Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Langgar Aturan, Siswa Konvoi Ditilang

konvoi
DITILANG - Pejajar ditilang petugas karena tidak apakai helm.

BALI TRIBUNE - Berbagai usaha meminimalisir aksi corat-coret maupun konvoi yang dilakukan para lulusan SMA/SMK di Klungkung telah diupayakan para kepala sekolah. Namun realita yang terjadi aksi buruk tersebut masih mewarnai beberapa sekolah tingkat atas di Klungkung, Kamis (3/4). Namun kondisi berbeda sudah diantisipasi oleh beberapa sekolah di Klungkung dengan menggelar graduate pelepasan kelulusan siswanya dengan berpakaian adat Bali. Rupanya kondisi tersebut masih disiasati siswa dengan membawa baju pengganti serta cat pilox untuk merayakan kelulusan mereka.  Kepala Sekolah SMA Pariwisata Saraswati Klungkung Drs Gusti Made Subrata menyatakan sebelum siswa diumumkan kelulusannya, untuk menimalisir aksi corat-coret di jalan hingga konvoi di jalan dengan mengajak para siswa sembahyang bersama hingga memberikan sosialisasi pemilu yang diberikan secara langsung oleh KPU Klungkung. "Setelah kegiatan kelulusan di sekolah usai dan siswa keluar jam 11 .30 siang dari sekolah dan setelah itu  kami dari sekolah tidak tahu apa yang dilakukan siswa tersebut setelah pulang itu tanggung jawab orang tua siswa,"ujar Gusti Subrata.  Kekawatiran  adanya siswa lulusan  SMA/SMK di Klungkung yang melakukan konvoi dengan cara mengeber motor di jalan raya dan mencorat coret bajunya, memantik kekecewaan anggota Komisi III DPRD Klungkung Ketut Sukma Sucita, SH. Dirinya sangat menyayangkan tindakan itu, karena masih banyak tugas dan tanggung jawab yang harus mereka lakukan sebagai lulusan SMA.  Sebagai Ketua Dewan Pendidikan Ketut Sukma Sucita, jalan keluarnya perlu adanya ketegasan yang dilakukan polisi untuk mengambil tindakan ketika mereka melakukan pelanggaran di jalan. Selain itu, dewan guru diharapkannya untuk memberikan penekanan di setiap pengumuman kelulusan lebih baik memanggil orangtua siswa untuk mengumumkan kelulusannya guna memperkecil peluang tindakan komvoi mengeber-geber motor di jalan sehingga mengganggu pengguna jalan yang lain.  “Saya minta kepada Polisi agar bertindak tegas dengan pelanggaran yang dibuat para lulusan SMA ini yang menggeber geber motor serta penuhi jala raya. Kepada Kepala Sekolah sebaiknya  mengajak siswa dalam mengumumkan kelulusan dengan menggunakan pakaian adat Bali jika perlu memanggil orang tua siswa untuk mengambil tanda lulusnya,” beber Sukma Sucita. Kegiatan konvoi di jalan raya yang dilakukan para lulusan SMA  masih ditoleleir Polantas Klungkung, namun aksi mereka berkonvoi tanpa helm dengan tegas pihak Polantas Klungkung menghentikan mereka dengan melakukan tilang di tempat.  Tindakan sama juga dilakukan petugas di wilayah Bangli. Puluhan siswa yang merayakan keklulusan dengan cara konvoi, ditindak jajaran Sat Lantas Polres Bangli karena melanggar aturan. Bahkan petugas menahahan sepeda motor siswa karena tidak bisa menunjukan dokumen kendaraanya. Kasat Lantas Polres Bangli AKP I Dewa Gede Ariana mengatakan sedikitnya ada 35 siswa yang ditilang. Untuk jenis pelanggaran seperti tidak memakai helm, tidak dilengkapi surat-surat berkendara. “Kami amankan 5 sepeda motor karena yang bersangkutan tidak membawa SIM ataupun STNK,” tegasnya. Rombongan siswa yang melakukan  konvoi  berasal dari sekolah di Gianyar dan Bangli. Disinggung terkait siswa konvoi yang terkapar di jalan, AKP Dewa Ariana mengatakan pihaknya sudah mengecek ke lokasi namun semua telah bubar. “Kami sudah ke lokasi, namun sudah sepi, bila dilihat dari video siswa tersebut menderita ayan,” sebutnya. Kata Dewa Ariana, sejatinya sebelum pengumuman kelulusan siswa SMA/SMK di Bangli, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pihak sekolah. Kami menghibau agar dalam menyambut kelulusan kegiatan tidak diisi dengan berlebihan. 

wartawan
Ketut Sugiana
Category

Menu Sate MBG Basi, Siswa di Dua SDN Karangasem Ogah Makan

balitribune.co.id | Amlapura - Nasi belum tanak serta lauk berupa sate basi membuat para siswa di dua Sekolah Dasar (SD) penerima manfaat MBG di Karangasem ogah memakannya pada Rabu (4/2) pagi. Dua SD yang menerima makanan basi tersebut masing-masing SD Negeri 5 Karangasem dan SD Negeri 1 Karangasem.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

PT Sarana Buana Handara Tegaskan Taat Hukum dan Siap Lengkapi Dokumen yang Diminta DPRD Bali

balitribune.co.id | Denpasar - PT Sarana Buana Handara menegaskan komitmennya untuk taat hukum dan terbuka terhadap proses klarifikasi yang dilakukan Panitia Khusus Tata Ruang dan Alih Fungsi Lahan (Pansus TRAP) DPRD Bali. Hal itu disampaikan Direktur Utama PT Sarana Buana Handara, Aliza Salviandra, usai rapat dengar pendapat bersama Pansus TRAP DPRD Bali, Rabu (4/2).

Baca Selengkapnya icon click

Pansus TRAP DPRD Bali Soroti Status Lahan Enam Hektare PT Sarana Buana Handara

balitribune.co.id | Denpasar - Rapat dengar pendapat Panitia Khusus Tata Ruang dan Alih Fungsi Lahan (Pansus TRAP) DPRD Bali bersama PT Sarana Buana Handara di Gedung DPRD Bali, Rabu (4/2), berlangsung panas. Fokus utama rapat mengerucut pada kejelasan status lahan seluas enam hektare yang selama puluhan tahun telah ditempati dan dikuasai masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kinerja Moncer di 2025, Bank BPD Bali Perkuat UMKM dan Digitalisasi

balitribune.co.id | Denpasar - Di tengah dinamika ekonomi global dan nasional yang masih penuh tantangan, Bank BPD Bali menutup tahun 2025 dengan kinerja keuangan yang solid. Pertumbuhan aset, kredit, serta penguatan inovasi layanan digital menjadi fondasi utama bank pembangunan daerah ini dalam menjaga fundamental bisnis tetap sehat dan berkelanjutan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.