Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Ketua Yayasan Widya Dharma Shanti Denpasar Nyatakan Hanya ITB STIKOM Bali, Tidak Ada yang Lain

Bali Tribune / Kepala LLDikti Wilayah VIII Prof. I Nengah Dasi Astawa berbincang-bincang dengan Ida Bagus Dharmadiaksa (Ketua Yayasan WDS Denpasar), Dadang Hermawan (Rektor ITB STIKOM Bali) dan I Made Sarjana (Wakil Rektor 3 ITB STIKOM Bali) dalam wisuda ITB STIKOM Bali tahun 2019
balitribune.co.id | DenpasarBelum lama ini, ada keluhan masuk ke Yayasan Widya Dharma Shanti (Yayasan WDS) Denpasar, induk ITB STIKOM Bali, terutama setelah STMIK STIKOM Bali bertransformasi menjadi ITB STIKOM Bali. Ternyata ada lembaga tertentu mengklaim sebagai “anak kandung” ITB STIKOM Bali. Terbaru pihak Yayasan WDS Denpasar menerima informasi dari Mataram bahwa STMIK STIKOM Bali bertransformasi menjadi nama yang berbeda dengan nama ITB STIKOM Bali.
 
Nama STIKOM Bali ternyata sering dicatut oleh pihak yang tidak bertanggungjawab untuk kepentingan mereka. Terhadap klaim yang terkesan mendompleng ketenaran ITB STIKOM Bali ini membuat Ketua Ketua Yayasan WDS Denpasar, Ida Bagus Dharmadiaksa akhirnya angkat bicara. Ditemui di kampus ITB STIKOM Bali, Selasa (09/02), ia menegaskan ITB STIKOM Bali tidak mempunyai hubungan dengan perguruan tinggi lain di luar STIKOM Bali Group. 
 
Dia meminta masyarakat untuk tidak terkecoh dengan lembaga lain yang mengaku “anak kandung” STIKOM Bali. 
 
Dia menyebut perubahan status dari sekolah tinggi menjadi institut sesuai sesuai Surat Keputusan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi No. 357/KPT/I/2019 tentang Izin Perubahan Bentuk Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Teknik Komputer menjadi Institut Teknologi dan Bisnis STIKOM Bali tertanggal 7 Mei 2019. 
 
“Nama kami adalah ITB STIKOM Bali, bukan yang lain. Kami berharap masyarakat tidak terkecoh dengan lembaga lain yang mengaku anak kandung STIKOM Bali. Dan setelah bertransformasi menjadi ITB STIKOM Bali, kami tidak hanya mempelajari ilmu komputer tetapi juga ilmu bisnis. Makanya sekarang kami buka program studi binsis digital,” tegas Dharmadiaksa.  
 
Saat ini jumlah mahasiswa ITB STIKOM Bali sekitar 6.,500 orang tersebar di tujuh program studi. Yakni, Prodi Sistem Komputer, Sistem Informasi, Teknologi Informasi, Bisnis Digital, Manajemen Informatika, National Dual Degree bekerja sama dengan Binus University Jakarta (gelar Sarjana Komputer dari STIKOM Bali dan Sarjana Manajemen dari Binus Jakarta) dan International Dual Degree bekerja sama dengan Help University Malaysia (Sarjana Komputer dari STIKOM Bali dan Bachelor of Information Technology dari Help University).
 
“Semua mahasiswa kami ini tersebar di  tiga kampus, yakni ITB STIKOM Bali Kampus Renon, Kampus Jimbaran dan Kampus Abiansemal, Badung,” sebutnya.
 
Dia menjelaskan, perguruan tinggi lain yang menjadi bagian dari STIKOM Bali Group adalah Politeknik Nasional Denpasar, Politeknik Ganesha Guru Singaraja, dan Sekolah Tinggi Teknologi Bandung (STT Bandung), Jawa Barat. 
 
Dharmadiaksa mengaku, klaim seperti ini bukanlah yang pertama. Sebelumnya, ketika masih bernama STMIK STIKOM Bali, banyak juga orangtua yang komplin karena anaknya salah masuk perguruan tinggi. Mereka merasa terkecoh dengan promosi lembaga lain yang mengaku sebagai "anak kandung" STIKOM Bali. “Kebetulan orangtua itu teman saya, karena mau daftar anaknya di kampus tersebut sekalian dia mau ketemu saya. Barulah dia kaget ternyata kampus itu tidak ada hubungan dengan STIKOM Bali,” katanya. 
wartawan
Ayu Eka Agustini
Category

Karangasem Perkuat Peran Posyandu Melalui Pembinaan di Lingkungan Sekolah

balitribune.co.id | Amlapura - Dalam rangka memperingati Hari Posyandu yang jatuh pada 29 April 2026 sekaligus mempersiapkan diri menghadapi Lomba Posyandu PSP-PSBS tingkat Provinsi Bali, Ketua TP Posyandu Kabupaten Karangasem, Nyonya Mas Parwata, bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Karangasem serta Dinas Lingkungan Hidup, melaksanakan kegiatan pembinaan Posyandu di bidang pendidikan.

Baca Selengkapnya icon click

35 WNA India Tersangka Judi Online Dilimpahkan ke Kejaksaan

balitribune.co.id I Denpasar - Setelah melalui rangkaian penyidikan intensif yang menyita perhatian publik, Direktorat Reserse Siber (Ditressiber) Polda Bali akhirnya merampungkan penanganan kasus perjudian online lintas negara yang melibatkan 35 warga negara asing (WNA) asal India. Dalam perkembangan terbaru, seluruh tersangka resmi dilimpahkan ke pihak Kejaksaan pada Rabu (29/4/2026) untuk memasuki tahap penuntutan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ulah Konyol Bule Italia Berujung Deportasi

balitribune.co.d I Mangupura - Seorang warga negara asing (WNA) asal Italia berinisial GI (24) resmi dideportasi oleh Kantor Imigrasi Ngurah Rai setelah videonya viral di media sosial karena melawan petugas kepolisian di Denpasar.

GI dipulangkan ke negara asalnya pada Selasa (28/4/2026) melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai menggunakan maskapai Qatar Airways dengan rute menuju Doha.

Baca Selengkapnya icon click

Tolak Gelar Ulang, Punglik: Perkara Sudah di Kejaksaan!

balitribune.co.id I Denpasar - Polemik dugaan penyerobotan tanah di Jalan Gatot Subroto, Denpasar, kian memanas. Di saat perkara sudah memasuki pelimpahan tahap I ke Kejaksaan, muncul rencana dari Wassidik Bareskrim Polri untuk menggelar perkara ulang di Jakarta. Langkah ini langsung menuai kritik keras dari kuasa hukum pelapor, Nyoman Gde “Punglik” Sudiantara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kementerian Ekraf Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional

balitribune.co.id I Badung - Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) melalui Direktorat Kuliner memfasilitasi jenama lokal dalam ajang internasional Food, Hotel & Tourism Bali (FHTB) 2026. Langkah ini merupakan strategi kunci untuk mendorong produk kreatif Indonesia menembus rantai pasok global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.