Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Komisi III Tinjau Estari Dam dan Proyek Resevoar Tegeh Sari

DPRD
Rombongan Komisi III DPRD Badung bersama Dirut PDAM Tirta Mangutama I Made Subarga Yasa meninjau estuary dam, Rabu (15/6).

Mangupura, Bali Tribune

Komisi III DPRD Badung melakukan peninjauan lapangan ke sejumlah proyek-proyek milik PDAM Tirta Mangutama Kabupaten Badung, Rabu (15/6). Peninjauan yang dipimpin Ketua Komisi III, I Nyoman Satria bersama anggota, seperti Putu Alit Yandinata, Wayan Sandra, Gede Aryanta dan Ni Ketut Suweni ini untuk memastikan bahwa proyek penyertaan modal sebesar Rp71 miliar yang pernah digelontor Pemkab Badung melalui APBD 2015 berjalan dengan baik.

Komisi III pada kesempatan itu juga sempat ‘me-warning’ (mengingatkan) Dirut PDAM Trita Mangutama, I Made Subarga Yasa dan jajarannya agar mempercepat target pelayanan aman 100 persen dan segera menyediakan pelayanan air siap saji yang bisa diminum langsung oleh konsumen. Peninjauan diantaranya dilakukan di Estuary Dam, Jalan By Pas Ngurah Rai dan proyek reservoar di Tegeh Sari, Jimbaran.

Ketua Komisi III, I Nyoman Satria menyatakan, dari peninjauan Komisi III dana penyertaan modal sebesar Rp71 miliar yang diberikan Pemkab Badung sudah dimanfaatkan dengan baik oleh PDAM Tirta Mangutama Badung. Dengan penyertaan modal itu, pihaknya berharap pelayanan air bersih di seluruh Badung segera bisa tuntas, sehingga tidak ada lagi keluhan air mati dan air ‘kecrat-kecrit’ dari PDAM.

“Setelah kita cek dana penyertaan modal yang pernah diberikan pemerintah sebesar Rp71 miliar sudah digunakan cukup baik oleh PDAM. Kedepan kita harapkan keluhan air mati berminggu-minggu dan air ‘kecrat-kecrit’ segera teratasi,” ujar Satria.

Ia juga minta perusahaan pelat merah ini menjaga peformancenya dalam memberikan pelayanan air bersih kepada warga Badung. Kalau memang butuh tambahan penyertaan modal, Komisi III bahkan mengaku siap ikut memperjuangkan. Asal kebutuhan air bersih untuk warga Badung benar-benar bisa dipenuhi oleh PDAM.

“Berapa pun kebutuhan dana, kami akan dorong dalam bentuk penanaman modal. Asal PDAM bisa memenuhi kebutuhan air warga Badung. Targetnya dia harus bisa memberi pelayanan aman 100 persen 24 jam dan menyediakan air minum siap saji, yang bisa langsung diminum dari pipa,” katanya.

Anggota Komisi III, Putu Alit Yandinata meminta PDAM Tirta Mangutama segera memberikan bisnis plan 5 tahun dan master plan untuk 10 tahun kepada Komisi III. Ini penting menurutnya agar Komisi III sebagai wakil rakyat dibidang anggaran mengetahui program kerja dari perusahaan pelat merah itu.

“Tolong kami buatkan bisnis plan 5 tahun dan master plan 10 tahun PDAM Tirta Mangutama. Kami ingin tahu rencana kerja dari perusahaan ini, sehingga kami tidak ragu dalam memperjuangkan anggaran,” timpalnya.

Sementara anggota lainnya, I Wayan Sandra menyarankan Direktur PDAM I Made Subarga Yasa dan jajarannya terus berinovasi sehingga permasalahan air bersih yang kerap muncul di Badung bisa segera teratasi. Menurutnya air bersih belum menjangkau seluruh lapisan masyarakat Badung.

