Kompetisi “Red Bull Airborne” Diikuti 18 Peselancar Pilihan | Bali Tribune
Diposting : 29 May 2019 14:40
Djoko Moeljono - Bali Tribune
Bali Tribune/ Kompetisi selancar “Red Bull Airborne” yang berlangsung di Pantai Keramas, Gianyar, diikuti 18 peselancar pilihan.
balitribune.co.id | Gianyar - Kompetisi selancar “Red Bull Airborne” tahun ini diadakan di tiga negara berbeda, salah satunya Indonesia. Kompetisi diselenggarakan bersamaan dengan tur kejuaraan dunia “WSL Bali Pro Men’s and Women’s” di Pantai Keramas, Gianyar.
 
Indonesia diwakili Made Darma Yasa Bleronk yang berhasil mengalahkan 18 peselancar pilihan dalam babak kualifikasi dan maju ke babak utama. Selain Bleronk, peselancar berbakat Indonesia berusia 14 tahun, Bronson Meidy, juga berhasil mendapatkan “local wild card” dan berhak bertanding di babak utama.
 
Seri ini diciptakan peselancar WCT yang sudah pensiun, Josh Kerr. Ia memiliki karir panjang sebagai salah satu peselancar paling kreatif dan inovatif di dunia, bahkan memiliki manuver atas namanya yaitu Kerrupt Flip.
 
Menurut Kerr, setiap atraksi dinilai pada skala 0-10, bahkan jika peselancar menyelesaikan banyak trik pada satu gelombang. Atraksi terbang akan dinilai berdasarkan penyelesaian, komitmen, tingkat kesulitan, inovatif dan manuver progresif, gaya, kecepatan, kekuatan, tinggi dan teknik yang menghasilkan atraksi akrobat udara yang luar biasa.
 
“Tujuan dari kriteria penjurian adalah untuk mendorong batas-batas selancar, dan memberikan para peselancar yang berbakat adanya kesempatan untuk mengejar mimpi mereka dan menempatkan bakat mereka di panggung dunia,” katanya, kemarin.
 
Jack Freestone (Australia) berhasil memenangkan Red Bull Airborne dalam persaingan yang sengit di babak utama. Semua itu berkat atraksi Jack yang luar biasa saat babak final.
 
Freestone berhasil mengalahkan Kalani David (Hawaii) dan Eli Hanneman (Hawaii) sepanjang babak final. Kedua peselancar dari Hawaii tersebut melakukan atraksi yang luar biasa di babak final, tetapi tidak bisa mendapatkan ketinggian dan rotasi yang diperlukan untuk naik ke posisi pertama.
 
Mason Ho (Hawaii), Ian Crane (Amerika Serikat), dan Eric Geiselman (Amerika Serikat) juga berjuang untuk mendapatkan pendaratan yang sempurna di satu jam babak final, namun tidak membuahkan hasil. Hasil akhir Red Bull Airborne Bali, yaitu Jack Freestone (5.93),  Kalani David (5.63), Eli Hanneman (4.47).  Ian Crane (1.00), Eric Geiselman (0.00), dan Mason Ho (0.00).
 
Fakta menarik Red Bull Airborne, di mana ada 18 peselancar yang dipilih oleh Josh Kerr untuk mendapatkan kesempatan berselancar di acara Red Bull Airborne, kombinasi peselancar CT, talenta underground, dan “wildcard” lokal.
 
Made Darma Yasa ‘Bleronk’ memenangkan babak kualifikasi lokal, yaitu Red Bull Airborne Trials dan mendapatkan kesempatan untuk mengikuti acara utama. Hal ini merupakan upaya dari Josh Kerr untuk membantu menumbuhkan bakat baru, di mana acara tersebut berjalan bersamaan dengan acara “World Championship” dan seluruh pertunjukan udara hanya membutuhkan total waktu lima jam.uni