Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Komisi III Minta Perumda Air Minum Tirta Mangutama Segera Pindah Kantor ke Badung

Bali Tribune/ RAKER - Komisi III DPRD Badung melaksanakan Rapat Kerja (Raker) dengan jajaran Direksi Perumda Tirta Mangutama, Kamis (17/11).




balitribune.co.id | Mangupura - Komisi III DPRD Badung mendesak Perumda Air Minum Tirta Mangutama untuk segera pindah kantor ke wilayah Mangupura. Hal ini untuk mengikuti Perda 7 Tahun 2019 terutama Pasal 5 ayat 3 bahwa Perumda Air Minum Tirta Mangutama Badung berkedudukan atau berkantor di wilayah Mangupura.

Hal tersebut terungkap saat rapat kerja antara Komisi III yang dikomando Ketuanya Putu Alit Yandinata dengan Perumda Air Minum Tirta Mangutama Badung, Kamis (18/11/2021) siang. Selain Ketua, anggota Komisi III yang hadir yakni Nyoman Satria, Wayan Sandra, Made Yudana, Nyoman Graha Wicaksana, Komang Tri Ani, serta Made Retha. Sementara dari pihak direksi hadir Dirut Wayan Suyasa, Dirum Made Sugita, dan Dirtek Made  Suarsa. Hadir juga Kabag Perekonomaian AA Sagung Rosyawati dan Kabag Hukum Setkab Badung AA Asteya Yudhya serta unsur Dewan Pengawas.

Ketua Komisi III DPRD Badung Putu Alit Yandinata menegaskan, sesuai Perda 7 tahun 2019 pasal 5 ayat 3, Perumda berkedudukan di wilayah Mangupura.

"Karena itu, Perumda harus tunduk pada perda dan mau tidak mau, suka dan tidak suka harus segera pindah ke wilayah Mangupura," tegas politisi PDI Perjuangan Dapil Abiansemal tersebut.

Untuk itu, Alit minta direksi mulai merancang mulai dari detail engenering desain (DED) serta perencanaan gedung saat ini yang ada di wilayah Kota Denpasar. "Kalau bisa cari lahan di sekitar Puspem dan lakukan sebelum tahun 2024," tegasnya.

Hal sama dikemukakan anggota Komisi III yang juga Ketua Bapemperda Nyoman Satria. Agar tak melanggar perda, ujar politisi PDI Perjuangan dapil Mengwi tersebut, wajib hukumnya direksi dan dewas segera pindah dari Kota Denpasar ke wilayah Mangupura.

Satria menambahkan, sesuai dengan regulasi, ada 9 desa dan kelurahan yang masuk wilayah Mangupura. "Kantor Perumda Air minum Tirta Mangutama harus ada di wilayah tersebut," tegasnya lagi.

Pada kesempatan itu, baik Alit Yandinata maupun Nyoman Satria mempertanyakan langkah-langkah apa yang sudah dilakukan Perumda terkait hal ini, termasuk soal rencana pembiayaannya.

"Apakah sudah punya perencanaan termasuk bagaimana menyangkut pembiayaannya," tegas keduanya bernada tanya.

Menjawab hal ini, Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Mangutana Badung Wayan Suyasa menyatakan kesiapannya untuk segera mengikuti Perda 7 tahun 2019. Namun sebelumnya, dia menegaskan, rencana pembangunan kantor di sebelah RSUD Mangusada dipastikan batal.

"Hal ini karena tanah tersebut ada di wilayah jalur hijau. Selain itu, bentuk tanah juga memanjang sehingga kurang cocok untuk kantor," tegasnya.

Karena itu, pihak Perumda masih sedang menjajaki kemungkinan pembangunan kantor di wilayah Mangupura termasuk di wilayah Puspem Badung. Saat ini, pihaknya sudah melakukan apraisal atau taksiran nilai terhadap aset tanah dan kantor yang ada di wilayah Kota Denpasar. "Hasil apraisal sekitar Rp 40 miliar dari luas tanah sekitar 28 are," ujarnya.

Selanjutnya, kata Suyasa yang juga mantan anggota DPRD Badung tersebut, hasil dari penjualan tersebut akan dikembalikan sepenuhnya untuk pembangunan kantor di wilayah Mangupura. "Jika hasil apraisal sudah keluar, tentu kami akan berkoordinasi kembali dengan DPRD Badung maupun Bupati selaku owner," ungkapnya.

Pada kesempatan itu, Kabag Perekonomian AA Sagung Rosyawati mengingatkan DED ada jangka waktunya. Karenanya, pembuatan DED harus matang dengan rencana pembangunan. Jika dalam 6 bulan belum ditindaklanjuti dengan pembangunan fisik, DED otomatis akan hangus," tegasnya.

