Lagi, Belasan Pejabat di Jembrana Dimutasi | Bali Tribune
Bali Tribune, Sabtu 02 Juli 2022
Diposting : 6 April 2022 22:40
PAM - Bali Tribune
Bali Tribune

balitribune.co.id | NegaraRoda mutasi pejabat di Jembrana kembali bergulir. Bahkan mutasi pejabat kali ini digelar secara marathon. Dalam dua Hari terakhir ini, belasan pejabat dari jabatan pengawas setara eselon IV, jabatan administrator setara eselon III hingga jabatan pimpinan tinggi pratama setingkan eselon II di mutasi. Selain promosi dan rotasi serta pengukuhan kembali, juga terdapat pengembalian jabatan salah seorang pejabat yang sebelumnya sempat dinonjobkan.

Belasan pejabat di lingkup Pemkab Jembrana dalam dua Hari terakhir kembali mengalami mutasi. Teranyar ada 10 pejabat yang dimutasi until mengisi jabatan tinggi pratama setingkat eselon II pada Rabu (6/4). Mutasi kali ini terdiri dari delapan orang mengalami rotasi, satu orang dikukuhkan kembali dan Pratama dan satu orang dikembalikan lagi ke Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama.Seluruh pejabat pimpinan tinggi pratama setingkat eselon II yang dilantik hari ini diantaranya I Wayan Sudana yang sebelumnya menjabat Staf Ahli Bupati Jembrana Bidang Ekonomi Pembangunan dan Keuangan. I Wayan Sudana kini ditugaskan kembali pada jabatan terdahulunya menjadi Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Jembrana. 

Bahkan pada Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan hanya tukar posisi kepala yang sama-sama berlatar belakang dokter. dr. Made Dwipayana yang sebelumnya menjabat Kadis Sosial bertukar posisi dengan dr. I Gusti Bagus Ketut Oka Parwata yang sebelumnya menjabat Kadis Kesehatan. Sedangkan posisi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) dikocok ulang. Pejabat sebelumnya Gede Sujana bergeser menjadi Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia menggantikan I Wayan Sudana. Sedangkan posisi Kadis PMD kini ditempati I Made Yasa. Made Yasa sebelumnya sempat ditugaskan sebagai Pengadministrasi Pelatihan pada Unit Pelakasan Teknis  Balai Latihan Kerja (BKK) Dinas Penanaman Modal Perijinan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSPTK) kini dikembalikan sebagai Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama setingkat eselon II. 

Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama setingkat eselon II lainnya yang turut dimutasi keposisi Staf Ahli adalah Ni Nengah Wartini yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Dikpora) Jembrana. Sedangkan posisi Kepala Dinas Dikpora kini diisi oleh I Gusti Putu Anom Saputra yang sebelumnya sebagai Kadis Dukcapil. Dewa Gde Kusuma Antara yang sebelumnya Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) kini menduduki posisi baru sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Jembrana yang lowong. Sedangkan posisi Kepala BPKAD diisi oleh I Komang Wiasa yang sebelumnya menjabat Staf Ahli Bupati Jembrana Bidang Kemasyarakatan dan SDM Setda Jembrana. Selain mutasi, juga dikukuhkan kembali Ni Wayan Koriani sebagai Inspektur Kabupaten Jembrana. Mutasi Rabu kemarin merupakan mutasi media yang dilakukan dalam pekan ini. 

Sebelumnya juga telah dilakukan mutasi pejabat pengawas setingkat eselon IV dan pejabat administrasi setingkat eselon III pada Selasa (5/3). Mereka yang dilantik antara lain 4 orang eselon III sebagai pejabat administrator dan 5 orang eselon IV sebagai pejabat pengawas. Pejabat yang mengalami dirotasi antara lain I Nyoman Wenten yang sebelumnya menjabat Kabid Pendidikan Dasar Disdikpora dirotasi menjadi Kabid Politik Dalam Negeri dan Ormas Badan Kesbangpol, Ida Ayu Putu Puspayanti yang sebelumnya menjabat Sekretaris Lurah ( Seklur) Banjar Tengah dirotasi menjadi Seklur Loloan Barat dan Hartini yang sebelumnya Seklur Loloan Timur dirotasi menjadi Seklur Banjar Tengah. Selain rotasi pejabat, beberapa pejabat juga mendapat promosi. I Nyoman Koriawan yang sebelumnya  sebagai pejabat fungsional pada Dinas PUPRPKP dipromosikan menjadi Kabid Pendidikan Dasar pada Disdikpora. 

Ni Made Candrawati yang sebelumnya sebagai Administrator Kesehatan Ahli Muda pada Dinas Kesehatan juga dipromosikan menjadi Kabid Penempatan, Pelatihan, Produktifitas dan Transmigrasi pada Dinas PMPTSPTK Kabupaten Jembrana. Bupati Jembrana, I Nengah Tamba memastikan mutasi ditubuh Pemkab Jembrana ini adalah until memaksimalkan kinerja organisasi, "sesuai dengan kebutuh kinerja, tidak ada like dan dislikedislike. Kita lihat ada yang terlalu lama di satu tempat. Itu penting until dilakukan perubahan untuk melakukan peremajaan," ujarnya. Bahkan ia memastikan mutasi kali ini bebas dari kepentingan politik, "tidak ada politik," tegasnya. Dengan adanya mutasi ini diakuinya masih ada posisi jabatan yang masih lowong, "untuk pengisian jabatan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan sudah berproses. Sudah dilakukan seleksi dan tahapannya masih berjalan" tandas politisi asal Banjar Peh, Desa Kaliakah ini.