Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kumpulkan Seluruh Pengurus, Ketua TP PKK Provinsi Bali Sinergikan Visi Misi Pemerintah

Bali Tribune / suasana Sosialisasi Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Gerakan PKK & Program TP PKK Tahun 2020 se-Bali di Jayasabha Rumah Jabatan Gubernur Bali, Denpasar, Minggu (2/2)
balitribune.co.id | Denpasar - Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga TP (PKK) Provinsi Bali, Ny. Putri Koster menggelar Sosialisasi Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Gerakan PKK & Program TP PKK Tahun 2020 se-Bali di Jayasabha Rumah Jabatan Gubernur Bali, Denpasar, Minggu (2/2) yang bertujuan untuk mendukung, mendorong, mempercepat, menyosialisasikan visi misi Pemerintah Provinsi Bali dan kabupaten agar dapat disinergikan dengan visi misi PKK. "Dari tingkat provinsi hingga desa itu perlu dan penting untuk bertatap muka supaya saling mengenal secara fisik dan saling menyepakati bahwa kegiatan-kegiatan kita dalam satu kerangka," kata Ny. Putri Koster kepada awak media. 
 
Menurutnya, dalam hal ini visi misi PKK sangat terkait dengan visi misi Gubernur Bali. Sehingga dalam pergerakannya penting adanya satu kesatuan pandang dan keharmonisan supaya tidak berjalan sendiri-sendiri. "Ada kerangkanya yang harus kita ikuti di dalamnya. Silakan berkreativitas, berinovasi tetapi tujuan dan capaian kita itu sama," ucapnya. 
 
Pihaknya juga ingin mengajak seluruh Tim Penggerak PKK di Bali bersama-sama mengisi apa yang sudah diwacanakan oleh pemerintah, dengan mengumpulkan seluruh pengurus PKK dari desa hingga kabupaten tiada lain adalah turut berperan dalam menyukseskan Pergub terkait pengolahan sampah berbasis sumber. Ini salah satu contoh yang bisa dilakukan oleh PKK dengan pendampingnya yaitu kepala desa, mengingat sampah tersebut bersumber dari lingkungan keluarga.
 
"Ke depan, polanya akan kita ubah. Karena saya melihat kita sudah keliru menerapkan pola sampah itu kok dipindah bukannya diolah. Ketika dipindah akan menjadi bom waktu, meledak sewaktu-waktu. Jangan sampai ingin membuat bersih desa sendiri malah mengotori desa tetangga dengan memindahkan sampah. Coba sampah kita enyahkan dari sumbernya misalnya di dapur bisa diolah menjadi pupuk dan mengurangi memproduksi sampah non organik," paparnya yang akrab disapa bunda Putri. 
 
Dia menjelaskan, untuk sampah organik di lingkungan rumahtangga bisa diremukkan lalu dipendam di tanah guna menyuburkan tanah. Di sini peranan PKK, mengajak masyarakat untuk berkreasi terkait mengelola sampah di lingkungan rumahtangga dan desa. Sebab, sampah ini merupakan suatu hal kecil yang akan menjadi besar jika penanganannya tidak benar.
 
Ia menyebutkan, di dalam 10 Program Pokok PKK yang pertama adalah Penghayatan dan Pengamalan Pancasila. Dalam hal ini tugas seorang ibu harus menjadi orang yang humanis dan mempunyai kasih sayang, merangkul anak-anak masa depan bangsa. Tugas ibu, mengisi dan menanamkan karakter anak-anaknya dengan hal-hal positif dalam artian mengasah budi pekerti dan karakternya supaya berkarakter di koridor anak Nusantara. "Karena merekalah masa depan kita, pemimpin-pemimpin. NKRI harus kita jaga lewat anak-anak yang sehat, cerdas, loyal berdedikasi itu dari rangkulan kasih sayang ibu," cetusnya
 
Seniman multitalenta ini mengatakan, PKK adalah pelayan yang berdedikasi untuk masyarakat. Maka sangat penting menyamakan persepsi dalam hal ini sinergi, diharmoniskan apa yang dicanangkan di provinsi agar sama dengan yang dilakukan oleh PKK di desa-desa. 
 
