Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Lima Remaja Begal Berhasil Diringkus, Pelajar Jadi Otak Aksi Pembegalan

Para remaja begal ini saat dipamerkan di Polsek Densel.

BALI TRIBUNE - Seorang pelajar SMA berinisial OTB (17) menjadi otak aksi pembegalan terhadap seorang tukang ojek online Satria Yudha Wibawa  (23) di Jalan Tukad Petanu Gang Garuda Denpasar, Jumat (18/5) pukul 02.30 Wita. Ia memimpin empat orang rekannya masing - masing berinisial RMMP (15), DPS (14) MAS (16) dan AR (15) untuk melakukan penghadangan dan pemukulan serta perampasan handphone milik korban. Sementara dua pelaku lagi masih buron.

Penangkapan terhadap geng begal yang masih di bawah umur ini berkat lapaoran korban dengan nomor; LP-B/262/V/2018/Polsek Densel. Dalam laporannya, korban mengaku saar keluar dari tempat tinggalnya di Jalan Tukad Petanu Gang Blibis hendak mengambil orderan gojek tepat di depan Gang Garuda tiba - tiba ia diberhentikan oleh kurang  lebih 7 orang  anak muda dan merampas kunci motornya. Korban sempat mempertahankannya tapi dari arah belakang ada yang memukulnya dan mengambil dengan paksa handphonenya. "Setelah itu, para pelaku kabur ke arah timur dan korban sempat mencari pelaku hingga ke Jalan Tukad Citarum tetapi tidak dapat. Sehingga korban melaporkan kejadian itu ke Polsek Densel," ungkap Kapolsek Densel Kompol I Nyoman Wirajaya, SH siang kemarin.

Setelah menerima laporan dari korban, polisi langsung melakukan penyelidikan yang memakan waktu selama dua bulan dan pada hari ini Kamis (5/7) team opsnal mendapatkan informasi keberadaan pelaku sesuai dengan ciri - ciri yang didapat di TKP lalu team laksanakan survailance dan seputaran tempat tinggal pelaku kemudian saat pelaku pulang ke rumahnya team berhasil menangkap pelaku OTB dan RMMP pada hari itu juga. Setelah dilakukan interogasi mereka mengakui perbuatannya bersama sama 5 orang lainnya. Selanjutnta dilakukan penyidikan yang lebih mendalam dan keesokannya harinya berhasil menciduk tiga rekannya yang lain. Sementara dua pelaku lagi masih dalam pengejaran polisi. Selain meringkus para pelaku, polisi juga berhasil mengamankan barang bukti handphone milik korban. "Handphonenya korban sudah dijual tetapi berhasil kita amankan. Handphone dijual seharga dua jutaan rupiah dan uangnya dipakai untuk berfoya - foya, termasuk beli arak untuk pesta miras," terang Wirajaya.

Kepada petugas, mereka mengaku baru kali pertama beraksi. Namun polisi tidak mempercayai dan masih melakukan pengembangan lebih lanjut karena tidak menutup kemungkinan masih ada TKP yang lain. Mengingat RMMP berstatus sebagai residivis curanmor. Meski masih di bawah umur, namun para pelaku ditahan dan proses hukum berjalan seperti biasa. "Karena undang - undang perlindungan anak, bahwa ancamannya di atas lima tahun tidak diversi. Sehingga mereka ditahan diproses seperti biasa," pungkasnya.

wartawan
Redaksi
Category

Ornamen Nuansa Khas Ramadan dan Nyepi Sambut Wisatawan Mendarat di Bali

balitribune.co.id I Kuta - Thematic Event berupa pawai Ogoh-Ogoh dan parade Idul Fitri menyambut para penumpang atau wisatawan yang mendarat di Bali melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai. Hal itu dihadirkan pengelola bandara untuk semakin memperkuat suasana Hari Suci Nyepi dan Idul Fitri di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi, Idul Fitri, dan Moderasi Beragama

balitribune.co.id | Gubernur Bali, Wayan Koster (Pak Koster), mengonfirmasi bahwa kesepakatan tokoh lintas agama terkait pengaturan kegiatan keagamaan pada momen perayaan hari besar dua agama, yakni Hindu dan Islam, yang pada tahun 2026 ini akan dirayakan hampir secara bersamaan, Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948 jatuh pada tanggal 19 Maret 2026 dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H jatuh pada tanggal antara 20 atau 21 Maret 2026, bisa dijalankan dengan memperh

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.