkapnya.
 
Disebutkan, proses packing kali ini dilakukan pada tempat penampungan masing-masing kecamatan. Sementara paket sembako itu akan dibagikan kepada 31.500  kepala keluarga terverifikasi terdampak covid 19 yang ada di Kabupaten Gianyar. "Jumlahnya 31.500 KK setelah kita bulatkan. Dibagikan kepada mereka yang telah menerima dan mereka tercecer yang belum mendapatkan sebelumnya," sambung Mahayastra.
 
Dalam kesempatan itu untuk yang tercecer disebutkan sebanyak 900 kepala keluarga, namun setelah verifikasi yang berhak mendapatkan sebanyak 700 kepala keluarga saja. "Seperti sebelumnya, siapa yang belum dapat silahkan daftar ke bupati. Sehingga yang terverifikasi dapat 700 yang berhak," imbuhnya.
 
Ditegaskan, bantuan paket sembako berukuran jumbo yang ketiga kalinya, bukan yang terakhir.  Karena tidak menutup kemungkinan akan berlanjut dengan melihat situasi perekonomian masyarakat. Dalam proses pembagiannya pun langsung diawasi oleh pihak badan pemeriksa keuangan, kepolisian hingga kejaksaan, supaya dalam pembagian maupun pembelian paket tidak ada yang menyalahgunakan kebijakan. "Sejak pembagian sembako yang pertama, sudah diawasi ketat, baik dari BOK, kejaksaan, kepolisan. Monitoronnya pun terukur, jika  paket berasnya kurang dari 20 kilo gram, tinggal cari  rekanannya. Polda juga  kami minta ikut aktif mengawasi," tegasnya.
 
Disebutkan, paket sembako ini  masih tetap berukuran jumbo dengan isian beras sebanyak 20 Kg, 2 kg Gula, 1Kg Kopi, 4 kaleng Susu, 5 buah Sabun mandi, dan 2 liter minyak Goreng. Semua bantuan yang diberikan kepada masyarakat merupakan barang yang dibeli dari masyarakat Gianyar atau produk hasil petani Gianyar terkecuali minyak dan sabun. "Yang mendapatkan semua warga kecuali ASN, TNI, Polri," ucapnya. Dalam penyalurann bantuan sembako tahap ketiga ini, Pemkab Gianyar menggelontorkan dana Rp 13 Milyar. 
wartawan
Nyoman Astana
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Astra Motor Bali Hadirkan Super Deal Akhir Tahun “Astra Honda Vaganz"

balitribune.co.id | Denpasar – Guna memberikan manfaat lebih bagi masyarakat Bali, khususnya karyawan Grup Astra Bali, Astra Motor Bali menghadirkan program super deal akhir tahun bertajuk “Astra Honda Vaganza”. Program ini merupakan bentuk apresiasi sekaligus komitmen Astra Motor Bali dalam mempermudah kepemilikan sepeda motor Honda menjelang penutupan tahun 2025.

Baca Selengkapnya icon click

Empat Kapolres dan Dua Direktur Polda Bali Diganti

balitribune.co.id | Denpasar - Gerbong mutasi di tubuh Polri kembali bergerak. Sebanyak 905 perwira Polri dimutasi mulai dari pangkat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) sampai Brigadir Jendral Polisi (Brigjen Pol). Mutasi sebanyak ini berdasarkan tiga Surat Telegram Kapolri Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo bernomor; ST/2781A/XII/KEP./2025, ST/2781B/XII/KEP./2025, dan ST/2781C/XII/KEP./2025,  tanggal 15 Desember 2025. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jatiluwih: Ketika Pariwisata Bertumpu pada Sawah dan Kesejahteraan Petani

balitribune.co.id | Hamparan sawah terasering Jatiluwih, Tabanan, Bali, selama ini memikat mata dunia. Namun daya tarik kawasan ini bukan semata pada panorama hijau berundak yang fotogenik. Di baliknya, hidup sebuah sistem peradaban agraris berusia lebih dari seribu tahun: Subak. Sistem irigasi tradisional ini bukan hanya mengatur aliran air, tetapi juga mengikat hubungan sosial, nilai religius, serta keseimbangan ekologis masyarakat Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.