"Kalau tidak bergerak bukan PKK namanya. Yuk menggeliat seiring dengan menggelindingnya kegiatan pemerintah, kita juga bersinergi di dalamnya dan seluruh komponen masyarakat," ucap wanita yang kerap dipuji-puji oleh Gubernur Bali ini. 
 
Masyarakat dipersilakan untuk menyampaikan masukan-masukan dan saran untuk PKK, sehingga PKK lebih meningkatkan kinerja, tanggungjawab dan tujuan serta sasaran dapat tercapai dengan bergerak efektif dan efisien. "Setahun saya sudah menjadi Ketua Tim Penggerak PKK hanya 57 kecamatan dan 57 desa berkenalan, yang lainnya belum. Tapi saya pikir untuk menunggu satu per satu habis waktu kita. Cara yang tepat adalah yang ada di desa, kecamatan, kabupaten saya undang ke sini. Kemudian kita satukan pandang, gerak dan harmoniskan itu hingga habis masa jabatan saya, semua bisa saya kenal serta bisa bekerja setulus hati bersama-sama," terangnya.
 
Dia yang bertutur lembut ini menyampaikan, pergerakan tersebut tidak boleh dilakukan lalai agar PKK tidak dipandang sebelah mata. Dalam setahun ini pihaknya sudah turun ke lapangan dengan menggandeng sekitar 12 OPD di Provinsi Bali, karena pejabat di pemerintahan pun harus turun melihat langsung apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. "Dalam tahun ini akan saya canangkan, program PKK yang belum tercapai, tahun ini akan ditingkatkan terkait juga dengan anggaran," ungkapnya.
 
Ia menuturkan, saat dilantik menjadi Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali pada waktu itu nilai anggarannya sebesar Rp 2,6 miliar. Dana ini hanya habis untuk mengikuti lomba-lomba di tingkat nasional, tidak punya program yang menyasar ke masyarakat. Kemudian ada perubahan anggaran menjadi Rp 6,2 miliar. 
 
"Karena saya lihat anggaran yang muncul akibat pergerakan PKK menjadi tanggungjawab APBD, makanya PKK mesti bergerak dan menyasar masyarakat. Tahun 2020 anggaran kami sudah disetujui oleh gubernur sebesar Rp 10 miliar. Dari Rp 10 miliar, sebesar Rp 5 miliar untuk membantu kabupaten/kota secara merata masing-masing Rp 500 juta lewat PKK dikawal oleh Juknis," bebernya. 
 
Tahun depan akan dilihat secara proporsional misalnya Badung, Denpasar jika anggarannya sudah besar maka akan  dialihkan ke kabupaten yang dukungan anggarannya kecil. Ia berharap PKK di desa bersinergi dengan kepala desa melalui dana desa untuk peningkatan sumber daya manusia dan bisa disalurkan lewat PKK. "Tapi tetap semangatnya adalah kita bisa memakai anggaran tetapi bukan ahlinya mengurus keuangan. Maka kami tidak mengelola uang, yang di provinsi mengelola Dinas PMD. Kami punya uang besar tapi tidak menyentuh. Ketika membutuhkan itu sudah ada dalam bentuk penyediaan sarana prasarana untuk kegiatan tersebut. Keuangan sepenuhnya dikelola PMD," paparnya. 
 
Sementara itu Gubernur Bali, Wayan Koster dalam sambutannya menyatakan pentingnya menjalankan organisasi ini. Kegiatan sosialisasi tersebut sangat penting untuk menyamakan persepsi PKK dengan pendampingnya agar bisa menjalankan organisasi ini dengan benar sesuai fungsi dan tugas pokoknya. 
 
"Kalau tidak, nanti dikira sesuatu yang tidak penting. Saya dukung inisiatif yang disampaikan Ketua Tim Penggerak PKK Bali untuk menjalankan sosialisasi ini untuk menjangkau di tingkat desa. Tapi buat saya soal substansinya karena PKK keberadaannya dibentuk oleh suatu aturan dari Menteri Dalam Negeri dan presiden. Jadi yang membentuk adalah negara," katanya. 
 
