Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

KPP Gianyar Catat Pertumbuhan Pajak Minus 5,9 Persen

Bali Tribune/LENGANG - Suasana Kantor Kepala KPP Pratama Gianyar.

balitribune.co.id | Gianyar  - Di tengah pandemi ini sumber pajak dari KPP Gianyar hanya mengandalkan Pajak Penghasilan (PPn), PPN dan Pajak Bumi Bangunan. Dari total tersebut, KPP Gianyar mencatat pertumbuhan pajak saat ini minus 5,9 persen. Di satu sisi, sektor penyumbang pajak paling banyak adalah proyek pemerintah. 
 
Hal itu diungkapkan oleh Kepala KPP Pratama Gianyar Moch Luqman Hakim, Kamis (2/7/2021). Disebutkan, Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Gianyar yang mewilayahi Bali timur saat kini akan melakukan monitoring lebih intensif dengan membentuk seksi pengawasan. Mengingat target pemasukan pajak, masih sangat jauh dari harapn. Sebagaimaan disebutkan, target pemasukan pajak per Juli 2021 ini sebesar Rp 663 miliar lebih. Namun hingga saat ini yang baru masuk sebasar Rp 288 miliar lebih (bruto). Sementara netto-nya sebesar Rp 285 miliar lebih. “Pertumbuhan pajak sangat tergantung pada kondisi ekonomi masyarakat. Jika kondisi ekonomi seperti saat ini, dimana krisis dialami bukan hanya oleh masyarakat umum. Tetapi juga oleh pengusaha dan pemerintah, sehingga pendapatan pajak pun tidak bagus,” ungkapnya.
 
Meski demikian, Luqman optimistis, dalam beberapa pekan ke depan, penerimaan pajak akan bertambah. Sebab per hari ini, pajak dari sektor PPN belum masuk. Dimana kata dia, selama ini PPN menjadi penyumbang pajak terbesar di KPP Pratama Gianyar. Kata dia, PPN tersebut terdiri dari sektor perdagangan, jasa dan yang paling banyak menyumbang adalah proyek pemerintah yang dibiayai APBD dan APBN. "Hingga akhir bulan ini masih ada harapan. Karean akan ada setoran PPN, yang nilainya besar. Kami harapkan berkurang minusnya jadi 2-3 persen saja," harapnya.
 
Sebelumnya, akhir Mei lalu pihaknya juga melakukan restrukturisasi, kami adakan seksi pengawasan. Itu salah satu tugasnya melakukan pengawasan pembayaran kepatuhan material dan sebagainya. Diharapkan seksi ini bisa melakukan pengawasan lebih intensif. 
wartawan
ATA
Category

Rilis Album Perjaka Kasmaran I Bandit Kembali Warnai Musik Bali

balitribune.co.id I Gianyar - Musisi Bali Staryon kembali hadir meramaikan industri musik daerah dengan menghidupkan kembali nama I Bandit melalui album perdana bertajuk Perjaka Kasmaran. Album tersebut menjadi penanda kembalinya musisi asal Banjar Kutuh, Desa Sayan, Kecamatan Ubud, setelah vakumnya grup Boy n Bandit yang sempat populer pada awal tahun 2000-an.

Baca Selengkapnya icon click

Tradisi Ngelawang dan Pasar Dadakan Meriahkan Alas Kedaton

balitribune.co.id I Tabanan - Pelaksanaan tradisi Ngelawang dan keberadaan pasar dadakan memeriahkan suasana libur Umanis Galungan di objek wisata Alas Kedaton, Desa Kukuh, Kecamatan Marga, Kamis (18/6/2026). Kehadiran atraksi budaya serta puluhan pedagang tersebut sukses memicu lonjakan kunjungan wisatawan ke daya tarik wisata (DTW) tersebut dibandingkan hari biasanya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Angkat Pesan Kesucian Atma, Calonarang “Geseng Waringin” Duta Badung Memukau PKB XLVIII 2026

balitribune.co.id I Mangupura - Rekasadana (Pergelaran) Calonarang bertajuk Geseng Waringin yang dibawakan Sanggar Seni Majalangu, Banjar Padang, Desa Kerobokan, Kecamatan Kuta Utara, memukau penonton di Kalangan Ayodya, Art Centre Denpasar, Selasa (16/6/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Wanita asal Kendari Diduga Dianiaya dan Diperkosa

balitribune.co.id I Denpasar - Seorang wanita asal Kendari, Sulawesi Tenggara berinisial DAK (32) diduga menjadi korban penganiayaan brutal sekaligus kekerasan seksual di Denpasar, Bali. Peristiwa memilukan ini terjadi di sebuah penginapan di Jalan Tukad Badung XVIII B, Senin (15/6/2026) pukul 04.30 Wita. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.