Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kisruh Golkar Tak Pengaruhi Suara Jokowi-Amin di Bali

Gede Sumarjaya Linggih

 BALI TRIBUNE - Partai Golkar Bali saat ini sedang bergolak. Hal ini dipicu keputusan DPP Partai Golkar yang memberhentikan Ketut Sudikerta dari jabatan Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bali serta mengangkat Gede Sumarjaya Linggih sebagai Pelaksana Tugas Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bali. DPD II Partai Golkar kabupaten/kota se-Bali yang tidak menerima keputusan ini, memilih mengusulkan Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub). Bahkan jika dimungkinkan, Musdalub akan digelar sebelum tahun 2018 berakhir. Situasi internal Partai Golkar ini dikhawatirkan akan berpengaruh pada perjuangan memenangkan pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden, Joko Widodo-Ma'ruf Amin (Jokowi-Amin), pada Pilpres 2019 mendatang, khususnya di Bali. Apalagi, Partai Golkar menjadi bagian dari koalisi pengusung Jokowi-Amin. Hanya saja, kekhawatiran ini ditepis oleh Pelaksana Tugas Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bali Gede Sumarjaya Linggih. Menurut dia, situasi di internal Partai Golkar saat ini sama sekali tidak berpengaruh pada Pilpres. "Tidak berpengaruh. Kita solid dukung Jokowi-Amin," tandas Sumarjaya Linggih, saat ditemui di sela-sela Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Tim Kampanye Daerah Koalisi Indonesia Kerja Provinsi Bali Jokowi-Amin, di Inna Grand Bali Beach Hotel Sanur, Minggu (16/12). Menurut dia, apa yang terjadi saat ini hanya merupakan dinamika internal yang lumrah dalam setiap organisasi. Di sisi lain, seluruh kader Golkar di Bali sejak awal sudah membulatkan tekad mendukung Jokowi, sebagaimana juga sikap partai secara nasional. "Jadi, semua pasti dukung Jokowi-Amin. Dinamika organisasi yang terjadi tidak akan berpengaruh pada Pilpres," tegas Sumarjaya Linggih, yang juga anggota Fraksi Partai Golkar DPR RI. Hal tak jauh berbeda juga dilontarkan oleh Wakil Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bali I Gusti Putu Wijaya, sebelumnya. Dikatakan, dinamika saat ini tidak berpengaruh pada Pilpres karena seluruh kader Golkar mendukung Jokowi-Amin. "Tidak ada pengaruh sama sekali. Termasuk kalau misalnya Musdalub digelar sebelum Pilpres. Kami pastikan bahwa seluruh kader Golkar solid mendukung Jokowi-Amin," kata Wijaya.

wartawan
San Edison
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ornamen Nuansa Khas Ramadan dan Nyepi Sambut Wisatawan Mendarat di Bali

balitribune.co.id I Kuta - Thematic Event berupa pawai Ogoh-Ogoh dan parade Idul Fitri menyambut para penumpang atau wisatawan yang mendarat di Bali melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai. Hal itu dihadirkan pengelola bandara untuk semakin memperkuat suasana Hari Suci Nyepi dan Idul Fitri di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi, Idul Fitri, dan Moderasi Beragama

balitribune.co.id | Gubernur Bali, Wayan Koster (Pak Koster), mengonfirmasi bahwa kesepakatan tokoh lintas agama terkait pengaturan kegiatan keagamaan pada momen perayaan hari besar dua agama, yakni Hindu dan Islam, yang pada tahun 2026 ini akan dirayakan hampir secara bersamaan, Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948 jatuh pada tanggal 19 Maret 2026 dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H jatuh pada tanggal antara 20 atau 21 Maret 2026, bisa dijalankan dengan memperh

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.