Orang nomor satu di Bali ini mengatakan, secara struktur organisasi, keberadaan PKK sangat kuat hingga dusun/banjar sampai ke kelompok rumahtangga. Mengapa penting? Karena program yang ditugaskan kepada PKK adalah mandatoris karena dicantumkan dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri dan presiden dengan 10 Program Pokok PKK. "Jadi tidak boleh membuat program suka-suka. Ibu-ibu ini bertugas memperkuat Pancasila sebagai ideologi negara, gotong royong, pangan, sandang, permukiman dan tata laksana rumahtangga dan lainnya," imbuhnya. 
wartawan
Ayu Eka Agustini
Category

Tradisi Mebuug-buugan di Desa Kedonganan, Ratusan Warga Ikuti Ritual Mandi Lumpur ​

balitribune.co.id I Mangupura - Suasana ceria menyelimuti pesisir Desa Adat Kedonganan, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, Jumat (20/3/2026). Tepat sehari pasca-pelaksanaan Catur Brata Penyepian atau pada hari Ngembak Geni, ratusan warga turun ke kubangan lumpur untuk melaksanakan tradisi leluhur yang unik dan sarat makna, yakni Mebuug-buugan.

Baca Selengkapnya icon click

Astra Motor Bali Hadirkan Layanan Honda CARE di AHASS Siaga Plus Negara untuk Kenyamanan Pemudik 2026

balitribune.co.id | Negara  - Astra Motor Bali kembali menghadirkan layanan terbaik bagi konsumen setianya melalui kehadiran Honda CARE di titik layanan AHASS Siaga Plus. Layanan ini menjadi salah satu benefit yang dapat dinikmati oleh pengguna sepeda motor Honda, khususnya dalam mendapatkan bantuan darurat di perjalanan (road emergency) serta layanan customer assistance selama periode mudik.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tekankan Pentingnya Merawat Kerukunan, Bupati Adi Arnawa Hadiri Shalat Id di Puspem Badung

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri pelaksanaan Shalat Idul Fitri (Shalat Id) 1 Syawal 1447 Hijriah yang dipusatkan di Lapangan Mangupraja Mandala, Puspem Badung, Sabtu (21/3/2026). Kegiatan ini diselenggarakan oleh Yayasan Forum Komunikasi Pegawai Muslim Pemkab Badung dan diikuti oleh ribuan Jamaah Muslim dari berbagai wilayah di Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click

Astra Motor Bali Konsisten Jaga Tradisi, Dukung Sesetan Heritage Omed-Omedan Festival 2026

balitribune.co.id | Denpasar – Astra Motor Bali kembali menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga kelestarian seni dan budaya Pulau Dewata dengan mendukung gelaran Sesetan Heritage Omed-Omedan Festival (SHOOF) 2026. Tradisi unik yang dilaksanakan tepat pada hari Ngembak Geni, sehari setelah Hari Suci Nyepi ini, berlangsung meriah di depan Banjar Kaja, Kelurahan Sesetan, Denpasar Selatan, Jumat (20/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ketua DPRD Badung dan Bupati Hadiri Dresta Lango dan Dharma Shanti Desa Adat Bualu

balitribune.co.id | Mangupura – Ketua DPRD Kabupaten Badung, I Gusti Anom Gumanti, bersama Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri kegiatan Dresta Lango dan Dharma Shanti XX Desa Adat Bualu Tahun 2026, yang digelar pada Jumat (20/3/2026).

Kehadiran pimpinan daerah tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pelestarian adat, tradisi, serta nilai-nilai kearifan lokal yang terus dijaga oleh masyarakat Desa Adat Bualu.

Baca Selengkapnya icon click

Gema Takbir dan Ngembak Geni Berpadu, Potret Harmoni Idul Fitri dan Nyepi 1948 di Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Ketika umat Hindu menjalani Ngembak Geni rangkaian hari raya Nyepi Tahun Saka 1948, gema takbir dari umat Muslim yang merayakan malam Idul Fitri 1447 Hijriah pun mengalun berdampingan.

Dalam suasana penuh penghormatan dan kebersamaan ini, Polda Bali hadir memastikan harmoni tetap terjaga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.