Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Latihan Posko Tingkatkan Kemampuan Komandan dan Staf

POSKO -- Mewakili Panglima Kodam IX/Udayana Mayor Jenderal TNI Benny Susianto, SIP., Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Kasuri membuka Latihan Posko I Korem 163/Wira Satya TA 2018 di Makorem 163/Wira Satya, Denpasar.

BALI TRIBUNE - Pelaksanaan Latihan Posko bertujuan meningkatkan kemampuan Komandan dan Staf Korem dalam merencanakan suatu operasi yang mencakup hal-hal keterpaduan, kerja sama, dan koordinasi dalam pengambilan keputusan, teknik, olah Yudha dan pengintegrasian semua kemampuan satuan yang dimiliki. “Termasuk prosedur dan tata cara kerja yang berlaku dalam suatu Posko, serta Kodal Operasi guna membantu tugas Pemerintah Daerah (Pemda) dalam menghadapi permasalahan bencana alam,” ujar Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Kasuri ketika membacakan amanat Panglima Kodam IX/Udayana Mayor Jenderal TNI Benny Susianto, SIP., pada Upacara Pembukaan Latihan Posko I Korem 163/Wira Satya TA 2018 di Makorem 163/Wira Satya, Denpasar, kemarin. Adapun sasaran yang ingin dicapai adalah melaksanakan prosedur hubungan Komandan dan staf sesuai mekanisme dan prosedur yang berlaku serta terlaksananya “Komando, Kendali, Komunikasi, Komputerisasi, Intelijen, Pengindraan dan Pengintaian” (K4IPP) secara optimal. Sehingga mampu menangani permasalahan kondisi sosial secara cepat, tepat, dan benar serta terpadu antara aparat keamanan (TNI-Polri), Pemda, instansi terkait, tokoh masyarakat, dan seluruh lapisan masyarakat dalam menghadapi dinamika penanggulangan bencana alam meletusnya Gunung Agung guna mengantisipasi terjadinya korban jiwa. Agar tujuan maupun sasaran tersebut dapat tercapai dengan optimal, maka dalam Latihan Posko kali ini yang berlangsung selama 3 hari (26-28 September 2018) diajarkan sejumlah materi, seperti analisa tugas pokok (tupok), rensem, jukcan, perkiraan keadaan, keputusan dan konsep umum ops, ren ops/PO dan Kodal Ops. Kemudian penerapan prosedur, materi dan taktik ops serta tata kerja yang berlaku di suatu Posko dan Kodal dalam prosedur hubungan Komandan dan staf. “Beberapa materi ini saya nilai sangat tepat, mengingat wilayah Korem 163/Wira Satya yang meliputi Provinsi Bali sangat rentan dengan berbagai masalah bencana alam. Sebagai aparat teritorial, kita tentunya harus dapat mengantisipasi bencana alam yang terjadi sesuai tataran tugas dan kewenangan masing-masing,” katanya. Hal ini sejalan dengan kewajiban semua pihak untuk menjaga kondisi Bali sebagai tempat tujuan wisata domestik maupun mancanegara agar tetap aman dan nyaman. Dengan demikian para wisatawan akan merasa betah, lama menginap dan ingin kembali lagi menikmati keindahan alam, budaya Bali yang kaya akan kearifan lokalnya. Hal yang sangat sesuai dengan tema Latihan Posko kali ini, yaitu “Korem 163/Wira Satya Melaksanakan Tugas Bantuan kepada Pemerintah Daerah dalam rangka Penanggulangan Bencana Alam di Wilayahnya“. Menyikapi hal tersebut, diharapkan Danrem 163/Wira Satya mampu melaksanakan Latihan Posko I Korem 163/Wira Satya ini sesuai Protap yang berlaku dengan titik berat mengatasi permasalahan bencana alam di wilayah dalam rangka membantu Pemda setempat. “Mengingat sangat pentingnya pelaksanaan Latihan Posko, maka kepada seluruh peserta yang terlibat saya tekankan untuk mengikuti rangkaian kegiatan latihan secara sungguh-sungguh,” sarannya. Diharapkan pula jangan sampai ada yang beranggapan bahwa kegiatan ini hanya formalitas untuk menyelesaikan program. Untuk itu, kepada Komandan Latihan maupun penyelenggara latihan hendaknya dapat memerankan bagian demi bagian setiap kegiatan, sehingga dapat melihat dan menilai sejauh mana langkah dan tindakan yang diambil para pelaku dalam mengatasi setiap permasalahan yang dikembangkan dalam latihan.

wartawan
Djoko Moeljono
Category

Banyak Kera Nakal, Pengelola Obyek Wisata Uluwatu dan Sangeh Minta Pemerintah Cek Rabies Secara Berkala

balitribune.co.id | Mangupura - Pengelola obyek wisata Uluwatu di Pecatu, Kuta Selatan dan obyek wisata Sangeh di Abiansemal, Badung, mendorong pemerintah daerah setempat melakukan pengecekan rabies secara berkala.

Pasalnya, kedua obyek wisata ini "menjual" hewan kera sebagai daya tarik utama. Sementara itu kera masuk hewan penular rabies (HPR) seperti anjing dan kucing. 

Baca Selengkapnya icon click

48 Negara Bahas Penanggulangan Narkoba dan "Social Recovery" di Bali

balitribune.co.id | Mangupura - Indonesia melalui Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) menjadi tuan rumah dan berkolaborasi dengan International Society of Substance Use Professionals (ISSUP) menggelar ISSUP Regional Conference 2025 di Discovery Kartika Plaza Hotel Kuta. Pertemuan digelar selama 5 hari mulai pada Senin (15/9/2025) hingga hingga Jumat (19/9/2025). Kegiatan bergengsi yang diikuti oleh 505 peserta dari 48 negara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kandungan Narkoba pada Vape, BNN RI: Hasil Penyelidikan Segera Diumumkan

balitribune | Kuta - Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) Komjen Pol Suyudi Ario Seto saat ditemui di Kuta Bali, Rabu (17/9) mengatakan, penyelidikan laboratorium kandungan narkoba yang ada pada rokok elektrik atau Vape hingga saat ini terus berlanjut. Hal ini dilakukan karena adanya indikasi kandungan narkoba terhadap Vape.

Baca Selengkapnya icon click

Banjir Bali: Panggung Drama Apatisme dan Kegagalan Tata Kelola Lingkungan yang Harusnya Sudah Lama Diakhiri

balitribune.co.id | Bali tak lagi hanya dilanda gelombang wisatawan, tetapi juga oleh gelombang air hujan ekstrem, meluas ke jalan raya, permukiman, bahkan kawasan pariwisata yang tak pernah diduga sebelumnya akan luluh oleh banjir. Dalam fenomena ini, bukan hanya air yang turun dari langit tetapi juga kritik publik yang menggelegar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Babak Baru Kasus Bukit Ser, Operasi Gelap Bujuk Pelapor Cabut Laporan

balitribune.co.id | Singaraja - Penyidik Polres Buleleng telah menaikkan status laporan kasus dugaan pengambilalihan lahan di kawasan Bukit Ser, Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, ketahap penyidikan. Sejumlah pihak telah dipanggil termasuk diantaranya saksi pelapor serta pihak lain yang dianggap terkait dengan kasus tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.