Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Libur Tahun Baru, Objek Wisata Sangeh Ramai

Bali Tribune/ SANGEH - Suasana di objek wisata Sangeh, Minggu (3/1/2021).
Balitribune.co.id | Mangupura - Kunjungan ke objek wisata di Kabupaten Badung cukup menggeliat selama libur panjang Natal dan Tahun Baru. Salah satunya objek wisata Sangeh di Desa Sangeh, Kecamatan Abiansemal, Badung. Objek dengan daya tarik suasana hutan pala dan kera berekor panjang ini bahkan cukup ramai, hingga Minggu (3/1/2021).
 
Pengelola Objek Wisata Sangeh Made Mohon menyatakan, kunjungan wisatawan ke objek Wisata Sangeh terjadi sejak Natal dan berlanjut pada tahun baru.
 
"Ramai dari tanggal 1 Januari. Natal juga sempat ramai. Setelah itu turun," ujarnya.
 
Rata-rata kunjungan di momentum akhir tahun 2020 hingga di awal tahun 2021 ini mencapai 200 orang per hari. "Puncaknya saat tanggal 1 kemarin, itu sampai 1.500 orang pengunjung," ungkapnya.
 
Namun begitu, Mohon memastikan tetap menekankan penerapan Protokol Kesehatan. Bahkan di lokasi juga sudah disediakan peralatan Prokes. Salah satunya tempat mencuci tangan. "Memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak selalu kami tekankan," kata Made Mohon.
 
Dari rata-rata pengunjung, dikatakan dominan domestik. Itupun masyarakat dari Bali. "Kebanyakan dari Bali. Kalau tahun sebelumnya, selain tamu mancanegara, banyak juga yang dari luar Bali," terangnya.
 
Pihaknya pun berharap kondisi segera pulih. Sehingga objek wisata Sangeh sebagai salah satu tumpuan perekonomian masyarakat kembali seperti sedia kala. "Semoga kondisi cepat pulih dan aktivitas pariwisata berjalan seperti biasa," tukasnya. 
wartawan
I Made Darna
Category

Libur Nataru Berakhir, Ribuan Kendaraan Padati Pelabuhan Padang Bai

balitribune.co.id | Amlapura - Arus penyeberangan di Pelabuhan Padang Bai Karangasem pada puncak arus balik libur Natal dan Tahun Baru berlangsung padat. Pihak ASDP Pelabuhan Padang Bai, Karangasem, mencatat adanya peningkatan arus kendaraan dan penumpang sejak tiga hari jelang puncak arus balik.

Baca Selengkapnya icon click

Relokasi PKL Dauhwaru, Upaya Bupati Jembrana Ciptakan Ketertiban Tanpa Matikan Ekonomi Rakyat

balitribune.co.id | Negara - Ruas jalan Ngurah Rai di selatan lapangan Dauhwaru, Jembrana yang selama ini kerap dikeluhkan pengguna jalan maupun pejalan kaki akan ditertibkan. Pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di bahu jalan dan di atas trotoar di kawasan tersebut akan direlokasi. Relokasi ini pun mendapat respon dari para PKL

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Selesaikan Polemik Tata Ruang Jatiluwih, Sanjaya Beri Sinyal Moratorium Bangunan di Sawah

balitribune.co.id | Tabanan – Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, memberikan sinyal terkait rencana penerapan moratorium pembangunan di areal persawahan Jatiluwih.

Langkah ini diambil sebagai jalan tengah untuk menyelesaikan polemik tata ruang sekaligus menyelamatkan ekonomi warga yang anjlok drastis akibat penyegelan sejumlah tempat usaha.

Baca Selengkapnya icon click

PHDI Kota Denpasar Tolak Wacana Nyepi Pada Tilem Kesanga

balitribune.co.id | Denpasar - Menyikapi wacana yang beredar luas tentang pemindahan Hari Suci Nyepi yang akan dirayakan pada Tilem Kesanga Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Denpasar menolak keras wacana tersebut. Penolakan tertuang dalam Surat Pernyataan Parisada Hindu  Dharma Indonesia Kota Denpasar tanggal 1 Januari 2026 dengan Nomor : 12/S.P/A/PHDI.DPS/I/2026 Tentang Isu Pergantian Hari Suci Nyepi Pada Tilem ke Sanga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Resahkan Warga, ODGJ Lempar Tanah Kering ke Pemangku Dievakuasi ke RSJ Bangli

balitribune.co.id | Gianyar - Ulah seorang warga Banjar Taman, Desa Bedulu,  Blahbatuh, terhadap seorang pemangku meresahkan warga. Kejadiannya, Sabtu (3/1) pagi lalu,  saat itu Jero Mangku Marsa (70) jadi korban pelemparan menggunakan tanah kering saat berbelanja di sebuah warung. Pelakunya diketahui INS (55) warga setempat yang diketahui penderita kelaianan kejiwaan.

Baca Selengkapnya icon click

Dana Desa Dipangkas Besar-besaran, Hasil Musdes Bakal Macet

balitribune.co.id | Singaraja - Sejumlah kepala desa mengeluhkan pemangkasan Dana Desa (DD) secara besar-besaran oleh pemerintah pusat. Mereka khawatir kebijakan itu akan berdampak serius pada pembangunan di desa, terelebih yang sudah dirancang melalui forum Musyawarah Desa (Musdes). Beberapa usulan masyarakat melalui musdes dipastikan sulit bisa diwujudkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.