Selain persoalan kantor, raker juga membahas soal kinerja Perumda di tengah pandemi Covid-19. Terungkap bahwa pendapatan Perumda melorot dari sebelumnya saat normal Rp 20 miliar per bulan, kini hanya Rp 11 miliar atau Rp 12 miliar. Sementara operational cost Perumda di angka Rp 14,5 miliar.

Untuk menghindari kerugian, kata Wayan Suyasa, Perumda berupaya melakukan efisiensi secara ketat. Pertama efisiensi upah direksi dan karyawan. Selanjutnya efisiensi upakara yang biasanya melakukan piodalan berkali-kali karena memiliki 32 sumur, 12 mata air, dan enam kantor unit. "Sekarang disatukan saat Purnana Sasih Kapat. Biaya sebelumnya Rp 1,2 miliar kini menjadi Rp 400 jutaan saja," tegasnya.

Satu lagi, kata Suyasa, kegiatan yang biasanya disubkontrakkan dengan pihak ketiga dikerjakan sendiri oleh pihak Perumda. Dari sini, katanya, Perumda dapat melakukan efisiensi lagi.

Dengan efiensi ketat tersebut, berdasarkan neraca triwulan III 2021, Perumda berpeluang tidak mengalami kerugian lagi. "Berdasarkan neraca keuangan, TW 3 2021, Perumda sudah mengalami keuntungan," tegasnya.

wartawan
ANA
Category

Kisah Bayi Lutung Jawa, Hasil Beli yang Berakhir di Pusat Konservasi

balitribune,co.id | Denpasar - Upaya penyelamatan satwa liar kembali dilakukan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Bali melalui tim Wildlife Rescue Unit (WRU). Dalam operasi terbaru, dua satwa dilindungi berhasil diamankan dari lokasi berbeda, yakni seekor elang tikus dari Kabupaten Tabanan dan seekor bayi lutung jawa dari Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click

Hambat Investasi, Aturan RDTR Singaraja Dicabut

balitribune.co.id | Singaraja - Tren investasi di Kabupaten Buleleng menunjukkan grafik peningkatan yang cukup signifikan. Peningkatan ini didominasi oleh masuknya Penanaman Modal Asing (PMA). Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Buleleng terus melakukan evaluasi dan penyesuaian regulasi agar iklim investasi berjalan semakin lancar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gumitir Bersemi, Petani Bali Semringah

balitribune.co.id | Mangupura - Sejumlah petani bunga gumitir di Petang Kabupaten Badung mengaku saat ini cuaca yang cenderung cerah sangat mendukung hasil panen bunga gumitir. Ditemui saat panen bunga gumitir di Petang, Selasa (21/4), Jero Pudak mengatakan, bersama tiga orang petani lainnya dalam sehari panen bunga gumitir sebanyak 3 pikul bunga yang kerap digunakan untuk ritual Hindu di Bali. 

Baca Selengkapnya icon click

Walikota Jaya Negara Tandatangani PKS PSEL Tahap I, Langkah Nyata Pemkot Denpasar Atasi Sampah

balitribune.co.id | Jakarta - Pemerintah Kota Denpasar terus memperkuat langkah strategis dalam menjawab tantangan pengelolaan sampah perkotaan melalui percepatan pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pelepasan Tukik di Sanur, Asa Kelestarian Laut

balitribune.co.id | Denpasar - Sebagai upaya pelestarian lingkungan di sepanjang Pantai Sanur, Denpasar, pengelola akomodasi wisata bersama puluhan wisatawan turut terlibat dalam pelepasan tukit ke habitatnya dan bersih-bersih pantai dimulai dari Puri Santrian hingga Pura Tanjung Sari Sanur, Kamis (21/4/2026). Kegiatan bersih-bersih pantai ini berhasil mengumpulkan sebanyak 20 karung sampah plastik. 

Baca Selengkapnya icon click

TVRI Meriahkan Piala Dunia 2026 dengan Program Nonton Bareng Bola Gembira

balitribune.co.id | Jakarta - Antusiasme masyarakat dalam menyambut Piala Dunia 2026 yang akan berlangsung kurang dari dua bulan lagi kian terasa di berbagai penjuru Indonesia. Menjawab antusiasme tersebut, TVRI sebagai pemegang hak siar resmi Piala Dunia 2026 siap menghadirkan euforia dari pesta sepak bola terbesar ini ke seluruh lapisan masyarakat melalui kampanye Bola Gembira.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.