“Kami sarankan PDAM tingkatkan kemampuan SDM. Bila perlu lakukan diklat dan studi banding ke daerah lain. Sehingga pelayanan-pelayanan yang kurang selama ini bisa segera diperbaiki,” pesan Sandra.

Di sisi lain mengenai permasalahan di estuary dam yang dikunjungi Komisi III, Satria kembali mengatakan bahwa estuaryi dam perlu dikeruk karena mengalami pendangkalan. Pendangkalan ini menurutnya mengurangi daya tampung air baku PDAM di estuary dam. “PU kami harapkan melalui Balai Wilayah Sungai Bali Penida segera mengeruk estuary dam sehingga daya tampung air bisa menembus 500 lirer perdetik,” kata Satria.

Untuk menambah suplay air untuk Badung, pihaknya juga mendesak Balai segera memfungsikan Spam Petanu dan Spam Penet. Sebab dari dua Spam itu Badung mendapat jatah masing-masing 100 liter/detik dari Spam Petanu dan 150 liter perdetik dari Spam Penet.

Kemudian untuk reservoar di Tegeh Sari, Jimbaran yang baru dibangun diharapkan bisa memperlancar pendistribusian air ke wilayah Badung selatan. Terlebih reservoar ‘raksasa’ ini dilengkapi dengan empat mesin pendorong dan ganset.

wartawan
I Made Darna
Category

Pecatu Darurat Air dan Marak Pencurian Meteran, Made Sumerta Desak Progres Nyata PDAM Badung

balitribune.co.id | Mangupura -  Anggota DPRD Kabupaten Badung, I Made Sumerta, memberikan atensi serius terhadap rentetan kasus pencurian meteran air (water meter) milik Perumda Tirta Mangutama (PDAM) Badung yang kian masif di wilayah Kuta Selatan. Selain masalah kriminalitas, politisi PDI Perjuangan ini juga menyoroti krisis distribusi air yang tak kunjung teratasi di Desa Pecatu.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Adi Arnawa Hadiri Prosesi Ngodak Pelawatan di Pura Dalem Bebalang Carangsari

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri sekaligus menjadi upasaksi dalam rangkaian Karya Ngodak Pelawatan Ida Sesuhunan di Pura Dalem Bebalang, Desa Adat Carangsari, Kecamatan Petang, Rabu (25/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mahkamah Agung Ambil Sumpah Dewan Komisioner OJK Baru, Perkuat Stabilitas Sektor Keuangan Nasional

balitribune.co.id | Jakarta - Tujuh Anggota Dewan Komisioner (ADK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi mengucapkan sumpah jabatan di Gedung Mahkamah Agung, Jakarta, Rabu (25/3/2026). Pengambilan sumpah dilakukan langsung oleh Ketua Mahkamah Agung Sunarto berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 30/P Tahun 2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan Anggota Dewan Komisioner OJK.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kadisparbud Bangli Tegaskan Pungutan Retribusi Kintamani yang Viral Adalah Resmi dan Sesuai SOP

balitribune.co.id | Bangli - Pungutan retribusi wisata Kintamani, Bangli kembali viral dan menuai pro-kontra. Pasalnya, pungutan retribusi dilakukan di badan jalan. Menyikapi realita tersebut, Kadis Pariwisata Dan Kebudayaan (Disparbud) Bangli I Wayan Dirgayusa angkat bicara. Mantan Camat Kintamani ini mengatakan bahwa petugas yang melakukan pungutan adalah petugas resmi Pemkab Bangli. 

Baca Selengkapnya icon click

Proyek Shortcut 9-10 Terancam Mandek, Warga Pegayaman Tolak Ganti Rugi Lahan

balitribune.co.id I Singaraja - Pembangunan proyek jalan pintas (shortcut) titik 9 dan 10 yang melintasi Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Buleleng, masih menyisakan persoalan pelik. Sejumlah warga pemilik lahan menyatakan keberatan dan menolak nilai ganti rugi yang ditetapkan pemerintah karena dianggap tidak adil dan jauh dari harapan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.