Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Lengser dari Benoa, Solo Nalyeg

I Wayan Solo

BALI TRIBUNE - LURAH Benoa, Kuta Selatan, I Wayan Solo yang nota bena salah satu bakal caleg Badung berlatar belakang ASN membenarkan dirinya ikut tarung Pileg. Ia mengaku nyaleg lewat kendaraan Partai Hanura untuk Dapil Kuta Selatan.  “Iya, tiyang (saya) berencana ikut maju Pileg,” aku Wayan Solo dihubungi, Rabu (1/8) kemarin.  Pejabat asal Lingkungan Bualu, Kelurahan Benoa ini mengaku berobsesi ikut tarung berebut kursi parlemen Badung karena ingin melanjutkan pengabdian membangun Badung lewat jalur parlemen.  Keputusan pria yang 10 tahun 3 bulan menjabat lurah ini maju ke legislator juga dilatarbelakangi oleh akan berakhirnya masa tugasnya sebagai ASN per 1 November 2018. “Per 1 November sebenarnya saya sudah pensiun,” kata Wayan Solo.  Nah, karena nyaleg, ia pun mengaku sudah mengajukan surat permohonan diri lebih awal. Sehingga sebelum penetapan DCT tanggal 20 September 2018, surat keputusan (SK) pensiun sudah keluar,” jelasnya.  Berkas pengajuan pensiun, lanjut dia, sudah diproses. Tinggal menunggu keputusan dari BKN.  “Astungkara, sudah proses itu semua. Dua bulan sebelum pensiun atau 1 September mudah-mudahan SK pensiun sudah keluar. Sehingga tidak mengganggu proses pencalegan,” kata Wayan Solo.  Yang menarik, lanjut Wayan Solo, meski dirinya maju caleg dan sudah lolos persyaratan administrasi di KPU Badung, ia mengaku tidak pernah berpolitik praktis. Bahkan sebagai baal caleg Hanura, ia mengaku tidak pernah menginjakkan kakinya di kantor DPC Hanura Badung.  Sebagai lurah,  Wayan Solo mengaku masih melaksanakan tugas seperti biasa. “Tiyang itu tidak pernah  melakukan langkah-langkah politik praktis. Sebagai seorang lurah tiyang masih melakukan tugas ASN. Bahkan tugas ini saya lakukan dengan sangat royal,” jelas pria dengan masa kerja 34 tahun sebagai ASN ini.  Ia mengaku akan fokus ke dunia politik apabila sudah benar-benar dinyatakan pensiun.“Kalau sudah SK Pensiun baru mulai start,” tegasnya.  Disinggung motivasinya maju ke legislatif Badung, Wayan Solo mengaku murni karena ada dorongan dari berbagai pihak. Mulai dari permintaan masyarakat, hingga restu dari penuntun spiritualnya.  “Yang jelas cukup banyak motivasi untuk kesana. Terbukti ada 5 parpol meminta kesediaan saya bergabung,” katanya.  Selain, itu, saat Pileg nanti dirinya juga sudah tidak aktif sebagai ASN. Jadi, pihaknya ingin mengambil jalan lain untuk mengabdikan diri untuk masyarakat Badung. “Semangat saya untuk mengabdi dan berkarya untuk Badung tidak pudar. Dengan bekal pengalaman sebagai lurah, saya ingin memperjuangkan aspirasi dan hak-hak masyarakat lewat jalur legislatif,” pungkasnya.

wartawan
I Made Darna
Category

Anggaran Lampu Penerangan Jalan, Badung Rogoh Rp 20 Miliar Per Tahun

balitribune.co.id I Mangupura - Beban biaya rekening listrik yang ditanggung Pemerintah Kabupaten Badung tiap tahunnya ternyata tak main-main. Khusus untuk Lampu Penerangan Jalan (LPJ) saja Pemerintah Gumi Keris harus merogoh kocek antara Rp19 hingga Rp20 miliar per tahunnya.

Baca Selengkapnya icon click

Gedong Simpen Tapakan Pura Dalem Buahan Nyaris Dibobol Maling

balitribune.co.id I Tabanan - Pintu Gedong Simpen Tapakan di Pura Dalem Buahan, Banjar Buahan Selatan, Desa Buahan, Tabanan, ditemukan dalam kondisi rusak dicongkel oleh orang tak dikenal pada Rabu (15/4/2026) dini hari. Meski tidak ada barang berharga yang hilang, aksi percobaan pencurian tersebut sempat dipergoki warga sebelum pelakunya melarikan diri menggunakan sepeda motor.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pansus III DPRD Karangasem Melakukan Sidak ke Sejumlah Usaha Wisata dan Toko Modern Berjejaring di Desa Bunutan

balitribune.co.id I Amlapura - Pansus III DPRD Karangasem melaksanakan kegiatan Sidak (Inspeksi Mendadak) ke Objek Wisata Amed dan Bunutan, Kecamatan Abang, Karangasem, pada Selasa (14/4/2026). Sidak yang dipimpin Ketua Pansus I Wayan Sumatra, bersama seluruh anggota Pansus ini bergerak melakukan pengecekkan dan pendataan objek usaha di wilayah tersebut baik yang sudah menagntongi izin maupun yang belum.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Menghilang 11 Hari, Mayat I Wayan Saja Ditemukan Membusuk di Jurang

balitribune.co.id I Gianyar - Keberadaan I Wayan Saja (56) warga Bentuyung, Ubud, Gianyar, akhirnya ditemukan pada hari kesebelas pasca dilaporkan hilang. Namun sayang, saat ditemukan di jurang sungai beji, korban sudah menjadi mayat dalam kondisi membusuk, Selasa (14/4/2026) petang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.